Feature

MI Muhammadiyah 4 Ngimboh Menggelar Kemahiran HW, Siswa Belajar Mandiri dan Kreatif

27
×

MI Muhammadiyah 4 Ngimboh Menggelar Kemahiran HW, Siswa Belajar Mandiri dan Kreatif

Sebarkan artikel ini
Siswa MI Muhammadiyah 4 Ngimboh mengikuti Kemah Akhir Pekan (Kemahiran) Hizbul Wathan dengan penuh kedisiplinan dan kebersamaan, di halaman madrasah Jumat–Sabtu, 12–13 Desember 2025. (Tagar.co/Elsa Wahyuningtias)

MI Muhammadiyah 4 Ngimboh mengajak siswa belajar mandiri, disiplin, dan gotong royong melalui Kemah Akhir Pekan Hizbul Wathan yang penuh kreativitas dan pengalaman seru.

Tagar.co — MI Muhammadiyah 4 Ngimboh, Ujungpangkah, Gresik, menggelar kegiatan Kemah Akhir Pekan (Kemahiran) Hizbul Wathan pada Jumat–Sabtu, 12–13 Desember 2025.

Kegiatan ini diselenggarakan setelah para siswa menyelesaikan sumatif akhir semester sebagai sarana menanamkan karakter, kemandirian, kebersamaan, serta penguatan nilai-nilai ke-Hizbul Wathan-an.

Baca juiga: Fadly Yulianto Kupas Pola Asuh 3+1 di Parenting MI Muhammadiyah 4 Ngimboh

Rangkaian kegiatan dibuka dengan Modern Snack Expo, yang diikuti siswa kelas 1 hingga kelas 6. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan jiwa entrepreneur berkarakter sejak dini.

Dengan pendampingan Ikatan Wali Murid (Ikwam), para siswa menawarkan berbagai jajanan modern seperti mochi, roti bakar, sostel, donat, churros, hingga aneka es, semuanya dibanderol serba Rp2.000. Antusiasme siswa terlihat tinggi, baik saat menyiapkan dagangan maupun melayani pembeli.

Keceriaan siswa MI Muhammadiyah 4 Ngimboh saat mengikuti Modern Snack Expo dalam rangka Kemahiran Hizbul Wathan di halaman madrasah Jumat 12 Desember 2025. (Tagar.co/Elsa Wahyuningtias)

Setelah pameran wirausaha, kegiatan dilanjutkan dengan agenda kemah bagi siswa kelas 4–6. Para peserta saling bergotong royong mendirikan tenda antarregu dan mengikuti lomba membuat tandu, yang melatih kekompakan, ketelitian, serta kepemimpinan.

Baca Juga:  Pelantikan IPM dan HW MTs Muga Sumberrejo Berlangsung Khidmat di Alam Terbuka

Menjelang sore, setelah salat Ashar, Kemahiran resmi dibuka melalui upacara Hizbul Wathan yang dipimpin Wakil Kepala Madrasah Mudhofatin, S.Pd.

Dalam amanatnya, dia menekankan pentingnya menanamkan kemandirian, menjaga lingkungan, dan amanah dalam setiap kegiatan, sesuai salah satu Undang-Undang Pandu Hizbul Wathan. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diaplikasikan siswa selama kemah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Suasana kemah malam itu semakin meriah dengan pentas seni. Setiap regu menampilkan kreativitasnya melalui tarian lagu daerah dan persahabatan, drama bertema antibullying, sahut-sahutan pantun, serta pembacaan puisi tentang ibu yang menyentuh hati peserta dan pembina.

Sebelum beristirahat, siswa mengikuti renungan malam untuk mengungkapkan rasa terima kasih kepada guru, orang tua, dan pendidik yang telah mendahului, sekaligus menjadi sarana refleksi spiritual yang mendalam.

Penjelajahan Hizbul Wathan, melatih kedisiplinan, kerja sama, dan ketangguhan melalui berbagai pos keterampilan,  Sabtu, 12–13 Desember 2025. (Tagar.co/Elsa Wahyuningtias)

Kemahiran Hari Kedua

Hari kedua dimulai dengan penjelajahan yang menantang setiap regu melewati enam pos: Peraturan Baris-Berbaris (PBB), hafalan surat pendek, sandi, semaphore, hafalan Janji Hizbul Wathan, dan menyanyikan lagu nasional.

Kegiatan ini melatih kedisiplinan, ketangkasan, pengetahuan ke-HW-an, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air.

Baca Juga:  Makna Kerja Sama dan Ketangguhan Diri

Selain itu, siswa juga belajar memasak bersama untuk memenuhi kebutuhan konsumsi selama kemah, melatih tanggung jawab, kemandirian, dan kepedulian sosial.

Penutupan Kemahiran ditandai kegiatan outbound di halaman sekolah yang menekankan kekompakan dan kerja sama antarregu, menjadi penutup yang menyenangkan bagi seluruh peserta.

Penutupan resmi dipimpin Ahdloril Wahid, S.E., S.Pd., Pembina Hizbul Wathan sekaligus Wakil Kepala Madrasah bidang Kesiswaan. Dalam sambutannya, dia berharap melalui Kemahiran ini, para siswa memperoleh pengalaman nonakademik yang membentuk rasa percaya diri, keberanian, kemandirian, dan kepribadian yang mandiri.

Dia menegaskan, kegiatan Kemahiran Hizbul Wathan diharapkan menanamkan nilai disiplin, gotong royong, kemandirian, kreativitas, dan akhlak mulia sebagai bekal penting bagi siswa dalam kehidupan sehari-hari. (#)

Jurnalis Elsa Wahyuningtias Penyunting Mohammad Nurfatoni