Feature

Tradisi Pawai Kambing Kurban Meriahkan Iduladha di Kalitutup Gresik

28
×

Tradisi Pawai Kambing Kurban Meriahkan Iduladha di Kalitutup Gresik

Sebarkan artikel ini
Warga Kampung Kalitutup, Sukodono, Gresik, menyambut Iduladha 1446 dengan arak-arakan kambing kurban nan meriah. Tradisi tahunan ini pererat silaturahmi, lestarikan budaya.
Kambing kurban bersama pemilik berjalan mengikuti rute Culture and Traditions Eid Adha 5Th Kalitutup Gresik 2025. (Tagar.co/Bening Satria)

Warga Kampung Kalitutup, Sukodono, Gresik, menyambut Iduladha 1446 dengan pawai kambing kurban nan meriah. Tradisi tahunan ini pererat silaturahmi, lestarikan budaya.

Tagar.co – Perayaan Iduladha 1446 Hijriah di Kampung Kalitutup, Kelurahan Sukodono, Kabupaten Gresik, tahun ini sungguh semarak. Puncak kemeriahan terlihat dalam agenda “Culture and Traditions Eid Adha 5th Kalitutup Gresik 2025” yang berlangsung Kamis sore (5/6/2025).

Acara tahunan yang telah menginjak edisi kelima ini bukan sekadar ajang penyaluran hewan kurban. Inilah perayaan budaya dan tradisi yang begitu kental. Ratusan warga turut serta memeriahkan dengan arak-arakan ratusan ekor kambing kurban yang spektakuler.

Sejak pukul 15.00 WIB, suasana di Kalitutup sudah terasa gegap gempita. Ratusan warga dari berbagai usia berkumpul, tidak sabar menanti mulainya arak-arakan kambing kurban. Plt Bupati Gresik, dr. H. Asluchul Alif, M.Kes., M.M., M.H.P., tampak hadir di tengah warga.

Pasalnya, ini bukan sekadar parade biasa. Tercatat 300 ekor kambing yang akan dikurbankan, dihias sedemikian rupa. Alhasil, ini menunjukkan kebersamaan dan kegembiraan dalam menunaikan ibadah kurban.

Baca Juga:  Jejak Al-Maun di Gresik, 175 Nasi Kotak Jadi Bahasa Kepedulian IPM Spemutu

Arak-arakan Penuh Kreativitas

Arak-arakan ini mengambil rute strategis. Melewati jalan-jalan utama yang padat penduduk. Bermula dari Jalan Sindujoyo, Jalan KH. Kholil, kemudian melintasi wilayah Kauman, menuju Sindujoyo, dan berakhir di Kalitutup.

Sepanjang perjalanan, warga Kota Santri itu menyambut dengan antusias. Mereka mengabadikan momen langka ini dengan kamera ponsel masing-masing.

Lely Rahma, salah seorang warga setempat, menyampaikan kepada kontributor Tagar.co, “Tradisi yang sudah berjalan lima tahun belakangan ini yang tunggu-tunggu para warga setempat.”

Katanya, selain meramaikan suasana Iduladha 1446 Hijriah yang jatuh pada Jumat (6/6/2025) ini, ia ingin melihat langsung hewan-hewan kurban yang sehat dan terawat. “Arak-arakan ini juga mempererat tali silaturahmi antarwarga,” terangnya.

Tujuan utama kegiatan ini, lanjutnya, menonjolkan keunikan dan kualitas unggul hewan kurban yang ada di Gresik. Akan ada juri yang menilai untuk menentukan 15 pemenang. Adapun penilaian pada Kurban Runners 1K ini bukan berdasarkan kecepatan, melainkan kreativitas hiasan.

Hadiah dan Kebersamaan

Kemeriahan tidak berhenti sampai di situ. Setibanya di Kalitutup, rangkaian acara berlanjut dengan berbagai kegiatan hiburan dan pembagian doorprize. Ini bentuk apresiasi atas partisipasi dan antusiasme warga yang berjubel mengikuti acara.

Baca Juga:  Nilai Spiritualitas dalam Pendidikan

Anak-anak tampak gembira mengikuti pengumuman doorprize yang panitia sediakan. Mulai dari peralatan rumah tangga, voucher belanja, hingga sepeda panitia bagikan kepada warga yang beruntung.

Tradisi ini mencerminkan semangat gotong royong. Juga kebersamaan yang menjadi inti dari perayaan Iduladha 1446 Hijriah.

Culture and Traditions Eid Adha 5th Kalitutup Gresik 2025 tahun ini benar-benar menjadi perayaan yang meriah, memperkuat ikatan sosial, dan melestarikan tradisi yang berharga di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Sukodono, Gresik, Jawa Timur. (#)

Jurnalis Bening Satria Prawita Diharja Penyunting Sayyidah Nuriyah