Feature

Dua Murid Al-Kautsar Masuk Final Kompetisi Sains, Satunya Anak Wali Kota

71
×

Dua Murid Al-Kautsar Masuk Final Kompetisi Sains, Satunya Anak Wali Kota

Sebarkan artikel ini
Dua murid SD Al-Kautsar Kota Pasuruan masuk final Kompetisi Sains Nalaria Realistik (KSNR) tingkat nasional.
Jibril Athar Rajendra, kiri, dan Arkana Razan Al-Fatih didampingi ibunya. (Tagar.co/M. Fatoni)

Tagar.co – Dua murid SD Al-Kautsar Kota Pasuruan masuk final Kompetisi Sains Nalaria Realistik (KSNR) tingkat nasional.

Final KSNR ke 7 tingkat nasional dilaksanakan di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC) Tangerang Selatan, Ahad (19/10/2025).

Dua murid itu Jibril Athar Rajendra kelas 6, putra Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo-Suryani Firdaus dan Arkana Razan Al-Fatih anak Rindho Zuriyanto-Marini Nurwigati.

Dua murid SD Al-Kautsar ini sebelum masuk final, mengikuti seleksi cukup ketat mulai tingkat sekolah, daerah, sampai semifinal di Surabaya.

Kepala SD Al-Kautsar, Mustakim, menjelaskan, KSNR merupakan ajang kompetisi khususnya bagi anak SD-MI mulai kelas 2 – 6 dan SMP-MTs kelas 7-9 untuk bidang Sains.

Kompetisi ini, sambung dia, bertujuan melatih kecakapan penalaran siswa dan meningkatkan daya literasi sainsnya serta kemampuan mengimplementasikan dalam kehidupan nyata

”Tiap tahun SD Al-Kautsar tidak pernah absen mengikuti ajang KSNR dan tahun 2025 yang merupakan KSNR ke 7. Sekolah favorit di Kota Pasuruan ini meloloskan dua wakilnya maju ke babak final,” katanya.

Baca Juga:  Murid SD Al-Kautsar Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Nasional

Nasihat Ketua PDM

Sebelum berangkat ke Tangerang pada Jumat (17/10/2025), kepala sekolah mengundang wali murid, Ketua PDM, Ketua dan Sekretaris Majelis Dikdasmen PDM Kota Pasuruan.

Pertemuan itu berlangsung di ruang kepala sekolah. Dua murid ditemani oleh ibunya dan wali kelas.

Ketua PDM Kota Pasuruan Abu Nasir di pertemuan ini menceritakan pengalaman hidupnya ketika SD.

”Ketika kecil hidup saya penuh tantangan dan perjuangan karena ikut orang tapi saya tetap sabar, tabah dan tetap belajar akademik maupun non akademik dengan baik sehingga pernah menjadi murid teladan,” ujar Abu Nasir

Dia meminta menghadapi kompetisi tetap tenang, tidak merasa terbebani atau tertekan harus juara. ”Los saja yang penting berusaha maksimal, belajar baik, kemudian hasilnya pasrah kepada Allah Swt,” ujarnya.

Dua murid menyatakan sudah siap mengikuti kompetisi ini. Suryani Firdaus, istri wali kota, yakin anak-anak ini bisa menjalani kompetisi dengan baik.

Dia meminta Jibril dan Arkana melakukannya dengan ikhlas, tanpa beban, insyaallah bisa meraih prestasi.

Baca Juga:  Segitiga Sukses KH Ahmad Dahlan Memajukan Muhammadiyah

Dia juga menyampaikan permohonan maaf apabila prestasi anak-anak nanti, hasilnya tidak seperti yang diharapkan. (#)

Jurnalis M. Fatoni  Penyunting Sugeng Purwanto