
Serah terima kepemimpinan Hisfa Al-Fattah Sidoarjo resmi digelar. Momen bersejarah ini menjadi simbol estafet perjuangan santri, dengan semangat baru menuju kemajuan pondok pesantren yang lebih baik.
Tagar.co – Kamis, 8 Mei 2025 menjadi hari bersejarah bagi Himpunan Santri Pondok Pesantren Al-Fattah (Hisfa) Sidoarjo, Jawa Timur, Di hari itu, estafet kepemimpinan resmi berpindah tangan dalam acara serah terima jabatan dari pengurus periode 2023–2025 kepada pengurus baru periode 2025–2026.
Bertempat di aula pondok pesantren, suasana penuh khidmat mengiringi prosesi pelantikan sekaligus serah terima jabatan. Acara ini tidak sekadar formalitas, melainkan simbol penting dari berlanjutnya perjuangan dan semangat organisasi santri di lingkungan Al-Fattah.
Baca juga: Hisfa Al-Fattah Mantapkan Regenerasi, Kukuhkan Pengurus Baru
Ketua Hisfa periode XXIV, Muh. Hisan (putra) dan Nazira Aula Syifana (putri), secara resmi menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada M. Raihan Firdaus Al Hanan (ketua Hisfa putra XXV) dan Dinar Putri Azzahra (ketua Hisfa putri XXV). Serah terima ini ditandai dengan penyerahan bendera organisasi, mengukuhkan dimulainya babak baru di Hisfa.

Sebagai bentuk legalitas, pembacaan berita acara serah terima dilakukan oleh Ustaz Ade dan disahkan melalui tanda tangan ketua Hisfa lama dan baru, disaksikan langsung oleh perwakilan putra dan putri.
Dalam kesempatan berbagi kesan dan pesan, Muh. Hisan menuturkan bahwa memimpin bukan sekadar jabatan, melainkan kesiapan untuk “menderita” demi mengayomi, membimbing, dan bertindak adil. Ia mengingatkan para penerusnya untuk terus memperbaiki kekurangan dan melanjutkan kebaikan yang telah dirintis.
“Menjadi pemimpin bukan hal yang mudah. Harus siap mengayomi, mengarahkan, dan bertindak adil,” pesannya dengan penuh ketulusan.
Sementara itu, Ketua Hisfa XXV, M. Raihan Firdaus Al Hanan, mengungkapkan tekadnya untuk membawa Hisfa lebih maju. Ia berkomitmen menjalankan amanah dengan penuh kesungguhan dan berharap bisa memberikan kontribusi nyata untuk pondok pesantren.
“Kami akan berusaha menjadi pemimpin yang baik dan menjalankan amanah ini semaksimal mungkin,” ujarnya dengan semangat.

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi selama masa kepengurusan sebelumnya, Hisfa memberikan penghargaan kepada dua santri teladan. Ibrahim Hafis Putra (SMA) dari Departemen Peribadatan dan Pendidikan dinobatkan sebagai pengurus teladan putra, sedangkan Nadhiva Sofya Ramadhani (SMP) dari Departemen Perairan dan Kelistrikan dinobatkan sebagai pengurus teladan putri.
Acara ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin KH. Muhtarom, memohon rida dan keberkahan Allah Swt. untuk kepengurusan baru.
Dengan penuh harap, Hisfa XXV diamanahi untuk terus melanjutkan tradisi kebaikan dan membawa nama Pondok Pesantren Al-Fattah Sidoarjo menuju masa depan yang lebih gemilang. (#)
Jurnalis Nur Djamilah Penyunting Mohammad Nurfatoni












