Feature

Petualangan Religi 166 Siswa SD Musa di Pondok Pesantren Al-Fattah

44
×

Petualangan Religi 166 Siswa SD Musa di Pondok Pesantren Al-Fattah

Sebarkan artikel ini
Kendaraan yang membawa 166 siswa SD Musa ke Ponpes Al-Fattah Sioarjo (Tagar.co/Nur Djamilah)

Kamis istimewa, 166 siswa SD Musa bertualang religi di Pondok Al-Fatah. Salat berjemaah, belajar Isra Mikraj, mengenal pesantren. Bekal ilmu dan kenangan indah terpatri.

Tagar.co– Kamis (30/1/25) menjadi hari yang tak terlupakan bagi 166 siswa SD Muhammadiyah 11 (SD Musa) Randegan, Sidoarjo. Hari ini petualangan religi berlangsung di Pondok Pesantren Al-Fattah, Buduran, Sidoarjo. Sejak pagi, semangat dan antusiasme terpancar dari wajah-wajah ceria mereka, siap sxmenimba ilmu dan pengalaman baru.

Setibanya di Pondok Pesantren Al-Fattah, rombongan SD Musa disambut hangat oleh panitia dan para santri. Suasana pesantren yang asri dan damai mengantarkan mereka ke masjid untuk mengawali hari dengan salat Duha berjemaah. Khusyuk dan khidmat, lantunan doa menggema, mengawali langkah mereka dalam perjalanan spiritual hari itu.

Baca juga: Semarak Jalan Sehat dan Banjir Doorprize di Pesantren Al-Fattah Sidoarjo

Setelah salat, suasana semakin semarak dengan pembukaan dan sambutan dari Kepala SMP Al-Fattah, Moh. Mas’al, S.HI., M.Ag. Dengan penuh semangat, dia menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah kesempatan emas bagi anak-anak SD Musa untuk menyelami Islam lebih dalam, memperkaya ilmu agama, dan membentuk karakter islami yang kokoh sejak dini. “Ini adalah bekal berharga untuk perjalanan hidup mereka kelak,” ujar Ustaz Mas’al, sapaannya.

Baca Juga:  Pembekalan Praktik Dakwah Lapangan Santri Al-Fattah Ditutup dengan Materi Panca Jiwa Pondok
Siswi SD Musa memasuka aula untuk mengikuti acara (Tagar.co/Nur Djamilah)

Petualangan pun berlanjut. Para siswa dibagi menjadi dua kelompok untuk mendengarkan materi tentang Isra Mikraj, sebuah peristiwa agung dalam sejarah Islam. Kelas 1-3 asyik menyimak kisah perjalanan Nabi Muhammad Saw yang disampaikan oleh Suci Mandayanti, S.Pd, sementara kelas 4-6 menyerap ilmu dari Helmi Faiz. Ruangan dipenuhi dengan antusiasme anak-anak yang haus akan pengetahuan agama.

Tak hanya tentang Isra Mikraj, para siswa juga diajak mengenal lebih dekat kehidupan di Pondok Pesantren Al-Fattah. Moh. Muhaimin, S.Pd. dan Helmi Faiz, dengan sabar menjelaskan seluk-beluk kehidupan santri, mulai dari kegiatan belajar, mengaji, hingga aktivitas sehari-hari. Kegiatan ini dirancang khusus untuk memperkenalkan dunia pesantren sekaligus memperingati Isra Mikraj 1446.

Tepat pukul 11.30 WIB, azan Zuhur berkumandang. Sebuah momen istimewa bagi 166 siswa SD Musa, karena mereka berkesempatan melaksanakan halat Zuhur berjemaah di masjid pondok pesantren. Sebuah pengalaman yang mungkin jarang mereka rasakan di sekolah sehari-hari.

Ustazah Suci saat menyampaikan materi Isra Mikraj pada siswa SD Musa (Tagar.co/Nur Djamilah)

Menjelang akhir kegiatan, Ustaz Mas’al kembali tampil untuk menutup acara. Dalam sambutannya, dia berharap agar pengalaman berharga di Al-Fattah dapat membekas di hati para siswa. “Semoga anak-anak semakin rajin beribadah, lebih disiplin, dan memiliki akhlak yang mulia,” harapnya.

Baca Juga:  Juara Hafiz Indonesia 2021 Aqeelah Elfadh, Menginspirasi Santri Al-Fattah Buduran

Bagi 166 siswa SD MUSA, Kamis ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan sebuah perjalanan religi yang mengesankan. Mereka pulang dengan membawa segudang ilmu, pengalaman, dan kenangan indah yang akan menjadi bekal berharga dalam perjalanan hidup mereka. Sebuah Kamis yang berkesan, terekam manis dalam memori mereka. (#)

Jurnalis Nur Djamilah Penyunting Mohammad Nurfatoni