Feature

Sekolah Ceria Borong Tiga Juara Kemahiran HW Kwarda Gresik

42
×

Sekolah Ceria Borong Tiga Juara Kemahiran HW Kwarda Gresik

Sebarkan artikel ini
Sekolah Ceria SD Muhammadiyah Melirang borong tiga juara Kemahiran Hizbul Wathan (HW) Kwarda Gresik. Prestasi adalah bonus, yang utama adalah proses pembentukan karakter murid
Sekolah Ceria SD Muhammadiyah Melirang borong tiga juara Kemahiran Hizbul Wathan (HW) Kwarda Gresik. Foto bersama usai pengumuman raihan juara (Tagar.co/Rabya Auliani)

Sekolah Ceria SD Muhammadiyah Melirang borong tiga juara Kemahiran Hizbul Wathan (HW) Kwarda Gresik. Prestasi adalah bonus, yang utama adalah proses pembentukan karakter murid

Tagar.co – Kwarda Hizbul Wathan (HW) Gresik menggelar kegiatan Kemahiran Hizbul Wathan di Bumi Perkemahan MDTC Panceng Kabupaten Gresik Jawa Timur, Kamis-Sabtu (15-17/1/2026). Sekolah Ceria SD Muhammadiyah Melirang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Siswa SDM Melirang mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias oleh para murid meskipun sejak awal pelaksanaan cuaca hujan. Hujan yang turun hampir sepanjang kegiatan tidak mengurangi semangat, kekompakan, dan kebersamaan peserta dari SDM Melirang.

Kepala SDM Melirang, Ustaz Fichrul Efendi menyampaikan, kegiatan kemahiran merupakan sarana pembentukan karakter murid.

“Kegiatan kemahiran ini mengajarkan ketangguhan, disiplin, dan kebersamaan. Prestasi adalah bonus, sedangkan yang utama adalah proses pembentukan karakter murid Sekolah Ceria,” ujarnya sebelum pemberangkatan peserta.

Kearifan Lokal Desa Melirang

Kegiatan hari pertama, Kamis (15/1) malam, diawali dengan lomba pentas seni. Pada ajang tersebut, qobilah Sekolah Ceria menampilkan karnaval bertema “Karakan Sunat” yang mengangkat kearifan lokal Desa Melirang.

Baca Juga:  Karakter Ditempa, Dua Hari Menjadi Tangguh di Most Camp 2026

Penampilan ini memadukan unsur budaya dan kreativitas anak, sehingga mampu menarik perhatian penonton dan dewan juri.

Pada Jumat (16/1) pagi, kegiatan dilanjutkan dengan lomba PBB Konfigurasi. Meski medan lomba berlumpur akibat hujan, qobilah Sekolah Ceria tetap tampil disiplin dan percaya diri.

Setelah melaksanakan salat Jumat, para murid mengikuti lomba permainan tradisional gobak sodor. Permainan berlangsung meriah dengan menampilkan kerja sama tim dan kelincahan peserta di tengah kondisi lapangan yang basah.

Masih pada hari yang sama, Jumat malam, murid-murid kembali mengikuti lomba AIK (Al-Islam dan Kemuhammadiyahan). Lomba ini menjadi ajang penguatan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan sebagai bagian dari pembinaan kader sejak usia dini.

Hujan kembali turun pada Sabtu dini hari, menyebabkan lokasi kegiatan semakin berlumpur, namun tidak menyurutkan semangat para peserta.

Kompak dan Ceria di Medan Berat

Koordinator pelaksanaan kemahiran, Ustazah Fatimatuz Zahrah A., mengapresiasi semangat para murid. Ia menyebutkan bahwa kondisi cuaca yang sulit justru menjadi pembelajaran berharga.

“Anak-anak tetap kompak dan ceria meskipun hujan dan medan berat. Ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter tumbuh melalui kegiatan kemahiran,” ungkapnya.

Baca Juga:  Tekad Baja Murid SD Muhammadiyah Melirang di Semifinal KMNR

Salah satu peserta, Amira Calista, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. “Walaupun capek dan berlumpur, saya senang ikut kemahiran. Saya belajar bekerja sama, berani tampil, dan tidak mudah menyerah,” tuturnya.

Kegiatan kemahiran ditutup dengan upacara penutupan pada Sabtu (17/1) pukul 08.00 WIB sekaligus pengumuman kejuaraan. Sekolah Ceria berhasil meraih tiga penghargaan, yaitu juara 2 Pentas Seni, juara 3 PBB konfigurasi Putra, dan juara 3 Gobak Sodor Putri.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa semangat, kerja keras, dan kekompakan mampu mengantarkan murid Sekolah Ceria meraih hasil terbaik meski dalam keterbatasan. (#)

Jurnalis Rabya Auliani. Penyunting Sugiran.