Feature

Maladewa Jadi Negara Kedelapan Nikmati Layanan Rute Makkah

20
×

Maladewa Jadi Negara Kedelapan Nikmati Layanan Rute Makkah

Sebarkan artikel ini
Presiden Maladewa, Dr. Mohamed Muizzu, meresmikan Inisiatif Rute Makkah di Bandara Internasional Velana, Male, disaksikan Ketua Komite Pengawas Rute Makkah, Letjen Sulaiman Al-Yahya, dan Menteri Urusan Islam Maladewa, Dr. Mohamed Shaheem Ali Saeed. (Dokumentasi Arab News)

Arab Saudi meluncurkan Inisiatif Rute Makkah di Maladewa, menjadikannya negara kedelapan yang menikmati layanan kemudahan haji, mulai dari visa, pemeriksaan, hingga pengaturan bagasi langsung dari bandara asal.

Tagar.co — Arab Saudi secara resmi meluncurkan Makkah Route Initiative di Maladewa, menjadikan negara kepulauan itu sebagai negara kedelapan yang mendapat manfaat dari skema layanan haji premium ini. Sebelumnya, program ini sudah dinikmati jemaah dari Indonesia, Malaysia, Pakistan, Bangladesh, Turki, Maroko, dan Pantai Gading.

Seperti dilapotkan Arab News, peresmian dilakukan langsung oleh Presiden Maladewa, Dr. Mohamed Muizzu, di Bandara Internasional Velana, Male, pada Senin (26/5/25). Acara ini dihadiri pula oleh Ketua Komite Pengawas Rute Makkah, Letjen Sulaiman Al-Yahya, Menteri Urusan Islam Maladewa, Dr. Mohamed Shaheem Ali Saeed, serta sejumlah pejabat tinggi lainnya.

Baca juga: Kebijakan Tashrih: Strategi Arab Saudi Mengendalikan Jumlah Jemaah Haji

Dalam unggahan resminya di akun X, Kantor Presiden Maladewa menyampaikan, “Presiden Dr. @MMuizzu secara resmi meresmikan Makkah Route Initiative, didampingi oleh Ibu Negara, Ny. @sajidhaamohamed. Presiden menyerahkan paspor kepada jemaah pertama yang memanfaatkan program ini, sementara Ibu Negara menyerahkan paspor kepada jemaah kedua.”

Baca Juga:  Fatwa Tarjih: Dam Bisa Disembelih di Tanah Air

Pada kesempatan itu, kelompok pertama yang berjumlah 234 jemaah Maladewa pun diberangkatkan dari Bandara Male menuju Arab Saudi.

Presiden Maladewa, Dr. Mohamed Muizzu, menyerahkan paspor kepada jemaah pertama yang memanfaatkan Inisiatif Rute Makkah. (X/Kantor Presiden Maladewa)

Menteri Urusan Islam Maladewa, Ali Saeed, menyebut peluncuran ini sebagai momen bersejarah yang membanggakan bagi seluruh rakyat Maladewa. Ia mengatakan bahwa berbagai perubahan positif dalam urusan haji di bawah pemerintahan Muizzu kini mulai membuahkan hasil nyata, mengubah pengalaman berhaji bagi warganya menjadi lebih mudah dan lancar.

“Ini adalah catatan bersejarah dalam upaya kami mempermudah dan meningkatkan perjalanan haji bagi warga kami,” ujar Ali Saeed dalam sambutannya. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Presiden Muizzu atas dukungan penuh dan komitmennya dalam mewujudkan partisipasi Maladewa dalam Makkah Route Initiative.

Ali Saeed menambahkan, keikutsertaan Maladewa dalam program ini terwujud berkat pengecualian khusus yang diberikan oleh pemerintah Arab Saudi dengan persetujuan langsung Raja Salman. “Ini adalah kehormatan luar biasa bagi rakyat Maladewa,” katanya, sembari menekankan eratnya hubungan persahabatan antara kedua negara.

Makkah Route Initiative sendiri dirancang untuk menyederhanakan proses perjalanan haji sejak dari negara asal. Layanan ini mencakup pengumpulan data biometrik, penerbitan visa haji elektronik, pemeriksaan kesehatan, penyelesaian prosedur paspor di bandara keberangkatan, pengkodean serta penyortiran bagasi sesuai pengaturan transportasi dan akomodasi di Arab Saudi, hingga pengantaran jemaah ke bus menuju tempat tinggal mereka di Makkah dan Madinah.

Baca Juga:  Siar Ramadan di Masjid Nailur Roja Jatinom

Seluruh bagasi jemaah diantarkan langsung oleh mitra layanan ke akomodasi mereka di kota-kota suci, sehingga perjalanan ibadah haji dapat berjalan lancar dan nyaman. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni