
Dalam semangat Hari Kartini, 200 pengelola PAUD Dasmen dari berbagai daerah di Lamongan berkumpul, belajar manajemen lembaga, mempererat silaturahmi, dan menutup acara dengan hangatnya soto Lamongan.
Tagar.co – Sisa hujan semalam masih membasahi jalanan Lamongan, meninggalkan genangan kecil yang menyapa langkah para perempuan tangguh pagi itu. Meski udara masih terasa lembap, sinar matahari yang menembus awan menyuguhkan kehangatan, seolah turut menyemangati ibu-ibu pimpian Majelis PAUD Dasmen yang berdatangan dari berbagai penjuru daerah.
Senin, 21 April 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, Gedung Dakwah Muhammadiyah Lamongan (GDML) menjadi saksi semangat dan dedikasi para perempuan penggerak pendidikan anak usia dini di bawah naungan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Lamongan.
Mengusung tema “Untuk Meningkatkan Kualitas Kepemimpinan, Manajemen, dan Kinerja yang Harmonis”, Majelis PAUD Dasmen PDA Lamongan menggelar Pembinaan PAUD Dasmen PCA dan Penyelenggara PAUD.
Dua narasumber dihadirkan untuk memperkaya wawasan peserta. Yaitu Ketua PDA Lamongan Hj. Diyana Mufidati, S.Ag., S.Pd., membawakan materi “Kepemimpinan Efektif dalam Mengelola Lembaga PAUD Aisyiyah”, dan Sekretaris PDA Lamongan Dra. Hj. Nur Nadliroh, M.Pd., memaparkan tentang “Kualitas Manajemen Lembaga PAUD Berkemajuan”. Kedua materi ini disambut antusias oleh peserta yang memenuhi ruangan.
Sebanyak 17 Majelis PAUD Dasmen PCA hadir dalam kegiatan ini. Suasana berlangsung kondusif dan penuh semangat. Para peserta menyimak dari awal hingga akhir, terpikat oleh gaya penyajian yang komunikatif dan sarat informasi aplikatif.

Salah satunya, Ninisfatin, S.Ag., dari TK Aisyiyah (Aisyiyah Bustanul Athfal) 01 Lamongan, mengaku senang bisa mengikuti kegiatan ini. “Materinya sangat membuka wawasan. Saya jadi paham bagaimana seharusnya mengelola TK Aisyiyah secara sistematis dan efektif. Sebelumnya saya sering bingung,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Dra. Luluk Aidah, Ketua Majelis PAUD Dasmen PCA Paciran. “Setelah mengikuti pembinaan ini, saya jadi benar-benar memahami perbedaan antara penyelenggara, pengelola, dan penanggung jawab dalam struktur PAUD ‘Aisyiyah. Sangat bermanfaat,” tuturnya penuh rasa syukur.
Selain peserta, hadir pula tokoh-tokoh penting seperti Ketua Majelis PAUD Dasmen PDA Lamongan, Ratna Nur Diana, M.M., dosen Universitas Muhammadiyah Lamongan Najihah Mahfudloh, M.Pd., Korbid PAUD Dasmen PDA Lamongan Mardiyah, M.Pd., serta 200 penyelenggara PAUD dari berbagai kacematan di Kabupaten Lamongan.
Tepat pukul 12.00 WIB, acara ditutup dengan santap siang bersama. Menu khas Lamongan—soto Lamongan—menjadi penghangat kebersamaan. Bukan sekadar makan bersama, tapi menjadi momen silaturahmi yang memperkuat rasa persaudaraan di antara para pejuang pendidikan anak usia dini.
Dengan semangat Kartini dan soto yang menghangatkan perut serta hati, hari itu menjadi langkah kecil menuju PAUD Aisyiyah yang lebih berkemajuan. (#)
Jurnalis Sri Asian Penyunting Mohammad Nurfatoni












