
Siswa SD Mukrida Sidoarjo berkesempatan langka menaiki kapal perang di Koarmada II. Pengalaman seru dan edukatif!
Tagar.co – Sebanyak 195 siswa SD Muhammadiyah 2 Krian (SD Mukrida) Sidoarjo bersama 19 wali kelas dan guru pendamping mengikuti kegiatan outdoor learning ke Koarmada II TNI AL Surabaya dan Monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya), Senin (3/2/2025).
Raut wajah ceria dan antusias siswa terpancar sejak pagi. Tepat pukul 06.30 WIB, empat bus yang disediakan SD Mukrida membawa mereka menuju lokasi.
Pukul 07.45 WIB, rombongan tiba di Dinas Potensi Maritim Angkatan Laut (Dispotmar) Koarmada II Surabaya dan disambut oleh tour guide.
Usai mendapatkan pin, siswa dan guru langsung menuju Monjaya. Di lantai dasar, mereka menonton bersama profil singkat Monjaya dan gong besar.

(Tagar.co/Ismalidiya Indah Sulistyani)
Letkol Mochtar kemudian menyampaikan materi tentang 4 Pilar Komponen Bintal Fungsi Komando. “Koarmada ini ada 3 wilayah, pertama ada Pulau Riau, kedua di Surabaya dan ketiga di Sorong. Koarmada II Surabaya ini adalah yang paling terbesar,” kata Letkol Mochtar.
Usai dari Monjaya, rombongan diajak menaiki kapal besar yang ada di sebelah barat pelabuhan Tanjung Perak, sebelah utara Pulau Madura dan sebelah timur Jembatan Suramadu. Para siswa sangat senang saat diajak menaiki kapal besar.
“Ini pengalaman pertamaku Bu bisa naik kapal sebesar ini, biasanya aku cuma naik kapal kecil aja,” ucap Jeceline, murid kelas 2 Mukrida.
Kegiatan diakhiri dengan istirahat, salat, dan makan di Masjid As-Salam Koarmada II. Rombongan kemudian kembali ke sekolah dan pulang ke rumah masing-masing.
Baca juga: SD Mukrida Ukir Sejarah Gemilang di Ismuba Olympiad 2025
Faris Puspo Alfarisi, SPd. Gr., Kepala Urusan Kesiswaan SD Mukrida menerangkan kegiatan ini bertujuan mendukung penyerapan pembelajaran siswa dan menyoroti wawasan utama yang bisa diperoleh di tempat kegiatan.
“Selain itu, kegiatan ini juga membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan yang dikunjungi dan memperluas pemahaman mengenai peran dan kontribusi tempat tersebut bagi kehidupan masyarakat,” ujarnya. (#)
Jurnalis Vindiyati Puspitasari Penyunting Mohammad Nurfatoni












