Feature

Ambil Rapor Bonus Parenting di MIM 4 Brangsi

36
×

Ambil Rapor Bonus Parenting di MIM 4 Brangsi

Sebarkan artikel ini
Ambil rapor anak tak sekadar konsultasi dengan guru. Di MI Muhammadiyah 4 Brangsi, wali siswa bisa mengikuti Klinik Madrasah alias parenting bersama psikolog.
Sekretaris Majelis Dikdasmen PRM Brangsi Sudarto, S.Pd menyampaikan sambutan. (Tagar.co/Sayyidah Nuriyah)

Ambil rapor anak tak sekadar konsultasi dengan guru. Di MI Muhammadiyah 4 Brangsi, wali siswa bisa mengikuti Klinik Madrasah alias parenting bersama psikolog.

Tagar.co – Hari penerimaan rapor semester gasal di MI Muhammadiyah 4 Brangsi (Mimudipat) telah tiba, Senin (16/12/2024).  Meski sedang mendung dan gerimis, wali siswa berbondong-bondong hadir di aula lantai 2 Perguruan Muhammadiyah Brangsi, Laren, Lamongan.

Aksi semaphore 10 siswi Mimudipat membuka acara pagi itu. Mereka tampil lincah di panggung, di hadapan ibu-ibu dan para guru yang duduk di kursi. Memakai seragam Hizbul Wathan dengan riasan jarik dan selempang biru putih, mereka terampil menggerakkan bendera hijau dan kuning.

Sebelum menerima rapor buah hati mereka, wali siswa mengikuti Klinik Madrasah (parenting) bertema “Peran Orang Tua dalam Tumbuh Kembang Anak Menuju Generasi Emas”.

Wakil Kepala MIM 4 Brangsi Windi Erica Sari, S.Pd. dalam sambutannya menyampaikan, semester ganjil telah berlalu. “Proses pembelajaran hingga evaluasi telah kita lalui bersama. Hari ini kita lihat hasil proses belajar Ananda melalui rapor,” ujarnya.

Baca Juga:  Bumi kian “Mendidih”, Din Syamsuddin Ajak Umat Islam Perlakukan Alam sebagai Subjek

Ia mendoakan, “Semoga hasil yang diberikan nanti bisa menjadi motivasi untuk terus berprestasi di semester mendatang.”

Ambil rapor anak tak sekadar konsultasi dengan guru. Di MI Muhammadiyah 4 Brangsi, wali siswa bisa mengikuti Klinik Madrasah alias parenting bersama psikolog.
Wakil Kepala MIM 4 Brangsi Windi Erica Sari, S.Pd menyampaikan sambutan. (Tagar.co/Sayyidah Nuriyah)

Bonus Parenting

Pada kesempatan itu, Windi menyampaikan, selain ambil rapot, wali siswa juga mendapat parenting dari Kepala Pusat Layanan Psikologi dan Konseling (PLPK) Ika Famila Sari, M.Psi., Psikolog.

Ia meyakini, tema ini sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi orang tua dan pendidik saat ini. “Kami terima kasih kepada Ustadzah Ika atas kesediaan berbagi ilmu dan pengalaman,” ucapnya.

Windi juga berterima kasih kepada Bapak Ibu guru dalam mendidik dan membimbing anak-anak. Ungkapan terima kasih selanjutnya ia sampaikan kepada PRM Brangsi atas dukungan dan kerjasama selama ini. Kemudian, ia berterima kasih kepada wali murid atas kehadiran dan kerjasama untuk madrasah.

Di ujung sambutannya, ia mengumumkan jadwal libur semester ganjil. Yakni 17 Desember 2024 sampai 3 Januari 2025.

Ambil rapor anak tak sekadar konsultasi dengan guru. Di MI Muhammadiyah 4 Brangsi, wali siswa bisa mengikuti Klinik Madrasah alias parenting bersama psikolog
Psikolog PLPK MGKB Ika Famila Sari. (Tagar.co/Sayyidah Nuriyah)

Didik Anak Saleh

Sambutan berikutnya datang dari Sekretaris Majelis Dikdasmen PRM Brangsi Sudarto, S.Pd. Ia mengajak para ibu yang hadir untuk mendidik anak sejak mengandung sampai melahirkan.

Baca Juga:  Guru Spemdalas Belajar Menulis Opini Berasa Sastra

“Anak saleh patuh terhadap Allah dan Rasul menjalankan perintah dan menjauhi larangannya. Jika anak tidak dididik sejak awal, akan menyusahkan ortu,” terangnya.

Bagaimana mendidik anak saleh? Sudarto memberikan beberapa tips. Pertama, mendoakan anak. “Doa orang tua salah satu kewajiban. Tidak mungkin anak saleh tanpa doa orang tua,” ungkapnya.

Ia lantas mengajarkan doa Nabi Ibrahim sebagaimana dalam surat Ash Shaffaat ayat 100:

“Rabbi hablii minash shaalihiin. Artinya, ya Rabbku, anugrahkanlah kepadaku anak yang saleh,” ujarnya.

Kemudian, ia mengungkap, kalau mereka menginginkan anak saleh, maka perlu menjadi orang tua yang baik pula. “Kalau Ibu-Ibu menutup aurat dengan baik, Bapak-Bapak memberikan nafkah yang halal,” tuturnya. (#)

Jurnalis Sayyidah Nuriyah Penyunting Mohammad Nurfatoni