Feature

Sampah Bantargebang Dikunjungi Para Menteri

43
×

Sampah Bantargebang Dikunjungi Para Menteri

Sebarkan artikel ini
Sampah Bantargebang Bekasi, Jawa Barat, dikunjungi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno
Menko PMK Pratikno, Menko Pangan Zulkifli Hasan, dan pejabat lainnya mengunjungi Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi.

Fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) mulai dikembangkan BRIN di Bantargebang.

Tagar.co – Sampah Bantargebang Bekasi, Jawa Barat, dikunjungi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Rabu (19/3/2025).

Kunjungan ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang itu bersama Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Kepala BNPB Suharyanto, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, dan pejabat terkait lainnya.

Mereka melihat upaya pengelolaan sampah Bantargebang yang berdampak pada kesehatan masyarakat dan risiko bencana, khususnya banjir.

Menko PMK Pratikno mengatakan, persoalan sampah memiliki dampak luas, tidak hanya terhadap kesehatan masyarakat tetapi juga terhadap risiko bencana, terutama banjir yang terjadi akibat tumpukan sampah menyumbat aliran air.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya koordinasi lintas kementerian dalam pengelolaan sampah, khususnya antara Kemenko PMK dan Kemenko Pangan.

”Kami di Kemenko PMK berada di hilir dalam pengelolaan bencana, sehingga sangat berkepentingan agar mulai dari hulu dilakukan dengan baik, yaitu di Kemenko Pangan untuk memastikan pengelolaan lingkungan, serta Kemenko Infra mengenai tata ruang dan pengelolaan lahan,” ujar Pratikno.

Baca Juga:  Aisyiyah Serukan Gerakan Sampah Tuntas: Saatnya Mengelola, Bukan Sekadar Membuang

Menko PMK menilai, pengelolaan sampah yang baik akan berdampak signifikan dalam menekan risiko kesehatan dan bencana.

Ia mengapresiasi berbagai langkah yang telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam meningkatkan sistem pengelolaan sampah Bantargebang .

Berdasarkan laporan yang diterimanya dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, ada sejumlah kemajuan yang telah dicapai dalam sistem pengelolaan sampah di TPST Bantargebang.

Pemprov DKI juga berencana mengambil langkah-langkah strategis lain untuk meningkatkan efektivitas penanganan sampah di masa mendatang.

”Informasi yang saya peroleh dari Pak Gubernur disampaikan sudah cukup banyak kemajuan. Ke depan tampaknya Pak Gubernur ada langkah-langkah spektakuler yang lain,” jelas Menko PMK

Menko Pratikno dan rombongan kemudian meninjau fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) yang dikembangkan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Fasilitas ini mampu mengolah hingga 100 ton sampah per hari dan menjadi salah satu solusi dalam mengurangi timbunan sampah Bantargebang.

Menko PMK juga melihat pengolahan sampah melalui teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) yang berfungsi untuk menurunkan kadar air dalam sampah sehingga dapat dimanfaatkan lebih lanjut sebagai sumber energi alternatif.

Baca Juga:  Aisyiyah Serukan Gerakan Sampah Tuntas: Saatnya Mengelola, Bukan Sekadar Membuang

Setelah dari sini rombongan mengecek penanganan banjir di Perumahan Vila Jatirasa, Kota Bekasi, untuk memastikan proses pemulihan pascabencana berjalan dengan optimal.

Menko Pratikno berdialog langsung dengan warga terdampak banjir untuk mendengarkan kesulitan yang mereka alami selama masa pemulihan. (#)

Penyunting Sugeng Purwanto