Feature

Chudzil Chikmat Kembali Pimpin FOZ

30
×

Chudzil Chikmat Kembali Pimpin FOZ

Sebarkan artikel ini
Khudzil Khidmat secara aklamasi dipilih sebagai Ketua Forum Zakat Lumajang dalam acara Musyda yang berlangsung di Kantor Lazismu.
Chudzil Chidmat memberikan sambutan dalam Musyda FOZ Lumajang. (Tagar.co/Kuswantoro)

Chudzil Chidmat secara aklamasi dipilih sebagai Ketua Forum Zakat Lumajang dalam acara Musyda yang berlangsung di Kantor Lazismu.

Tagar.co – Chudzil Chidmat terpilih kembali memimpin Forum Zakat (FOZ) Lumajang periode 2025–2028 dalam Musyawarah Daerah (Musyda), Selasa (5/8/2025).

Acara berlangsung di Kantor Lazismu Lumajang di Jalan Diponegoro No. 64, Jogoyudan, Lumajang.

Acara dihadiri sejumlah pengurus lembaga amil zakat (LAZ) seperti Lazismu, Yatim Mandiri, Lazda Saku Yatim, LAZ UQ, Haromain, dan BMH. Mereka elemen penggerak filantropi Islam di Lumajang.

Sidang pemilihan ketua dipimpin oleh Sekretaris FOZ, Adhim Hayyu Andy Purwanto,S.Kep. Dia membacakan tata tertib pemilihan ketua bahwa pemilihan bisa dilakukan melalui aklamasi atau voting.

“Dalam aturan yang tercatat, siapa pun yang terpilih di forum ini tidak boleh menolak. Karena kandidatnya adalah yang hadir di ruangan ini dan wajib dipilih,” tegas Adhim.

Ia lalu mempersilakan setiap lembaga untuk menyampaikan gagasannya. Setelah mendengar pandangan dari semua peserta, akhirnya forum sepakat memilih ketua secara aklamasi.

Baca Juga:  Gereja Mormon Percaya Kejujuran Muhammadiyah

Hasilnya, Chudzil Chidmat dari Lazda Saku Yatim dipercaya lagi menjadi Ketua FOZ Lumajang periode 2025–2028.

Posisi sekretaris diamanahkan kepada Kuswantoro dari Lazismu. Bendahara dipercayakan kepada Ardha Yuliswati dari Haromain.

Peserta Musyda FOZ Lumajang di Kantor Lazismu. (Tagar.co/Kuswantoro)

Kompak Berdampak

Chudzil Chidmat bersyukur bisa bersilaturahmi bersama dalam Musyawarah Daerah kedua untuk FOZ Lumajang. Ia mengucapkan terima kasih kepada Lazismu Lumajang yang bersedia menjadi tuan rumah.

Sebelumnya Chudzil menyampaikan laporan pertanggungjawaban kinerja periode lama. Ia menyadari belum semua hal bisa diselesaikan secara sempurna, karena selama tiga tahun menjalankan amanah banyak tantangan yang harus dihadapi.

Ia menyinggung pengalaman menghadiri Munas ke-10 Forum Zakat yang digelar di Sumatra Barat. Tema yang diusung saat itu adalah Kompak Berdampak.

“Kalimat ini menjadi PR kita bersama. Karena kita ini gabungan lembaga zakat, seringkali masing-masing sibuk dengan program sendiri-sendiri. Mari ini kita jadikan bahan renungan agar ke depan kontribusi kita bisa lebih besar lagi, khususnya di Kabupaten Lumajang,” ujarnya.

Dia mengajak terus bersyukur karena di Lumajang, kolaborasi antara Kemenag dan Baznas telah terjalin dengan baik. “Ini aset besar yang perlu dijaga,” ujarnya.

Baca Juga:  Masjid Uranggantung Kejutan Baru PCM Candipuro

Chudzil juga menambahkan beberapa bentuk kolaborasi nyata yang telah dilakukan bersama Kementerian Agama Lumajang. Di antaranya program santunan Hari Raya Idulfitri yang rutin diberikan setiap bulan Ramadan, serta kegiatan bertema Lebaran Yatim dan Disabilitas yang digelar setiap bulan Muharam.

FOZ Lumajang juga telah membentuk Kampung Zakat di Desa Alun-alun, Kecamatan Ranuyoso. Lembaga anggota FOZ terlibat aktif dalam kegiatan Tarhib Ramadan di wilayah Tempursari, karena di sana terdapat dua musala yang dibangun oleh FOZ.

Kerja sama juga pernah terjalin dengan Pemkab Lumajang. Salah satunya melalui acara doa bersama 1000 anak yatim yang dilaksanakan di Pendapa Kabupaten.

Saat itu Ketua Dewan Pembina FOZ adalah Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq dan Wakil Bupati Bunda Indah Amperawati.

“Sekarang, Bunda Indah sudah menjadi bupati. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, kepengurusan yang baru bisa segera audiensi dengannya,” katanya. (#)

Jurnalis Kuswantoro  Penyunting Sugeng Purwanto