
SAS alias Sumatif Akhir Semester hari pertama dijalani siswa MI Muhammadiyah 2 Campurejo dengan antusias.
Tagar.co – Pukul 06.50 WIB setelah melaksanakan sAlat Duha dan murajaah juz 30,siswa MI Muhammadiyah 2 (MI Mutwo) Campurejo, Panceng, Gresik, Jawa Timur, memasuki ruang kelas. Mereka duduk dengan rapi di kursi masing-masing yang tersusun dalam barisan teratur.
Ruangan kelas terlihat bersih dan terang dengan dekorasi dinding berupa poster-poster edukatif. Sebuah papan tulis terlihat di bagian depan kelas. Suasana tenang dan fokus tercermin dari ekspresi anak-anak, menunjukkan keseriusan mereka menghadapi ujian.
Anak-anak yang terlihat mengenakan seragam khas madrasah Muhammadiyah itu siap melaksanakan Sumatif Akhir Semester (SAS) I tahun pelajaran 2023-2024 di hari pertama Senin (2/12/2024).
Ratna Sri Handayani, Waka Kurikulum menyampaikan, STS adalah evaluasi yang dilakukan pada pertengahan semester untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik terhadap materi yang telah diajarkan selama setengah semester.
“Tujuannya adalah mengidentifikasi pencapaian kompetensi dasar dan memberikan umpan balik kepada guru dan siswa untuk perbaikan pembelajaran serta menilai pemahaman siswa terhadap materi,” jelasnya.
Peserta didik MI Mutwo melaksanakan kegiatan SAS dengan penuh semangat dan antusiasme. Hal tersebut bisa dilihat saat mengerjakan soal-soal yang disampaikan oleh pengawas ujian. Dengan tenang dan mereka mengerjakan soal satu persatu sampai selesai.
Meskipun menghadapi berbagai tantangan, seperti jadwal belajar yang padat dan persiapan yang membutuhkan usaha ekstra, para siswa tetap menunjukkan tekad yang tinggi untuk memberikan hasil terbaik.
Kegiatan ini berlangsung dalam suasana yang tertib dan kondusif, dengan para guru serta staf sekolah mendampingi pelaksanaan agar berjalan lancar.
Soal-soal yang diberikan dirancang untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi yang telah diajarkan selama setengah semester, mencakup berbagai aspek pengetahuan dan keterampilan.
Bagi siswa, SAS tidak hanya menjadi ajang evaluasi akademik, tetapi juga sebagai sarana untuk melatih kedisiplinan, ketelitian, dan tanggung jawab dalam belajar. Selain itu, dukungan dari orang tua dan guru menjadi motivasi besar yang mendorong mereka untuk tampil maksimal.
Melalui kegiatan ini, madrasah berharap dapat mengidentifikasi sejauh mana kemajuan siswa, sekaligus memberikan gambaran kepada guru tentang aspek mana yang perlu diperkuat dalam proses pembelajaran selanjutnya.
Dengan semangat yang ditunjukkan oleh anak-anak, diharapkan peserta didik MI Mutwo mampu mencapai hasil yang membanggakan dan terus termotivasi untuk belajar lebih giat. (#)
Jurnalis Nurkhan Penyunting Mohammad Nurfatoni












