Feature

Dokter Yevita Frederika Menginspirasi Siswa SD Sakri untuk Hidup Sehat

35
×

Dokter Yevita Frederika Menginspirasi Siswa SD Sakri untuk Hidup Sehat

Sebarkan artikel ini
Dokter Yevita Frederika, dokter umum dan orang tua siswa, mengajarkan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada siswa SD Sakri. Dengan metode interaktif, ia menanamkan kesadaran kesehatan sejak dini.
dr. Yevita Frederika menjelaskan kepada siswa SD Sakri manfaat PHBS (Tagar.co/Sri Kasmuni)

Dokter Yevita Frederika, dokter umum dan orang tua siswa, mengajarkan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada siswa SD Sakri. Dengan metode interaktif, ia menanamkan kesadaran kesehatan sejak dini.

Tagar.co – Pada Selasa pagi yang cerah, 11 Februari 2025, suasana Masjid Baiturrahman di SD Muhammadiyah 1 Krian (SD Sakri), Sidoarjo, Jawa Timur, tampak berbeda dari biasanya.

Puluhan siswa kelas 2 berkumpul dengan antusias untuk mengikuti Kelas Inspiratif Orang Tua Menyapa bertema “Menjaga Kebersihan Diri dan Lingkungan”. Acara ini menghadirkan narasumber istimewa, dr. Yevita Frederika, seorang dokter umum dari Puskesmas Taman yang juga merupakan orang tua dari Arsya Azlan, siswa Kelas 2 Umar.

Baca juga: SD Sakri Tebar Kebaikan, Ciptakan Momen Berkesan di Krian

Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB dengan pembukaan oleh MC Retno Hardina, S.Pd., yang memandu yel-yel semangat untuk meningkatkan energi dan konsentrasi para siswa. Dr. Yevita, dengan penampilan manis dan kacamata khasnya, kemudian memulai sesi dengan menjelaskan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Abid Aqila Rajendra kelas 2 Ali bin Abi Thalib bertanya kepada dr. Yevita Frederika (Tagar.co/Nizar Rohaniyah)

“PHBS memiliki banyak manfaat, seperti mencegah timbulnya penyakit, meningkatkan kualitas hidup, dan menciptakan lingkungan yang sehat,” jelasnya. Ia menekankan bahwa PHBS dapat diterapkan di berbagai tempat, terutama di rumah, sekolah, dan lingkungan sekitar.

Dengan menggunakan media lagu dan video interaktif, dr. Yevita menjelaskan langkah-langkah mencuci tangan yang benar, teknik menggosok gigi, serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Para siswa tampak antusias, terutama saat diberikan kesempatan menjawab pertanyaan dan menerima hadiah dari dia.

Berfoto bersama dengan dr. Yevita Frederika di sesi akhir kegiatan (Tagar.co/Sri Kasmuni)

Chusnul Nur Alifah, S.Pd., ketua pelaksana acara, mengungkapkan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran anak-anak dalam menjaga kesehatan diri, terutama di musim pancaroba.

“Dengan menghadirkan narasumber yang kompeten, harapannya anak-anak dapat memahami dan menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Acara ditutup dengan pembagian susu sebagai apresiasi kepada para siswa, dilanjutkan dengan refleksi, doa, dan foto bersama.

Semangat dan keceriaan terpancar dari wajah-wajah muda tersebut, menandakan suksesnya kegiatan yang menginspirasi mereka untuk hidup lebih sehat dan bersih. (#)

Jurnalis Sri Kasmuni Penyunting Mohammad Nurfatoni