Feature

MI Muhammadiyah Dermosari Trenggalek Meriahkan Gebyar Milad Ke-94 Nasyiatul Aisyiyah

37
×

MI Muhammadiyah Dermosari Trenggalek Meriahkan Gebyar Milad Ke-94 Nasyiatul Aisyiyah

Sebarkan artikel ini
Panggung Gebyar Milad Ke-94 Nasyiatul Aisyiyah (Tagar.co/Istimewa)

MI Muhammadiyah Dermosari, Tugu, ikut memeriahkan Milad Ke-94 Nasyiatul Aisyiyah di Trenggalek. Ratusan siswa tampil ceria, belajar sambil bermain, dalam gebyar yang penuh nilai edukatif.

Tagar.co – Sebanyak 1.100 siswa dari berbagai amal usaha Muhammadiyah se-Kabupaten Trenggalek berkumpul di halaman Gedung Dakwah Muhammadiyah Karangsoko, Sabtu (17/5/2025), dalam acara Gebyar Milad Ke-94 Miladiah dan Ke-97 Hijriah Nasyiatul Aisyiyah. Suasana meriah penuh semangat mewarnai perayaan yang digelar oleh Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Trenggalek ini.

Dari jenjang PAUD, TK Aisyiyah, hingga MI Muhammadiyah, para peserta datang dengan penuh antusias. Salah satunya MI Muhammadiyah Dermosari, Tugu, Trenggalek, yang mengikutsertakan 36 siswa kelas 1 dan kelas 2.

Baca juga: IPM Kids Trenggalek: Cetak Kader sejak Dini lewat Fun Camp Ceria

Mereka hadir tak hanya untuk meramaikan acara, tapi juga untuk merasakan pengalaman baru di luar ruang kelas. Didampingi para ustaz dan ustazah, anak-anak ini menaiki odong-odong, menyatu dalam suasana ceria Milad NA yang penuh warna.

Peserta Gebyar Milad Ke-94 Miladiah dan Ke-97 Hijriah Nasyiatul Aisyiyah. berfoto bersama (Tagar.co/Istimewa)

Dalam sambutannya, Ketua PDNA Trenggalek, Denok Ayu Adila, menegaskan pentingnya sinergi antara Nasyiatul Aisyiyah, amal usaha, dan majelis-lebaga Muhammadiyah untuk menyiapkan generasi penerus bangsa.

“Dengan tema Perempuan Tangguh, Cerahkan Peradaban, kegiatan ini bukan hanya perayaan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kader NA dan amal usaha dalam membentuk karakter anak sejak dini,” ujarnya. “Ini merupakan bagian dari tanggung jawab kita bersama, upaya untuk menyiapkan estafet kaderisasi persyarikatan di masa yang akan datang.”

Apresiasi pun datang dari Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Trenggalek, Anawiyah. Ia tak menyembunyikan rasa bangga terhadap semangat para peserta dan kerja keras PDNA dalam menyelenggarakan acara ini.

“Seluruh hadirin yang hadir perlu kita pahami bahwa dari HW kita semua berharap ke depannya bisa mencetak generasi muda yang tangguh, siap menjaga dan menghidupkan persyarikatan dengan penuh komitmen,” ujarnya penuh haru. “Generasi kecil yang kita lihat hari ini, kelak akan menjadi pemimpin masa depan Nasyiatul ‘Aisyiyah dan ‘Aisyiyah.”

Kemeriahan Milad diawali dengan senam massal Hizbul Wathan (HW) yang diikuti oleh siswa PAUD dan TK. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara PDNA Trenggalek, Majelis Dikdasmen PDM Trenggalek, serta bidang PAUD PDA Trenggalek.

Siswa MIM Dermosari ikut memeriahkan perayaan Milad Ke-94 Nasyiatul Aisyiyah dengan memberikan cap tangan (finger painting) pada sehelai kain putih. (Tagar.co/Istimewa)

Dilanjutkan dengan aktivitas finger painting yang membebaskan imajinasi dan ekspresi anak-anak melalui cat dan warna, sambil melatih motorik halus dan koordinasi mereka.

Puncak acara ditutup dengan penampilan dongeng dari Kak Bunbun. Dengan gaya mendongeng yang ekspresif, Kak Bunbun berhasil menghipnotis seluruh peserta. Anak-anak tampak antusias menyimak kisah-kisah sarat nilai positif yang disampaikan hingga akhir.

Rizka Ayu Fitrianingsih, salah satu pendamping dari MI Muhammadiyah Dermosari, menyampaikan rasa terima kasih kepada PDNA Trenggalek atas acara yang inspiratif dan edukatif ini.

“Semoga Nasyiatul Aisyiyah makin memukau, berkembang, dan terus menorehkan prestasi dalam berbagai bidang. Seperti tujuan Nasyiatul Aisyiyah: membentuk pribadi putri Islam yang beriman, berilmu, dan beramal,” ungkapnya. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni