Feature

Meriahkan Hari Anak Nasional, IGTKI Menganti Gelar Lomba Kreativitas Anak

45
×

Meriahkan Hari Anak Nasional, IGTKI Menganti Gelar Lomba Kreativitas Anak

Sebarkan artikel ini
Ketua IGTKI Kecamatan Menganti, Siti Romelah, S.Pd saat memberikan sambutan pada acara pembukaan lomba Hari Anak Nasional, Menganti Gresik, Jawa Timu, Sabtu, 31 Mei 2025 (Tagar.co/Nadhirotul Mawaddah)

Dalam semarak Hari Anak Nasional, IGTKI Kecamatan Menganti menggelar lomba-lomba seru untuk melatih kemandirian, kreativitas, dan karakter anak sejak dini, sekaligus memupuk tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat.

Tagar.co — Sabtu (31/5/2025) pagi yang cerah di Pendopo Kecamatan Menganti, Gresik, Jawa Timur, berubah riuh oleh suara tawa, tepuk tangan, dan semangat anak-anak. Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kecamatan Menganti menggelar berbagai lomba untuk memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 23 Juli 2025.

Ketua IGTKI Kecamatan Menganti, Siti Romelah, S.Pd., membuka acara dengan penuh antusias. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak, terutama para wali murid, yang telah mendukung kegiatan ini.

Baca juga: Belajar Seni Berkisah, Guru-Guru TK Aisyiyah Asah Teknik Kreatif dan Menyenangkan

“Kegiatan ini bertujuan untuk memupuk kreativitas sekaligus melatih kemandirian anak,” ungkapnya di hadapan peserta lomba.

Romelah juga menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menanamkan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat—sebuah konsep pembiasaan positif yang mencakup nilai-nilai ibadah, belajar, kerja sama, dan disiplin.

Baca Juga:  Fania dan Ketakutan-Ketakutan Kecil
Suasana acara pembukaan lomba Hari Anak Nasional, Menganti Gresik, Jawa Timu, Sabtu, 31 Mei 2025 (Tagar.co/Nadhirotul Mawaddah)

Adapun jenis lomba yang digelar cukup beragam: mulai dari lomba halang rintang, tari siwalan, bercerita pengalaman pribadi, hingga kreasi menggunting, melipat, dan menempel (3M). Semua lomba dirancang untuk melatih keberanian, kreativitas, serta kemampuan motorik anak.

Dalam suasana yang cair, Romelah sempat melempar pertanyaan sederhana kepada anak-anak, “Siapa yang suka bangun pagi?” Pertanyaan ini disambut antusias dengan lambaian tangan.

Tak hanya itu, Romelah juga menitipkan pesan-pesan moral yang hangat kepada para peserta. Ia mengingatkan mereka untuk rajin beribadah sesuai agama masing-masing, gemar belajar, dan selalu menjaga sikap baik terhadap teman.

“Siapa yang suka jahil?” tanyanya lagi. Anak-anak pun serempak menggeleng sambil tertawa.

“Bagus, kalian harus selalu baik kepada sesama teman dan mau bekerja sama, ya,” pesannya.

Di akhir sambutannya, Romelah berpesan agar anak-anak selalu tidur lebih awal agar istirahat cukup dan bangun dengan tubuh yang segar. “Supaya siap untuk menjadi anak Indonesia hebat,” pungkasnya dengan senyum lebar.

Acara ini bukan hanya sekadar ajang lomba, tetapi juga momentum penting untuk membentuk karakter anak sejak dini. Dengan dukungan guru, orang tua, dan masyarakat, diharapkan anak-anak tumbuh menjadi generasi yang mandiri, kreatif, dan berbudi pekerti luhur. (#)

Baca Juga:  Pengimbasan Bimtek Digitalisasi PAUD di Menganti, Guru makin Adaptif Hadirkan Pembelajaran Inovatif

Jurnalis Nadhirotul Mawaddah Penyunting Mohammad Nurfatoni