
Peserta terjauh dari Bojonegoro, Machmud Shofi terpilih sebagai penulis tercepat dalam kegiatan Pelatihan Jurnalistik yang digelar PCNA Brondong. Pendidik dari MTs Muga Sumberrejo Bojonegoro ini sangat antusias mengikuti pelatihan.
Tagar.co – Pagi itu, Ahad (27/7/2025) suasana ramai dan riuh sedang terjadi di aula lantai 1 Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Brondong, Lamongan, Jawa Timur.
Sebanyak 111 peserta dengan semangat membara mengikuti Pelatihan Jurnalistik yang digelar Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Brondong. Mengusung tema “Viralkan Eksistensi Persyarikatan di Keramaian Ruang Digital” acara ini diikuti peserta dari berbagai unsur.
Selain anggota Nasyiatul Aisyiyah Se-Cabang, hadir juga perwakilan sekolah-sekolah Muhammadiyah yang ada di Brondong. Ada juga beberapa sekolah dari luar kecamatan, yakni dari SMP Muhammadiyah 12 dan 14 Paciran. Bahkan, rekor peserta terjauh datang dari luar Kabupaten, yakni dari Bojonegoro.
Hadir sebagai pemateri pelatihan adalah Redaktur Tagar.co, Mohammad Nurfatoni. Di sesi pertama sebelum pembukaan, ia memberikan motivasi dan tantangan kepada peserta untuk menghasilkan foto jurnalistik terbaik.
“Foto memiliki peran penting dalam setiap berita. Selain itu, foto harus disertai keterangan (caption) yang efektif,” ujar Fatoni.
Fatoni pun memerintahkan seluruh peserta untuk beranjak dari tempat duduk dan langsung praktik memotret. Ia beri tugas mereka untuk memotret dan membuat caption. Tidak cukup sampai di situ, peserta harus langsung mengunggahnya ke dalam grup Whatsapp khusus pelatihan.
Tugas tersebut disambut antusias dari para peserta. Mereka ada yang berjongkok, berdiri dari kursinya, bahkan maju mendekat ke panggung untuk memotret Fatoni yang tengah berbicara di depan.

Gerak Cepat Membuat Berita
Pada saat para peserta sibuk memotret objek dengan membuat caption, Machmud Shofi dari MTs Muhamamdiyah 3 (MTs Muga) Sumberrejo Bojonegoro langsung gerak cepat membuat berita.
Di tengah hiruk pikuk peserta memotret, ia dengan cepat menulis dan mengirim ke Redaksi Tagar.co. Berita tersebut dia beri judul Tantangan Memotret Awali Pelatihan Jurnalistik PCNA Brondong.
Machmud Shofi hanya butuh waktu 8 menit untuk menulis berita saat pelatihan berlangsung. Dia pun menerima penghargaan sebagai kategori penulis tercepat. Penghargaan ini menjadi rentetan penghargaan yang berikan Redaktur pada saat pelatihan jurnalistik.
Saat dikonfirmasi oleh panitia, Machmud Shofi daftar sebagai peserta dari MTs Muga Sumberrejo, Bojonegoro. Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan ini mengaku sangat semangat mengikuti kegiatan karena ingin mendalami materi jurnalistik.
“Saya tertarik untuk mengikuti kegiatan ini. Harapannya bisa menjadi media untuk menuangkan ide dan gagasan. Saya juga ingin mendapatkan ilmu langsung dari Ustaz Fatoni yang mahir dalam media jurnalistik dan berpengalaman,” ujarnya.
Sejak mengetahui selebaran pamflet tentang kegiatan ini, Shofi memang langsung menghubungi panitia agar diizinkan mendaftar. Ia berangkat dari rumahnya di Sumberrejo pukul 05.15 WIB dan tiba di GDM Brondong pukul 08.05 WIB. Dengan penuh semangat dan antusias, ia ingin mendalami ilmu jurnalistik langsung pada ahlinya. (#)
Jurnalis Nely Izzatul












