Feature

Touring Silaturahmi Bikersmu Chapter Wonosobo, Tadabur Alam plus Baksos

43
×

Touring Silaturahmi Bikersmu Chapter Wonosobo, Tadabur Alam plus Baksos

Sebarkan artikel ini
Touring silaturahmi Bikersmu Chapter Wonosobo Jateng, menikmati tadabur alam obyek wisata Gunung Lanang. Tak lupa baksos di PCM Kalibawang. Memadukan touring dengan pengajian, silaturahmi, dan aksi sosial
Bikersmu Chapter Wonosobo menyerahkan paket baksos kepada PCM Kalibawang. Ada 66 mushaf Al-Qur’an, 69 buku Iqra’, 8 sarung, 10 mukena, 3 sajadah, 5 juzamma, 5 tasbih, dan 5 buku agama (Tagar.co/Rudy Pramono)

Touring silaturahmi Bikersmu Chapter Wonosobo Jateng, menikmati tadabur alam obyek wisata Gunung Lanang. Tak lupa baksos di PCM Kalibawang. Memadukan touring dengan pengajian, silaturahmi, dan aksi sosial

Tagar.co – Semangat ukhuwah dan dakwah mendorong Bikers Muhammadiyah (Bikersmu) Chapter Wonosobo Jawa Tengah menggelar kegiatan Touring Silaturahmi ke PCM Kalibawang. Lokasinya di Desa Mergolangu, Kecamatan Kaliwiro, sekaligus mengadakan Tadabur Alam di obyek wisata Gunung Lanang, Ahad (14/09/25).

Kegiatan touring ini menjadi ajang silaturahmi, dakwah, dan kepedulian sosial. Bikersmu Wonosobo menyalurkan 66 mushaf Al-Qur’an, 69 buku Iqra’, 8 sarung, 10 mukena, 3 sajadah, 5 juzamma, 5 tasbih, dan 5 buku agama sebagai bentuk tali asih dari para donatur kepada warga setempat.

Sebanyak 45 peserta dari berbagai kalangan mengikuti perjalanan. Ada remaja, pemuda, orang tua hingga pecinta touring, ikut memulai perjalanan pukul 09.30 WIB dari halaman Kantor PDM Wonosobo. Mobil Kokam mengawal rombongan dan melalui rute timur Wonosobo hingga tiba di Mergolangu sekitar pukul 11.30 WIB.

Semangat Gerak Dakwah

Sesampainya di Masjid Desa Mergolangu, PCM Kalibawang Kabupaten Wonosobo menyambut para peserta dengan hangat. Ketua PCM Kalibawang dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih dan haru atas kehadiran Bikersmu.

Baca Juga:  Bikersmu Dianugerahi Insan Dakwah untuk Negeri 2026 di Rakornas LDK PP Muhammadiyah

“Kami yang di Mergolangu sebagai bagian kecil dari Muhammadiyah merasa sangat terbantu dan tersemangati dengan kunjungan ini. Kehadiran Bikersmu menambah ukhuwah, ilmu, dan semangat kami untuk terus bergerak dalam dakwah,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Bikersmu Chapter Wonosobo, Abdul Hakim Yahya, menyampaikan alasan memilih Desa Mergolangu sebagai tujuan touring. “Desa ini sangat istimewa dengan jalan yang menantang dan panorama alam yang indah. Maka kami padukan kegiatan touring ini dengan pengajian, silaturahmi, dan aksi sosial. Sekaligus tadabur alam di Gunung Lanang,” ungkapnya.

Touring silaturahmi Bikersmu Chapter Wonosobo Jateng menikmati tadabur alam obyek wisata Gunung Lanang (Tagar.co/Rudy Pramono)

Jalan Kaki Terbayar Keindahan Pemandangan

Dalam sesi tausyiah, Ustadz Yusuf Efendi menyampaikan pesan Qur’ani dari Surah Al-Furqan ayat 63. Tentang ciri hamba-hamba Allah yang penuh kasih. Mereka yang hidup dengan rendah hati, gemar tahajud, dan bijak dalam membelanjakan hartanya.

Usai menjalankan salat duhur berjemaah dan ramah tamah, peserta melanjutkan perjalanan wisata ke Gunung Lanang yang berjarak sekitar 4 km dari masjid. Jalan menuju lokasi cukup menantang. Kontur menanjak dan jalan setapak sejauh 200 meter yang menempuhnya harus dengan berjalan kaki.

Baca Juga:  Milad Perdana Bikersmu Chapter Klaten, Satukan Komunitas di Jalan Dakwah

Meski berjalan kaki, namun semua terbayar dengan keindahan pemandangan. Hamparan pepohonan, desa-desa di kejauhan, awan yang menyelimuti langit, hingga Waduk Wadaslintang yang tampak megah dari kejauhan.

“Tadabur alam ini mengajarkan kita tentang kebesaran Allah dan betapa kecilnya kita di hadapan-Nya,” ungkap salah satu peserta dengan penuh refleksi.

Menjelang sore, rombongan pulang melalui jalur Kaliwiro dan jalur baru Kaliwiro – Cumbring masuk jalan besar dan  berhenti sejenak untuk berfoto bersama di area Patung Biawak, Desa Krasak.

Momen kebersamaan ini menutup rangkaian acara yang penuh makna, semangat, dan inspirasi. Bikersmu menyatukan jalan, menyatukan hati, menebar cahaya di setiap roda yang melaju. (#)

Jurnalis Rudy Pramono. Penyunting Sugiran.