Feature

Siswa SMA Muhi Juara OMI 2025

49
×

Siswa SMA Muhi Juara OMI 2025

Sebarkan artikel ini
Siswa SMA Muhi (SMA Muhammadiyah 1) Yogyakarta, Raihan Ihsan Pradana, meraih medali perak bidang Kimia tingkat nasional dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025.
Raihan Ihsan Pradana

Tagar.co – Siswa SMA Muhi (SMA Muhammadiyah 1) Yogyakarta, Raihan Ihsan Pradana, meraih medali perak bidang Kimia tingkat nasional dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025.

Kemenangan itu  berdasarkan pengumuman Surat Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor 9521 tahun 2025 tertanggal 13 November 2025.

Kompetisi diselenggarakan oleh Kementerian Agama berlangsung di Tangerang, Banten, pada 10-14 November 2025. Diikuti ribuan peserta terbaik dari seluruh Indonesia.

Raihan Ihsan Pradana, siswa SMA Muhi kelas XII, tampil gemilang melalui serangkaian ujian teori, eksperimen, serta presentasi ilmiah yang menantang. Dia mampu menempatkan diri sebagai salah satu peserta terbaik nasional.

Olimpiade Madrasah Indonesia merupakan ajang kompetisi akademik tingkat nasional yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan, khususnya dalam bidang Sains, Matematika, Sosial, dan Keagamaan.

Meski berlabel madrasah, kompetisi ini terbuka bagi sekolah umum tertentu melalui jalur kemitraan dan seleksi daerah.

Sistem seleksi OMI dimulai dari tahap Babak Penyisihan Daerah. Peserta mengikuti tes Sains komprehensif yang diselenggarakan oleh Kanwil Kemenag provinsi masing-masing.

Baca Juga:  113 Santri Muhi Jadi Mubalig Hijrah di Sleman dan Tegalrejo

Peserta dengan skor tertinggi melaju ke babak nasional. Di sini bertemu para juara provinsi untuk bertanding.

Siswa SMA Muhi, Raihan Ihsan, berhasil melewati seluruh proses tersebut dengan keunggulan konseptual dan analitis yang sangat kuat.

Pembinaan Olimpiade

Kepala SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Drs. H. Herynugroho, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bangga dan apresiasi atas prestasi yang Raihan.

Pencapaian ini merupakan bukti nyata komitmen SMA Muhi dalam meningkatkan kualitas akademik dan membina generasi muda berprestasi.

“Prestasi Raihan adalah hasil kerja keras, ketekunan, serta dukungan lingkungan sekolah yang terus berupaya menghadirkan pendidikan terbaik. Kami berkomitmen untuk memperluas program pembinaan olimpiade dan meningkatkan kualitas proses belajar mengajar,” ujarnya.

Herynugroho menjelaskan, pentingnya kompetisi bagi pelajar sebagai sarana menempa kedisiplinan, daya saing, dan kemampuan berpikir kritis.

Menurutnya, teori pendidikan modern menunjukkan bahwa kompetisi sehat mampu mendorong siswa menggali potensi maksimalnya.

Ia juga menekankan, ilmu sains memiliki peran strategis dalam membentuk generasi masa depan yang adaptif dan inovatif.

“Sains bukan hanya kumpulan rumus, tetapi cara berpikir. Siswa yang menguasai sains akan lebih siap menghadapi dinamika global dan perkembangan teknologi,” jelasnya.

Baca Juga:  Kontingen SMA Muhi Terbanyak di Olympicad Makassar

Raihan Ihsan Pradana bersyukur dan bangga dapat membawa pulang medali perak untuk sekolah dan daerahnya.

Ia berterima kasih kepada Allah Swt, orang tua, para guru pembimbing, serta seluruh pihak di SMA Muhi yang selalu memberikan dukungan penuh.

“Ini bukan hanya prestasi saya, tapi hasil doa dan dukungan semua pihak. Saya bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberi kemudahan dalam setiap prosesnya,” ungkapnya.

Raihan menyinggung makna syukur berdasarkan tafsir Al-Qur’an serta kaitannya dengan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Ia menyebut salah satu prinsip Al-Qur’an yang menegaskan bahwa manusia diperintahkan untuk berpikir, meneliti, dan memanfaatkan akal sebagai bentuk syukur kepada Allah.

“Dalam Al-Qur’an banyak ayat yang mendorong umat manusia untuk memperhatikan ciptaan Allah dan mencari ilmu,” katanya.

Syukur, sambung dia, bukan hanya ucapan, tetapi juga usaha memanfaatkan nikmat akal dan kesempatan belajar.

Dia berharap prestasinya dapat menginspirasi teman-teman lain untuk terus berjuang meraih mimpi melalui ilmu pengetahuan dan sikap rendah hati. (#)

Jurnalis Yusron Ardi Darmawan  Penyunting Sugeng Purwanto