Feature

Semangat Instruktur Muhammadiyah Pelatihan, Tiga Hari Penuh Ilmu dan Tawa di Ponorogo

42
×

Semangat Instruktur Muhammadiyah Pelatihan, Tiga Hari Penuh Ilmu dan Tawa di Ponorogo

Sebarkan artikel ini
Semangat instruktur Muhammadiyah mengikuti pelatihan yang diadakan MPK SDI PWM Jatim tampak selama tiga hari. Prosesnya penuh ilmu dan tawa di Universitas Muhammadiyah Ponorogo. 
Para peserta terbaik berfoto bersama ketua MPK SDI PWM Jatim (kanan), Rektor UM Ponorogo (kedua dari kiri) dan Ketua Panitia Pelatihan Instruktur MPK SDI PWM Jatim wilayah barat (kiri). (Tagar.co/Kamas Tontowi)

Semangat instruktur Muhammadiyah mengikuti pelatihan yang diadakan MPK SDI PWM Jatim tampak selama tiga hari. Prosesnya penuh ilmu dan tawa di Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Tagar.co – Aula Universitas Muhammadiyah (UM) Ponorogo menjadi saksi bisu gelora semangat para calon instruktur Muhammadiyah. Selama tiga hari, sejak Jumat (18/4/2025) hingga Ahad (20/4/2025), Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani (MPK SDI) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur menggelar Pelatihan Instruktur yang tak hanya padat ilmu, namun juga penuh keakraban.

Rangkaian acara yang dibuka dengan khidmat di lantai 4 gedung universitas ini mencapai puncaknya pada Ahad siang (20/4/2025) di lantai 2. Suasana haru dan bahagia bercampur menjadi satu saat para peserta menyampaikan kesan dan pesan mereka.

Khoirul Anam, perwakilan peserta dari Kediri, tak bisa menyembunyikan rasa terima kasihnya. “MPKSDI Jatim dan Unmuh Ponorogo telah memberikan yang terbaik,” ujarnya tulus, mewakili puluhan peserta lainnya.

Senada dengannya, Salsa dari Blitar dengan penuh semangat mengungkapkan, “Pelatihan instruktur ini sungguh berkesan! Semuanya gembira!” Ungkapan ini menggambarkan betapa cair dan menyenangkan suasana pelatihan yang berhasil panitia ciptakan.

Baca Juga:  Berbekal Kancing Lepas, Praktik Menjahit di Program Mugres Life Asah Ketelitian

Dalam penutupan, ada pula momen penandatanganan komitmen oleh perwakilan MPK SDI dari 13 kabupaten dan kota se-Jawa Timur. Mulai dari Ponorogo, Magetan, Ngawi, Madiun (kota dan kabupaten), Trenggalek, Tulungagung, Kediri (kabupaten dan kota), Blitar (kabupaten dan kota), hingga Nganjuk.

Para ketua MPK daerah ini menyatakan kesiapannya untuk bergerak dan memajukan pendidikan kader di wilayah masing-masing. Sayangnya, perwakilan dari Pacitan harus berpamitan lebih awal karena agenda lain telah menanti.

Ketua Panitia Pelatihan, Agus Mahfudz Fauzi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih. Terutama kepada Ketua MPK SDI PWM Jatim Mohammad Rokib, MA. yang setia mendampingi sejak awal hingga akhir acara. Ia juga mengungkapkan kebanggaannya atas kepuasan para peserta terhadap pelayanan baik oleh panitia maupun pihak kampus UM Ponorogo.

Apresiasi

Kemeriahan acara semakin bertambah dengan pemberian penghargaan kepada peserta-peserta terbaik. Terbaik 1 diraih Khabib Mulya, Anggota MPK SDI PDM kota Blitar dan Ketua PDPM Kota Blitar.

Adapun terbaik 2 ialah Ahmad Nur Kholik, Anggota MPK SDI PDM Trenggalek dan pengajar di MBS Haji Suyoto Watulimo Trenggalek. Nah, untuk terbaik 3 yaitu Mujiono, Wakil ketua PDM Kota Kediri dan pendidik di MTsN 2 Kediri yang biasa dipanggil Pak John.

Baca Juga:  Merawat Marwah Lembaga Zakat lewat Tata Kelola Dana Umat

Tak hanya itu, apresiasi juga panitia berikan kepada peserta terdisiplin (Setyo Hadi dari Tulungagung), tersaleh (Yudi dari Kota Kediri), dan bahkan terheboh (Khoirul Anam dari Kabupaten Kediri).

Solidaritas dan kekompakan juga terlihat dari penganugerahan kelompok terbaik. Kelompok satu berhasil meraih predikat terbaik pertama, disusul kelompok empat di posisi kedua, dan kelompok dua di urutan ketiga.

Sebagai bentuk timbal balik dan apresiasi, para peserta secara simbolis memberikan donasi kepada penyelenggara. Rektor UM Ponorogo Dr. Rido Kurnianto, M.Ag. yang mewakili penyelenggara menerimanya secara langsung.

Acara berlanjut dengan penyerahan kembali para peserta dari ketua panitia kepada ketua MPK SDI PWM Jatim. Ini menandakan berakhirnya masa penggemblengan di kampus Ponorogo.

Semangat Baitul Arqam

Dalam sambutan penutupnya, Ketua MPK SDI PWM Jatim, Moh. Rokib, M.A. menyampaikan harapannya. Ia berharap, seluruh kader MPK SDI se-Jawa Timur kian semangat dalam menggelar Baitul Arqam di daerah masing-masing.

Ia melihat antusiasme yang luar biasa dari para peserta. Tak lupa, ia menyampaikan terima kasih kepada Rektor UM Ponorogo atas dukungan penuhnya sejak awal acara.

Baca Juga:  Wajah Baru Muhammadiyah Banjarsari Siap Beraksi

Rektor UM Ponorogo, Rido Kurnianto, dalam sambutannya sekaligus menutup acara secara resmi, menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama pelaksanaan pelatihan. Ia berharap ilmu dan pengalaman yang mereka dapatkan selama tiga hari ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi kemajuan Muhammadiyah.

Dengan berakhirnya pelatihan ini, harapannya lahir instruktur-instruktur Muhammadiyah yang andal dan semangat untuk terus bergerak, mencetak generasi penerus yang berakhlak mulia dan berwawasan luas. Semangat yang membara di Ponorogo ini diharapkan dapat terus menyala di seluruh penjuru Jawa Timur. (#)

Jurnalis Kamas Tontowi Penyunting Sayyidah Nuriyah