Feature

Mahasiswa Unisa Yogyakarta Deteksi Dini Diabetes pada Warga Desa Pundung

31
×

Mahasiswa Unisa Yogyakarta Deteksi Dini Diabetes pada Warga Desa Pundung

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN Unisa Yogyakarta deteksi dini diabetes warga Dusun Pundung, Bantul. Mereka melakukan pemeriksaan Gula Darah Sewaktu (GDS).
Mahasiswa KKN Unisa Yogyakarta deteksi dini DM warga Dusun Pundung. (Tagar.co/Istimewa)

Mahasiswa KKN Unisa Yogyakarta deteksi dini diabetes warga Dusun Pundung, Bantul. Mereka melakukan pemeriksaan Gula Darah Sewaktu (GDS).

Tagar.co — Mahasiswa berkaus biru dan bercelana hijau memadati Balai Dusun Pundung, Sabtu, 23 Agustus 2025. Mereka bagian dari kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 38 Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta. Kelompok ini tengah melaksanakan pengabdian masyarakat di Dusun Pundung, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul.

Salah satu kegiatan yang mereka jalankan ialah pemeriksaan gula darah untuk warga setempat. Pemeriksaan Gula Darah Sewaktu (GDS) ini langkah awal untuk deteksi dini diabetes melitus (DM)

“Pemeriksaan GDS pagi ini menjadi langkah nyata untuk mendeteksi sejak dini potensi diabetes di masyarakat. Harapannya, warga Dusun Pundung semakin peduli terhadap kesehatan dan mampu menjaga pola hidup yang lebih baik,” ujar Gunita Kumara, S.Pd., Kepala Dukuh Pundung.

Baca Juga: Membangun Kesadaran Masyarakat untuk Mencegah Diabetes Melitus

Mahasiswa KKN Unisa Yogyakarta deteksi dini diabetes warga Dusun Pundung, Bantul. Mereka melakukan pemeriksaan Gula Darah Sewaktu (GDS).
Mahasiswa KKN Unisa Yogyakarta cek gula darah sewaktu warga Dusun Pundung. (Tagar.co/Istimewa)

Edukasi Hidup Sehat

Pemeriksaan GDS ini mahasiswa KKN pandu dengan pendampingan kader kesehatan setempat. Warga Dusun Pundung, terutama para lansia dan mereka dengan risiko DM, mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Setidaknya 17 orang hadir dan menjalani pemeriksaan.

Baca Juga:  Di Balik Busur dan Doa Ibu: Keteguhan Nabilah Memanah di Arena 20 Meter

Hasil pengecekan menunjukkan sebagian besar warga memiliki kadar gula darah normal. Namun, beberapa orang terdeteksi memiliki kadar gula darah di atas ambang batas normal. Setelah pemeriksaan, para mahasiswa mengedukasi warga tentang pola hidup sehat. Mereka menganjurkan warga untuk menjaga asupan gizi seimbang, berolahraga secara rutin, serta membatasi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula.

Melalui kegiatan ini, Gunita Kumara berharap, masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan diri dan menjadikan pemeriksaan ini sebagai langkah awal dalam pencegahan penyakit DM. Usai menjalani pemeriksaan, warga mendapat suguhan teh tawar hangat dan bubur kacang hijau yang telah para mahasiswa KKN sediakan. Menu makanan dan minuman ini juga bagian dari edukasi kepada warga. (#)

Jurnalis Arul Chandrana Penyunting Sayyidah Nuriyah