
Dalam suasana sederhana namun penuh semangat, Puncak Milad ke-7 SD Almadany menghadirkan refleksi perjalanan panjang sekolah. Dengan kebersamaan yang semakin kuat, sekolah alam pertama di Gresik terus berkomitmen mencetak generasi unggul dan berakhlak.
Tagar.co – Mentari pagi menyinari halaman SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas, Gresik, Jawa Timur, yang hari itu tampak lebih semarak dari biasanya. Tawa dan canda anak-anak menggema, menambah suasana penuh keceriaan dalam perayaan milad ke-7 sekolah ini.
Dengan mengusung tema Stronger Together, acara ini bukan sekadar peringatan ulang tahun, melainkan juga momen refleksi perjalanan panjang dalam membangun pendidikan berbasis alam dan nilai-nilai Islam.
Baca juga: Empat Pesan Wakil Ketua PWM Jatim untuk SD Almadany di Milad Ke-7
Pagi itu, berbagai tokoh penting turut hadir, di antaranya Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik sekaligus Penasihat SD Almadany, H. Hilmi Aziz, M.Pd.I., Kepala SD Almadany periode 2018-2020, Drs. AH Nurhasan Anwar, M.Pd., serta Tim Babat Alas SD Almadany, H. Sutrisno AF.
Turut serta dalam kebersamaan ini: Ketua PRM Kedanyang H. Muntholip; Ketua PRA Kedanyang Hj. Laily Hidayati, jajaran pengurus Majelis Dikdasmen PRM Kedanyang di bawah sang Ketua Supriono Imam Sampurno, M.Si, Ketua Janita Firda Naini dan pengurus Ikwam SD Almadany, serta seluruh guru, karyawan, dan siswa yang dengan penuh antusias menyambut perayaan ini.

Refleksi Perjalanan SD Almadany
Dalam sambutannya, Kepala SD Almadany, Nur Ainy, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa haru dan syukur atas perjalanan tujuh tahun yang penuh tantangan namun membuahkan hasil membanggakan. “Tujuh tahun perjalanan SD Almadany tentu tidak mudah,” ujarnya dengan mata berbinar.
Namun, lanjutnya, keberhasilan sekolah ini tidak lepas dari dukungan penuh pimpinan Muhammadiyah, wali siswa, masyarakat, serta dedikasi tinggi para guru yang selalu berusaha memberikan pendidikan terbaik. Bentuk dukungan itu juga terlihat dari respons positif para pejabat pemerintahan dan tokoh masyarakat terhadap eksistensi SD Almadany.
“Alhamdulillah, hingga 19 Maret, dari 67 permintaan yang dikirim ke berbagai pejabat, 90 persen atau tepatnya 61 di antaranya mengirimkan ucapan doa dan harapan, termasuk dari Wakil Bupati Gresik, pejabat di PP Muhammadiyah, Wakil Ketua PWM Jawa Timur, dan Ketua PDM Gresik. Ini merupakan dukungan dan motivasi yang sangat berarti bagi SD Almadany,” ungkapnya dengan penuh syukur.

Komitmen dalam Pembangunan dan Pelayanan
Nur Ainy juga mengenang bagaimana pada tahun 2018, sekolah ini masih berdiri dengan empat ruang kelas sederhana dalam satu lantai. Kini, seiring dengan komitmen dan kerja keras, SD Almadany telah berkembang menjadi dua gedung dengan 15 ruang kelas, ruang kantor, serta lapangan olahraga yang menjadi kebanggaan siswa. Setiap sudut sekolah kini menjadi bukti nyata bahwa tekad dan kebersamaan mampu mewujudkan mimpi.
Pada milad ke-7 ini, SD Almadany mengusung tema Stronger Together sebagai cerminan bahwa kebersamaan adalah kunci kekuatan dan keberlanjutan sebuah institusi pendidikan.
“Dengan kebersamaan, kita menjadi lebih kuat. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan dan para pihak yang telah berkontribusi bagi SD Almadany. Semoga Allah mencatatnya sebagai amal jariyah untuk panjenengan semua,” tutur Nur Ainy dengan penuh kehangatan.
Sebagai bentuk apresiasi, sekolah juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak atas segala bentuk dukungan, doa, serta kritik membangun yang telah diberikan selama ini.
“Ke depan, dengan semangat kebersamaan dan kekompakan Stronger Together, serta dengan izin Allah SWT, kita bisa menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya dengan optimisme.
Jurnalis Mahfudz Efendi Penyunting Mohammad Nurfatoni












