Feature

Belajar Khazanah Islam, Dua Lembaga Muhammadiyah Gelar Manasik Haji

37
×

Belajar Khazanah Islam, Dua Lembaga Muhammadiyah Gelar Manasik Haji

Sebarkan artikel ini
Belajar Khazanah Islam, siswi SMA Muhammadiyah 3 dan SMP Muhammadiyah 10 Melirang melaksanakan manasik haji (Tagar.co/Muhammad Haris Nurdiansyah)
Belajar Khazanah Islam, siswi SMA Muhammadiyah 3 dan SMP Muhammadiyah 10 Melirang melaksanakan manasik haji (Tagar.co/Muhammad Haris Nurdiansyah)

Belajar Khazanah Islam, siswi SMA Muhammadiyah 3 Gresik dan SMP Muhammadiyah 10 Melirang melaksanakan manasik haji. Momen penuh cinta dan kebanggaan pun menyelimuti dua lembaga perserikatan Muhammadiyah di Kecamatan Bungah ini.

Tagar.co – Senin, (22/9/2025) Pukul 08.00 WIB, Masjid Ahmad Dahlan Sidayu, Gresik, Jawa Timur riuh oleh suara puluhan siswi dengan kostum serba putih.

Mereka adalah siswi SMA Muhammadiyah 3 Gresik dan SMP Muhammadiyah 10 Melirang, Bungah, Gresik. Dua lembaga ini sedang bekerja sama melaksanakan manasik haji agar siswa lebih mengenal khazanah Islam. Mengusung tema “Sempurnakan Niat dan Ikhtiar Menjadi Tamu Allah”.

Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan ajakan mendalam bagi para siswa untuk menumbuhkan kesadaran spiritual sejak dini. Bahwa menjadi tamu Allah dalam ibadah haji maupun umrah bukanlah sekadar impian ketika dewasa. Ini adalah sebuah cita-cita mulia yang harus disiapkan melalui niat yang lurus dan usaha yang konsisten.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan karakter Islami dan penguatan spiritual siswa. Mereka diberikan pemahaman mendalam tentang ibadah haji dan umrah. Selain itu juga bagaimana mempersiapkan diri secara fisik, mental, dan spiritual untuk menjadi tamu Allah di tanah suci.

Baca Juga:  Menjemput Impian ke Baitullah, 128 Siswa SD Al-Islam Manasik Haji di Masjid Ahmad Dahlan

Kegiatan bertempat di masjid Ahmad Dahlan Sidayu mulai pada pukul 08.00 WIB sampai dengan 13.00 WIB. Sebelum ke lokasi, siswi-siswi tersebut berkumpul di Perguruan Muhammadiyah Bungah.

Ruang Pembelajaran Kontekstual

Hadir sebagai narasumber sekaligus pendamping kegiatan adalah Hj. Mutik Faridah, S.Ag dan Enik Fatmawati, S.Pd.I. Mereka mengatakan, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang belajar bersama. Tetapi juga momen penyatuan niat untuk terus berikhtiar dalam menjalani kehidupan sesuai ajaran Islam.

Kepala SMA Muhammadiyah 3 Gresik, Mufrikha SPd., M.M. mengaku tidak menyangka bahwa kegiatan ini dapat dilakukan oleh para siswi dengan penuh kekhidmatan.

“Masya Allah ini menjadi pengalaman pertama untuk saya. Sebenarnya kalau di tanah suci seperti mudah saja, begitu menjadi pemandu di simulasi ini gemeter juga. Saya ingin menjadikan ini kegiatan rutin tahunan. Bismillah,” ungkapnya.

Mufrikha mengatakan, ini adalah kegiatan untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, saling menghargai, dan membangun semangat kolaborasi antar perserikatan Muhammadiyah. Harapannya, para siswi ini nanti menjadi generasi penerus yang tangguh, cerdas, dan berakhlak mulia.

Baca Juga:  Menjemput Impian ke Baitullah, 128 Siswa SD Al-Islam Manasik Haji di Masjid Ahmad Dahlan

Kegiatan tersebut juga menjadi ruang pembelajaran kontekstual di luar kelas. Siswa bisa mengalami secara langsung suasana ibadah, memahami makna manasik, serta merenungi hakikat dari setiap rukun dan sunnah haji.

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa panggilan Allah ke tanah suci bukan semata soal kemampuan finansial, tetapi juga kelurusan niat dan keteguhan hati dalam berikhtiar. Maka, sejak usia berada di sekolah, semangat itu harus mulai dibangun. (#)

Jurnalis Muhammad Haris Nurdiansyah Penyunting Nely Izzatul