FeatureUtama

Olympicad VIII Diluncurkan di Makassar: Kali Pertama Digelar di Luar Jawa

82
×

Olympicad VIII Diluncurkan di Makassar: Kali Pertama Digelar di Luar Jawa

Sebarkan artikel ini
Suasana peluncuran Olympicad VIII di Makassar, Aha 15 September 2025 (Tagar.co/Istimewa)

Olympicad VIII resmi diluncurkan di Makassar, membawa semangat baru dari timur Indonesia untuk mencetak generasi unggul Muhammadiyah.

Tagar.co – Untuk kali pertama, Olimpiade Ahmad Dahlan (Olympica) akan digelar di luar Pulau Jawa. Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah secara resmi meluncurkan Olympicad VIII Tahun 2026 di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Ahad (14/9/2025).

Peluncuran ini dihadiri tokoh-tokoh penting Muhammadiyah dan dunia pendidikan, antara lain Rektor Unismuh Makassar, Dr. Ir. Abd. Rakhim Nanda, M.T., IPU; Ketua PWM Sulawesi Selatan, Prof. Dr. KH. Ambo Asse, M.Ag.; Ketua Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah, Didik Suhardi, Ph.D..

Baca juga: Peluncuran Olympicad 2026 di Makassar Digelar 15 September 2025!

Juga Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikdasmen RI, Gogot Suharwoto, S.Pd., M.Ed., Ph.D.; Ketua Panitia OlympicAD VIII Sulsel, Dr. Syarifuddin Dg. Kulle, M.Pd.; serta Prof. Erwin Akib, Ph.D., Ketua Majelis Dikdasmen PNF PWM Sulsel. Turut hadir pula perwakilan PWA Sulawesi Selatan, Ketua Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Pusat, dan kepala dinas pendidikan di Makassar.

Baca Juga:  Raih 29 Medali, SMA Muhi Terbaik Nasional di Olympicad

Ajang Prestasi Nasional

Ketua Steering Committee, Dr. Baharuddin, M.Pd., melaporkan bahwa ada 35 mata lomba yang akan dipertandingkan pada Olympicad VIII. Ajang ini akan berlangsung pada 12–14 Februari 2026 di Unismuh Makassar. “Kami berharap OlympicAD tahun depan berjalan sukses dan menjadi ajang lahirnya generasi unggul Muhammadiyah,” ujarnya.

Rektor Unismuh Makassar, Abd. Rakhim Nanda, menegaskan kesiapannya. “Kami merasa terhormat dipercaya sebagai tuan rumah. Insyaallah, seluruh civitas akademika Unismuh Makassar akan memberikan dukungan penuh demi kesuksesan OlympicAD VIII,” katanya. Ia juga mengajak kepala dinas pendidikan di Makassar untuk bersama-sama menyambut para peserta dari seluruh Indonesia.

Harapan dari Sulawesi Selatan

Ketua PWM Sulawesi Selatan, Prof. Ambo Asse, menyebut ajang ini sebagai momentum penting bagi pendidikan Muhammadiyah di kawasan timur. “OlympicAD harus menjadi sarana kaderisasi, melahirkan siswa berprestasi dan berkualitas, khususnya melalui pendidikan pesantren. Mari kita sambut dengan semangat, demi Muhammadiyah yang unggul dan berkemajuan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah, Didik Suhardi, mengingatkan pentingnya persiapan serius agar Olympicad VIII melahirkan peserta yang berkualitas. Ia menargetkan peserta mencapai 11.000 orang.

Baca Juga:  DIY Juara Umum Olympicad VIII 2026 di Makassar

“OlympicAD bukan sekadar lomba, tapi juga sarana silaturahmi dan berbagi pengalaman. Dari ajang ini, kita ingin lahir siswa-siswa Muhammadiyah yang berprestasi nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Pendidikan yang Membahagiakan

Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikdasmen RI, Gogot Suharwoto, menekankan bahwa OlympicAD harus menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menantang.

“Soal-soal harus berkualitas, sehingga mampu melahirkan generasi unggul dan berakhlak mulia. Olympicad VIII harus menjadi inspirasi bagi sekolah dan madrasah untuk terus berinovasi,” katanya.

Prof. Irwan Akib, M.Pd., dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah, menegaskan bahwa pelaksanaan Olympicad di Makassar adalah tonggak penting pemerataan pendidikan Muhammadiyah.

“Sekolah dan madrasah Muhammadiyah harus mampu menorehkan prestasi membanggakan. Olympicad menjadi ajang silaturahmi, saling menguatkan, sekaligus mengangkat nama baik pendidikan Muhammadiyah di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Menuju Indonesia Emas 2045

Olympicad VIII diharapkan tidak hanya menjadi ajang lomba, tetapi juga wadah lahirnya generasi pelajar yang unggul dalam prestasi sekaligus berakhlak mulia. Dengan semangat kebersamaan, Muhammadiyah menegaskan komitmennya mendidik anak bangsa yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045. (#)

Baca Juga:  Olympicad VIII kian Dekat, Panitia Finalisasi Persiapan Pembukaan

Jurnalis Hendra Apriyadi Penyunting Mohammad Nurfatoni