Feature

Demokrasi Berkepanduan: Rifan Isyrofi Kembali Pimpin Kwarda HW Kabupaten Semarang

36
×

Demokrasi Berkepanduan: Rifan Isyrofi Kembali Pimpin Kwarda HW Kabupaten Semarang

Sebarkan artikel ini
Melalui Musyda yang demokratis dan penuh semangat, Rifan Isyrofi kembali dipercaya memimpin Kwarda HW Kabupaten Semarang. Kepemimpinan baru ini diharapkan membawa kemajuan bagi kepanduan Muhammadiyah ini.
Rifan Isyrofi (keenam dari kiri) usai Musyda Ke-3 Kwarda HW Kabupaten Semarang 

Melalui Musyda yang demokratis dan penuh semangat, Rifan Isyrofi kembali dipercaya memimpin Kwarda HW Kabupaten Semarang. Kepemimpinan baru ini diharapkan membawa kemajuan bagi kepanduan Muhammadiyah ini.

Tagar.co – Musyawarah Daerah (Musyda) Ke-3 Kwartir Daerah (Kwarda) Hizbul Wathan (HW) Kabupaten Semarang sukses digelar pada Sabtu, 15 Februari 2025, di SMK Muhammadiyah Suruh. Acara ini menjadi ajang demokrasi yang menggugah semangat kader kepanduan untuk menentukan arah kepemimpinan HW ke depan.

Dengan dihadiri berbagai tokoh dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Semarang dan Kwartir Wilayah (Kwarwil) HW Jawa Tengah, Musyda ini menjadi bukti kuatnya sinergi antarorganisasi di lingkungan Muhammadiyah.

Baca juga: Hizbul Wathan Jatim Siapkan Program Strategis 2025, Adaptasi Teknologi Jadi Fokus Utama

Perwakilan dari Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah dan PNF PDM Jateng, Haryanto, turut memberikan sambutan yang menegaskan pentingnya HW dalam pembinaan karakter generasi muda.

“Hizbul Wathan bukan sekadar organisasi kepanduan, tetapi bagian dari sistem pendidikan Muhammadiyah yang membentuk karakter unggul. Kita berharap kepemimpinan yang terpilih dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pelantikan IPM dan HW MTs Muga Sumberrejo Berlangsung Khidmat di Alam Terbuka

Sementara itu, Wakil Kwarwil HW Jawa Tengah, Slamet Widodo, menekankan peran strategis HW dalam menghadapi tantangan zaman. “HW adalah wadah bagi generasi muda untuk membangun karakter kepemimpinan Islami yang kokoh. Dengan Musyda ini, HW harus semakin berkembang dan berkontribusi nyata bagi persyarikatan dan bangsa,” ujarnya.

Proses Pemilihan yang Demokratis

Pemilihan kepemimpinan HW Kabupaten Semarang berlangsung secara transparan dan demokratis. Setiap peserta memiliki hak suara dalam menentukan 13 formatur yang akan bermusyawarah memilih ketua. Dari hasil pemungutan suara, Tri Faruq Arifin memperoleh suara terbanyak dengan 27 suara, diikuti oleh Eko Pamuji dan Moh Amin yang masing-masing meraih 25 suara. Petahana Rifan Isyrofi mendapatkan 24 suara.

Melalui musyawarah formatur, akhirnya disepakati bahwa Rifan Isyrofi kembali dipercaya untuk memimpin Kwarda HW Kabupaten Semarang. Pengalaman dan dedikasi yang telah ia tunjukkan menjadi pertimbangan utama dalam keputusan ini.

Momentum Strategis bagi Kemajuan Hizbul Wathan

Musyda ini menjadi momen strategis bagi HW Kabupaten Semarang untuk merancang program kerja ke depan. Dengan kepemimpinan yang baru, diharapkan HW semakin solid dalam membangun kader berjiwa kepanduan, disiplin, dan berakhlak mulia sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Baca Juga:  Makna Kerja Sama dan Ketangguhan Diri

Keberhasilan penyelenggaraan Musyda ini mencerminkan semangat kebersamaan dan dedikasi seluruh elemen dalam kepanduan HW. Dengan terpilihnya kembali Ramanda Rifan Isyrofi sebagai Ketua Kwarda, estafet kepemimpinan diharapkan dapat berjalan lancar, membawa Hizbul Wathan semakin maju dan berkontribusi nyata bagi umat dan bangsa. (#)

Jurnalis Dwi Taufan Hidayat Penyunting Mohammad Nurfatoni