Feature

Foskam Sidoarjo Kirim 96 Siswa dan 24 Guru ke Ajang Internasional MYPO 3.0 Malaysia–Singapura

616
×

Foskam Sidoarjo Kirim 96 Siswa dan 24 Guru ke Ajang Internasional MYPO 3.0 Malaysia–Singapura

Sebarkan artikel ini

Sebanyak 96 siswa dan 24 guru SMP/MTs Muhammadiyah Sidoarjo akan berlaga di ajang internasional MYPO 3.0 di Malaysia dan Singapura, menampilkan inovasi ilmiah sekaligus misi pertukaran budaya.

Tagar.co — Forum Silaturahmi Kepala Sekolah Muhammadiyah (Foskam) SMP/MTs Kabupaten Sidoarjo mendelegasikan 96 siswa dan 24 guru untuk mengikuti Moslem Youth Project Olympiad and Culture Exchange (MYPO) 3.0 di Malaysia dan Singapura. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kolej Profesional Mara (KPM) Bandar Melaka pada Kamis, 30 April 2026.

Persiapan keberangkatan dilakukan secara matang melalui rapat koordinasi pada Rabu (22/4/2026) di SMP Muhammadiyah 3 Waru. Koordinator Penyiapan Tim, Bachtiar Adi Saputra, M.Pd, menjelaskan bahwa para siswa akan berpartisipasi dalam ajang Project Olympiad yang menekankan pada inovasi dan presentasi ilmiah.

Baca juga: Kajian Wali Murid SMP Miosi Bahas Strategi 3R untuk Tingkatkan Kualitas Ibadah

“Para siswa akan mengikuti Project Olympiad berupa pameran poster ilmiah dan simulasi project di depan dewan inovasi oleh sepuluh dosen KPM Bandar Melaka,” terangnya.

Baca Juga:  Din Syamsuddin Ajak Warga Muhammadiyah Maknai Idulfitri

Tidak hanya siswa, para guru juga ambil bagian dalam program Best Practice School dengan tema Innovative and Contextual Educational Best Practices for Quality and Inclusive Schools. Dalam kegiatan ini, guru akan berkompetisi melalui kategori artikel ilmiah, scientific poster, serta video inovasi yang menampilkan praktik terbaik dari program unggulan masing-masing sekolah.

Ketua Foskam SMP/MTs Muhammadiyah Kabupaten Sidoarjo, Agus Widiyanto, M.Pd, menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan jejaring global pendidikan Muhammadiyah.

“internasionalisasi pendidikan di lingkungan Perguruan Muhammadiyah bisa dilakukan secara merata, khususnya SMP/MTs di, sehingga para lulusan dari sekolah Muhammadiyah memiliki wawasan, pengalaman, dan jejaring internasional,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan dalam forum internasional menjadi kebutuhan penting di era global saat ini. Menurutnya, batas geografis bukan lagi penghalang dalam interaksi dan kolaborasi. Karena itu, peserta didik perlu diperkenalkan sejak dini dengan lingkungan internasional.

Komposisi Delegasi

Delegasi Foskam terdiri dari 96 siswa yang berasal dari berbagai sekolah, di antaranya SMP Muhammadiyah 2 Taman (36 siswa), SMP Muhammadiyah 3 Waru (21 siswa), SMP Muhammadiyah 4 Porong (5 siswa), SMP Muhammadiyah 5 Tulangan (11 siswa), SMP Muhammadiyah 6 Krian (5 siswa), MTs Muhammadiyah 1 Taman (3 siswa), SMP Muhammadiyah 8 Tanggulangin (2 siswa), SMP Muhammadiyah 9 Boarding School Tanggulangin (5 siswa), dan SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo (8 siswa).

Baca Juga:  Panggung Ekspresi Siswa Miosi, Unleash Your Inner Talent

Sementara itu, sebanyak 24 guru turut serta dalam program ini. Mereka berasal dari SMP Muhammadiyah 2 Taman (7 guru), SMP Muhammadiyah 3 Waru (6 guru), SMP Muhammadiyah 4 Porong (1 guru), SMP Muhammadiyah 5 Tulangan (2 guru), SMP Muhammadiyah 6 Krian (1 guru), MTs Muhammadiyah 1 Taman (2 guru), SMP Muhammadiyah 8 Tanggulangin (1 guru), SMP Muhammadiyah 9 Boarding School Tanggulangin (2 guru), dan SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo (2 guru).

Misi Budaya di Kuala Lumpur

Selain mengikuti kompetisi akademik, para peserta juga akan terlibat dalam kegiatan pertukaran budaya di Pondok Moden Al Abaqirah MAIWP, Kuala Lumpur, Malaysia. Dalam kesempatan tersebut, delegasi akan menampilkan beragam pertunjukan seni khas Indonesia, mulai dari choir medley lagu Nusantara, drama musikal, tari piring, keroncong, shadow puppet, wayang, tari remo, coral speaking, hingga lagu daerah “Rek Ayo Rek”.

Partisipasi dalam MYPO 3.0 ini menjadi langkah strategis Foskam Sidoarjo dalam memperluas wawasan global sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia di kancah internasional (#)

Jurnalis Mahyudin Syaifulloh Penyunting Mohammad Nurfatoni

Baca Juga:  Halalbihalal Miosi: Perkuat Ukhuah, Apresiasi Amal Ramadan Siswa