Feature

PWM Jatim Dorong Peningkatan Mutu AUM Pendidikan di Krian

33
×

PWM Jatim Dorong Peningkatan Mutu AUM Pendidikan di Krian

Sebarkan artikel ini
Fittian Izza Noor Abidin saat memberikan materi review managemen keuangan untuk AUM Krian (Tagar.co/ Rusiati)

Manajemen pengembangan sekolah, iklim sekolah, sarana dan prasarana, proses pembelajaran, prestasi siswa, partnership, Ismuba  dan kompetensi guru harus terus ditingkatkan.

Tagar.co – PWM Jawa Timur melakukan pembinaan pada pimpinan amal usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan di SMK Pemuda Krian Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (11/1/2025). Aula tempat kegiatan pagi itu terasa berbeda. Tatap muka serius, diselingi sesekali tawa, mewarnai agenda penting ini.

Pembinaan yang dilaksanakan di awal tahun ini dihadiri oleh kepala sekolah, wakil kepala sekolah, bendahara, dan staf administrasi dari berbagai AUM di Krian, yaitu SMK Pemuda Krian (Smedaka), SMP Muhammadiyah 6 Krian (SMP Meka), SD Muhammadiyah 1 Krian (Sakri), dan SD rbagMuhammadiyah 2 Krian (Mukrida). Seluruh anggota Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krian juga turut hadir.

Acara dibuka oleh Kepala Smedaka, Desi Kartikaningtyastutli, S.Pd., yang menyampaikan terima kasih atas kunjungan Dr. Eko Hardi Ansyah, M.Psi., Phonny Aditiawan Multana, S.E., M.M., (Sekretaris dan Wakil Sekretaris Majelis Dikdasmen dan PNF) dan Fittian Izza Noor Adidin, S.E., M.SA. (Ketua Lembaga Pengawasan dan Pembinaan Keuangan).

Baca Juga:  Darul Arqam Smedaka Krian Hadirkan Pengalaman Belajar Langsung di Pesantren

“Kami berharap pembinaan ini dapat membawa perubahan positif dan menjadikan AUM di Krian lebih baik,” ungkap Desi penuh harap.

Baca juga: Synergy Building PCM Krian: Mengevaluasi Langkah, Merajut Komitmen untuk Masa Depan

Ketua PCM Krian, Emil Muktar Effendi, dalam sambutannya menegaskan komitmen PCM untuk terus mengembangkan AUM di wilayahnya. Ia menekankan pentingnya sinergi dan saling dukung antar AUM. “Kita harus saling support dan bersinergi untuk kemajuan bersama,” tegas Emil.

Sementara itu, Muhammad Kohar, S.Sos, M.Si adalah Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo mengungkapkan rasa bangga atas prestasi yang diraih SD Muhammadiyah 1 Krian (Sakri), termasuk dalam hal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2025 yang sudah terpenuhi.

Ia mendorong AUM lain untuk berbenah dan bersinergi. “Saya berharap siswa Sakri dapat melanjutkan pendidikan ke SMP Meka dan Smedaka. Mari kita benahi diri untuk kemajuan bersama,” ajak Kohar.

Foto bersama narasumber dan peserta (Tagar.co/Rusiati)

Management Review

Sekretaris Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim Eko Hardi Ansyah menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan management review bagi Smedaka. “Kita akan melakukan review terhadap perencanaan program, pelaksanaan, dan evaluasi, khususnya dalam bidang manajemen keuangan,” jelasnya.

Baca Juga:  Smedaka Berbagi, Merajut Ukhuah, Mengukir Senyum di Bulan Suci

Eko Hardi Ansyah menyarankan perbaikan manajemen keuangan dengan menggunakan sistem informasi keuangan dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan mengadakan pelatihan bagi bendahara sekolah.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan mutu sekolah melalui berbagai aspek. “Manajemen pengembangan sekolah, iklim sekolah, sarana dan prasarana, proses pembelajaran, prestasi siswa, partnership, ISMUBA (Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab), dan kompetensi guru harus terus kita tingkatkan,” tegasnya.

Kesehatan keuangan menjadi poin penting yang disorot, agar guru tidak terlambat menerima gaji, kegiatan berjalan lancar, piutang biaya pendidikan minim, anggaran surplus, dan terjadi peningkatan aset selama tiga tahun terakhir.

“Kami berharap pembinaan ini menjadi titik awal transformasi AUM di Krian untuk menjadi sekolah yang unggul, berkemajuan, dan mampu menjawab tantangan zaman,” kata Eko Hardi Ansyah.

Materi inti disampaikan oleh Fittian Izza Noor Adidin yang diawali dengan analisis laporan keuangan AUM Krian pada tahun 2022 dan 2023, serta proyeksi hingga awal 2025 dengan menggunakan angka-angka realistis.

Suasana semakin hidup dengan banyaknya pertanyaan dari peserta terkait kebijakan yang perlu diambil untuk perbaikan ke depan. Diskusi hangat pun terjadi, mencerminkan antusiasme peserta untuk membawa perubahan positif bagi AUM di Krian.

Baca Juga:  Dari Dunia Industri hingga Cagar Budaya, Smedaka Menyapa Semarang

Adapun Phonny Aditiawan Multana mengajak seluruh peserta untuk berkomitmen melakukan perubahan. “Mari kita semua berkomitmen untuk berubah menjadi lebih baik,” serunya.

Acara ditutup dengan review dari PCM, PDM, dan PWM. Dari PDM menekankan pentingnya sinergi antara AUM dan PCM untuk kemajuan bersama, dengan mencontohkan sinergi yang baik antara PCM dan AUM di Sepanjang. (#)

Jurnalis Rusiati Penyunting Mohammad Nurfatoni