Feature

Buku “Miosi dalam Berita” Jadi Kado Milad Ke-8 SMP Miosi

40
×

Buku “Miosi dalam Berita” Jadi Kado Milad Ke-8 SMP Miosi

Sebarkan artikel ini
Penulis menyerahkan buku ke Kepala SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo. (Tagar.co/Frida Ayu Lestari)

Perjalanan 8 tahun SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo terekam dalam buku “Miosi dalam Berita”, sebuah kado sederhana penuh makna dan inspirasi.

Tagar.co — Buku “Miosi dalam Berita” menjadi kado milad ke-8 SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo (Miosi) yang istimewa. Saya sebagai penulis mempersembahkan buku ini kepada Kepala Miosi, Moch. Muqhir, S.Ag., M.Pd. pada puncak acara Semarak Agustusan dan Milad Miosi ke-8 di halaman sekolah, Selasa, 19 Agustus 2025.

Buku ini berisi 106 berita tentang Miosi yang pernah terbit di Tagar.co, situs web resmi sekolah, dan berbagai media daring lain sejak 2018 hingga 2025. Peristiwa-peristiwa yang terangkum di dalamnya menjadi mozaik perjalanan Miosi dari waktu ke waktu. Meskipun hanya sebagian kecil kisah yang terekam, buku ini memotret perjalanan Miosi selama delapan tahun.

Di setiap halamannya, pembaca akan menemukan kisah berharga, dari kemenangan di panggung prestasi, lahirnya program kreatif, hingga momen sederhana yang meninggalkan jejak mendalam. Salah satunya adalah kisah Kurikulum Antre yang pernah penulis tulis di Tagar.co.

Baca Juga:  Di Aula Bersejarah, Ketua Umum PPNA Menitipkan Masa Depan ke Kader Nasyiah Gresik

“Antre termasuk pelajaran hidup yang diajarkan pada siswa. Bukan sekadar aktivitas, tetapi sebuah pelajaran hidup,” demikian yang tertulis.

Ada juga kisah lomba melipat baju saat class meeting. Bagi sebagian orang, lomba ini mungkin hanya permainan, tetapi bagi Miosi, itu adalah pelajaran tentang ketelitian, keterampilan, dan kerja sama.

Inilah cara Miosi menunjukkan bahwa pendidikan sejati bukan hanya teori di papan tulis, melainkan pengalaman hidup yang membentuk hati dan pikiran. Prestasi pun bukan hanya soal piala, tetapi juga tentang membangun manusia yang peduli, tangguh, dan beriman.

Baca Juga: SMP Miosi Merayakan Kemerdekaan dengan Lomba Misteri Balon

Tampilan sampul buku “Miosi dalam Berita”. (Tagar.co/Frida Ayu Lestari)

Kado untuk Inspirasi

Penyusunan buku ini berawal dari keinginan untuk mendokumentasikan sejarah Miosi dalam satu bingkai utuh, sekaligus menjadi kado milad ke-8. Saya berharap buku ini menjadi pengingat bahwa setiap langkah dan prestasi hari ini adalah bekal untuk masa depan yang lebih gemilang.

Selain itu, saya berharap buku Miosi dalam Berita tidak hanya menjadi arsip, tetapi juga sumber semangat dan inspirasi bagi keluarga besar Miosi untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi memajukan pendidikan berbasis nilai Islam.

Baca Juga:  Kekuatan Kisah Nabi Muhammad, Penopang saat Hidup Terasa Berat

Wakil Kepala Sekolah, Frida Ayu Lestari, menyampaikan apresiasi atas peluncuran buku ini. “Dengan membaca buku ini, saya seperti mengingat siswa-siswa yang telah lulus, hingga program tujuh tahun yang lalu. Tak terasa Miosi sudah berusia delapan tahun. Semoga semakin banyak karya yang dihasilkan oleh Miosi,” ungkapnya.

Saya tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung. Ia mengapresiasi Mohammad Nurfatoni, Sugeng Purwanto, Darul Setiawan, Sayyidah Nuriyah, Ichwan Arif, Nely Izzatul, dan Sugiran atas kerja sama dalam pengeditan, pembinaan, dan publikasi.

Selain itu, saya juga berterima kasih kepada istri tercinta, Dewi Islamidina Syamsul, serta kedua putranya, Hamka Al Mujaahid dan Hatta Al Mujaddid, yang selalu memberikan doa, kesabaran, dan semangat. Dukungan mereka menjadi energi yang mendorong saya untuk menuntaskan karya ini. (#)

Jurnalis Mahyuddin Syaifulloh Penyunting Sayyidah Nuriyah