Feature

Tetap Siaran saat Bom Mengguncang, Sahar Emami Dipuji Ayatulloh Khamenei

37
×

Tetap Siaran saat Bom Mengguncang, Sahar Emami Dipuji Ayatulloh Khamenei

Sebarkan artikel ini
Tangkapan layar dari video siaran langsung presenter Sahar Emami di stasiun televisi Iran, IRINN, saat kantornya diserang Israel pada Senin (16/6/2025).(X @Tasnimnews_EN via kompas.com)

Serangan udara mengguncang studio IRINN, tapi Sahar Emami kembali mengudara hanya beberapa menit kemudian. Keberanian luar biasanya menuai pujian langsung dari Ayatollah Khamenei, menjadikannya simbol kekuatan bangsa Iran.

Tagar.co – Di tengah dentuman ledakan dan puing berjatuhan, suara seorang perempuan tetap bergema. Dialah Sahar Emami—wajah yang dikenal luas di setiap rumah tangga Iran sebagai pembawa berita yang tenang dan lugas. Namun pada Senin, 16 Juni 2025, Emami menjelma menjadi simbol keteguhan di saat genting.

Studio Islamic Republic of Iran News Network (IRINN) di Teheran mendadak diguncang serangan udara yang diduga dilancarkan Israel. Rekaman peristiwa yang beredar di media sosial menampakkan momen dramatis: Emami terkejut ketika layar di belakangnya berkedip lalu padam, diikuti debu tebal dan teriakan “Allahu Akbar”. Ia sempat bergegas meninggalkan frame, mencari perlindungan di tengah kekacauan.

Baca juga: Rudal Iran dan Ironi Weizmann: Otak Sains Israel Meleleh di Gurun Negev

Namun hanya beberapa menit kemudian, sesuatu yang luar biasa terjadi. Dari studio cadangan, Sahar Emami kembali mengudara. Dengan suara yang tetap mantap, ia menyampaikan pembaruan langsung mengenai serangan yang baru saja dialaminya sendiri. Ia bahkan mengabarkan adanya korban jiwa di lokasi studio yang rusak parah—termasuk di antaranya jurnalis dan kru yang menjadi rekan kerjanya.

Baca Juga:  Serbuan Israel–AS ke Iran Bagian dari Serangan terhadap Palestina dan Dunia Islam

Pujian dari Puncak Kepemimpinan

Keberanian Emami segera viral dan menyentuh hati publik Iran. Ia dijuluki “singa betina media Iran” dan “simbol perlawanan nasional”. Apresiasi tidak hanya datang dari warga, tetapi juga dari pucuk pimpinan negara.

Ayatollah Sayyid Ali Hosseini Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran, dalam akun X-nya: KHAMENEI.IR (@khamenei.fa) yang diunggah 17 Juni 2025 menulis dalam bahasa Arab: “Ini adalah suara bangsa Iran, sambil melampirkan seruan Allahuakbar dan karikatur heroik Sahar Emami.

Pada hari berikutnya, ida menulis: “Saya merasa perlu menyebutkan di sini gerakan yang indah dan penuh arti yang dilakukan presenter TV wanita tersebut dalam menanggapi musuh. Mengucapkan takbir dan benar-benar memperlihatkan tanda kekuatan bangsa Iran ke seluruh dunia: ini adalah sebuah peristiwa yang sangat berharga.”

Sebagai bentuk penghormatan, sebuah mural bergambar Emami kini menghiasi salah satu sudut pusat kota Teheran—menjadi monumen visual bagi keberanian seorang jurnalis di medan konflik.

Sebuah spanduk bergambar Sahar Emami di Lapangan Valiasr, Teheran, pada Selasa. © Fatemeh Bahrami/Anadolu/Getty Images via ft.com)

Jejak Karier

Lahir di Teheran pada 1985, Sahar Emami menempuh pendidikan di bidang Teknik Pertanian dengan spesialisasi Ilmu Pangan. Ia memulai langkahnya di dunia penyiaran pada 2008 melalui salah satu saluran lokal di Teheran, kemudian bergabung dengan tim politik IRINN pada 2010.

Baca Juga:  Membangunkan Raksasa: Menghapus Mentalitas Inlander demi Kebangkitan Indonesia

Dikenal karena sikap tenang, penyampaian lugas, dan profesionalisme tinggi, Emami perlahan meraih pengakuan nasional lewat berbagai program andalan seperti Back Home, Morning with the News, dan terutama Newsstand.

Aksinya baru-baru ini saat studio IRINN diguncang serangan rudal telah meneguhkan posisinya sebagai ikon keberanian jurnalistik di Iran—sebuah profesi yang kerap berada di bawah bayang-bayang ancaman dan kekerasan.

Pesan Emami tetap jelas: meski ledakan bisa merobohkan gedung, kebenaran takkan pernah goyah. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni