
Kementerian ini harus menjadi smart ministry. Pekerjaan semakin banyak, tapi bukan berarti waktu lembur semakin lama. Kita lakukan pekerjaan dengan cara yang lebih cerdas.
Tagar.co – Kerja keras itu penting, tapi smart itu harus! Begitulah kira-kira pesan yang ingin disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno saat melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Staf Khusus di lingkungan Kemenko PMK, di Aula Heritage Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (14/1/2025).
Alih-alih terus mendorong jam kerja yang panjang, Pratikno justru menginginkan jajarannya untuk bekerja dengan lebih cerdas dan inovatif. “Kementerian ini harus menjadi smart ministry. Pekerjaan semakin banyak, tapi bukan berarti waktu lembur semakin lama. Kita lakukan pekerjaan dengan cara yang lebih cerdas agar waktu yang dibutuhkan lebih sedikit, namun produktivitas tetap meningkat,” jelas Pratikno dengan tegas.
Baca juga: Menko PMK Lantik Pejabat Baru, Dorong Transformasi Digital Berbasis Kolaborasi
Pratikno menekankan pentingnya soliditas, loyalitas, dan kerja keras. Tapi, itu saja tidak cukup. Di era yang serba cepat dan kompleks ini, inovasi menjadi kunci. “Modalitas kita adalah soliditas, loyalitas, kesetiaan kepada organisasi, kesetiaan kepada pemerintah, serta kemauan untuk bekerja keras untuk masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya, dikutip dari siaran pers Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK yang diterima Tagar.co, Selasa (14/1/25) sore.
Lebih lanjut, mantan Rektor UGM ini mengingatkan pentingnya keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Ia ingin agar para pegawainya tetap punya waktu untuk keluarga dan menjaga kesehatan.
“Kita mengurus dan memikirkan kesehatan rakyat Indonesia. Jangan sampai kita sendiri tidak sehat. Sehat itu bukan hanya fisik, tapi juga mental dan moral sebagai bagian dari teladan yang harus diberikan kepada masyarakat,” tutur Pratikno, menyentil pentingnya menjadi role model bagi masyarakat.

Daftar Pejabat yang Dilantik
Dalam kesempatan tersebut, Pratikno melantik beberapa Deputi, Staf Ahli, dan Staf Khusus Menteri. Berikut beberapa nama pejabat yang dilantik:
Deputi:
- Woro Srihastuti Sulistyaningrum (Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Keluarga dan Kependudukan)
- Sukadiono (Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan)
- Ojat Darojat (Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan)
- Warsito (Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa)
- Lilik Kurniawan (Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial)
Staf Ahli:
- Aris Darmansyah Edisaputra (Staf Ahli Bidang Hukum dan Tata Kelola Pemerintahan)
- Budiono Subambang (Staf Ahli Bidang Pembangunan Berkelanjutan)
- Iwan Eka Setiawan (Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia Berkualitas)
- Sorni Paskah Daeli (Staf Ahli Bidang Ketahanan Sosial, Ekologi, dan Budaya)
Staf Khusus:
- Tatang Subarna (Staf Khusus Bidang Mobilisasi Sumber Daya Kebencanaan)
- R. Ahmad Nurwahid (Staf Khusus Bidang Penegakan Keadilan dan Rekonsiliasi)
- Ferro Ferizka Aryananda (Staf Khusus Bidang Inovasi dan Kerjasama)
- Ulun Nuha (Staf Khusus Bidang Kerukunan Beragama)
Dengan dilantiknya para pejabat baru ini, diharapkan Kemenko PMK bisa semakin smart, inovatif, dan tentunya, memberikan dampak positif bagi pembangunan manusia dan kebudayaan di Indonesia. Bukan cuma soal kerja keras, tapi juga kerja cerdas! (#)
Penyunting Mohammad Nurfatoni












