Khotbah

Bekal Akhirat: Hidup Lebih Baik dalam segala Hal

44
×

Bekal Akhirat: Hidup Lebih Baik dalam segala Hal

Sebarkan artikel ini
Ustaz Soedjono

Cak Surip karo Slamet nggawa teh sakrat
nang parkir tuku kripik nang tokone Ning Kiki
Supaya urip slamet nang dunya lan akherat
sing akhir kudu luwih apik timbang sing saiki

Oleh Ustaz Soedjono, M.Pd; Dai Segudang Parikan

Tagar.co – Hidup manusia adalah perjalanan yang terus bergerak maju. Setiap hari yang kita lewati seharusnya memberi ruang untuk memperbaiki diri, menambah amal kebaikan, dan meninggalkan keburukan yang pernah dilakukan.

Baca juga: Hari Berganti, Hidup Harus Lebih Berarti

Islam mengajarkan bahwa perjalanan seorang mukmin mestinya selalu meningkat dari waktu ke waktu, tidak berhenti di satu titik, apalagi berjalan mundur.

Prinsip inilah yang ditegaskan dalam Al-Qur’an:

وَلَلْءَاخِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ ٱلْأُولَىٰ

“Dan sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang (permulaan).” ( Ad-Duha: 4)

Ayat ini mengingatkan kita bahwa masa depan seorang mukmin seharusnya selalu lebih baik daripada masa lalunya, terutama dalam hal iman, amal, dan pengabdian.

Menjadi Lebih Baik di segala Aspek

Setiap muslim dituntut untuk terus memperbaiki diri:

  • Dalam ibadah, jangan puas hanya dengan rutinitas, tapi tingkatkan kualitas khusyuk dan kekhidmatan.

  • Dalam keluarga, jadilah teladan kasih sayang, pengayom, sekaligus pendidik.

  • Dalam ekonomi, berusaha mencari rezeki yang halal, penuh berkah, serta bermanfaat bagi sesama.

  • Dalam sosial, tebarkan kebaikan dan jadilah solusi, bukan beban bagi masyarakat.

  • Dalam karier, bekerja bukan sekadar mencari nafkah, tapi juga ladang amal dan kontribusi nyata.

Baca Juga:  Pesan Langit, Bahasa Rakyat: Dakwah Parikan yang Dipuji Cak Kartolo

Doa Harapan

Setelah memahami bahwa hidup harus terus bergerak ke arah yang lebih baik, kita tentu membutuhkan pertolongan Allah agar langkah-langkah kita selalu berada di jalan kebaikan.

Usaha tanpa doa bisa membuat kita sombong, sementara doa tanpa usaha membuat kita lalai. Karena itu, keduanya harus berjalan seimbang.

“Ya Allah, ya Rabb… Waktu terus berjalan, jadikanlah hidup kami semakin hari semakin baik, bermanfaat, dan berprestasi dalam segala hal: ibadah, keluarga, ekonomi, sosial, maupun karier… amin.”

Aksi Nyata: Bangun Malam dengan Tahajud

Salah satu cara terbaik untuk memperbaiki kualitas hidup adalah dengan menegakkan salat malam. Monggo sami nglampahi salat tahajud. Karena Tahajud bukan hanya ibadah sunah, tapi juga kunci keberkahan, penguat jiwa, dan pengangkat derajat di sisi Allah Swt. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni