Feature

Masjid Al-Qasem IAD Diresmikan, Rektor: Mahasiswa Lebih Betah di Masjid daripada di Cafe

82
×

Masjid Al-Qasem IAD Diresmikan, Rektor: Mahasiswa Lebih Betah di Masjid daripada di Cafe

Sebarkan artikel ini
Masjid Al Qasem Institut Ahmad Dahlan (IAD) Kota Probolinggo diresmikan. Masjid estetik dan Instagramable, agar mahasiswa lebih senang dan betah di masjid daripada di cafe
Masjid Al Qasem Institut Ahmad Dahlan (IAD) Kota Probolinggo diresmikan. Mendikdasmen Prof. Abdul Mu’ti, M.Ed., menandatangani prasasti peresmian Masjid Al Qasem IAD, Sabtu (17/1/2026) (Tagar.co/Izza El Mila)

Masjid Al-Qasem Institut Ahmad Dahlan (IAD) Kota Probolinggo diresmikan. Masjid estetik dan Instagramable, agar mahasiswa lebih senang dan betah di masjid daripada di cafe

Tagar.co – Mendung menggelayut di atas langit Kota Probolinggo. Kondisi ini menambah syahdu suasana peresmian Masjid Al-Qasem dan Gedung Kuliah Bersama Institut Ahmad Dahlan (IAD) Kota Probolinggo Jawa Timur, Sabtu (17/1/2025). Lokasinya di Kelurahan Kedopok, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo.

Rektor IAD Kota Probolinggo Dr. Benny Prasetiya, M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan, kampus IAD ini telah berkembang menuju perguruan tinggi kelas menengah. Perguruan tinggi menengah itu apabila mahasiswa 5000. Saat ini IAD masih 2500 mahasiswa .

“Mulai berdiri sejak 1986, dan baru menjadi Institut 3 tahun terakhir. IAD dulu bernama Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAI) Muhammadiyah, yang berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Terakhir 13 tahun menempati lingkungan Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Kota Probolinggo. Ini juga berkat doa-doa dari Panti Asuhan,” ujarnya disambut tepuk tangan hadirin.

Menurut Benny Prasetiya, dengan jumlah mahasiswa yang mencapai 2500, maka perlu ruang kelas yang lebih banyak. Kami menghubungi Direktur Salsabila Grup, Dr. Osama Muhammad Gareba, donator Masjid Al Qasem IAD, sejak dua tahun yang lalu.

Baca Juga:  Kemendikdasmen Luncurkan Program Pelatihan Pendidikan Inklusif, 1.500 Guru Ditargetkan Jadi GPK

“Masjid Al Qasem IAD Kota Probolinggo ini kami bangun seestetik mungkin. Masjid ini Instagramable, agar mahasiswa lebih senang dan betah di masjid daripada di cafe,” ungkapnya disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.

“Kami minta Pak Abdul Malik untuk mendesainnya. Tidak terlalu besar, tetapi cukup estetik. Konsepnya masjid yang berada di tengah-tengah taman. Di belakang sudah kami bangunkan kolam yang isinya ikan koi yang membuat suasana semakin syahdu,” tambahnya kembali mendapat applaus hadirin.

Masjid Al Qasem Institut Ahmad Dahlan (IAD) Kota Probolinggo Jawa Timur tampak depan (Tagar.co/Izza El Mila)

Universitas Pertama di Kota Probolinggo

Sementara itu Walikota Probolinggo, dr. H. Aminudin, Sp.OG., M.Kes., menyampaikan ucapan selamat datang di Kota Probolinggo untuk Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Abdul Mu’ti, M.Ed.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya difasilitasi oleh Institut Ahmad Dahlan. Saya belum bisa mengundang Pak Menteri, tapi IAD sudah berhasil mengundang Pak Menteri,” ujarnya disambut applaus hadirin.

Dia mengungkapkan, baru menjabat sebagai Walikota Probolinggo 10 bulan. Dan melihat perkembangan IAD sangat luar biasa. Kami berharap IAD menjadi universitas pertama di Kota Probolinggo.

Baca Juga:  UAS Khotbah di Kemendikdasmen, Abdul Mu'ti Ajak ASN Jadikan Kerja sebagai Ibadah

“IAD menjadi kebanggaan Kota Probolinggo. Tidak hanya menjadi kebanggaan warga Muhammadiyah, tapi juga masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Indeks Pembangunan Manusia

Kami bersemangat untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di bidang pendidikan, sebagaimana yang sudah digariskan oleh Kemendikdasmen.

“Kami telah membuat inovasi di bidang pendidikan. Fokus perbaikan sekolah. Penguatan guru dari SD hingga SMP dengan konsultasi dan kolaborasi dengan IAD,” paparnya.

Dia menjelaskan, Kota Probolinggo kota kecil dengan 5 kecamatan dan 29 kelurahan. Semoga langkah ini bisa menguatkan. Dan kami siap untuk menyongsong Indonesia emas 2045.

“Kepada Dr. Osama Muhammad Garebah terima kasih atas kerjasamanya, dan terus dikembangkan lagi. Untuk menguatkan kita dalam meningkatkan pendidikan di Kota Probolinggo. Selamat dan sukses atas persemian Masjid Al Qasem dan Gedung Kuliah Bersama bagi kemajuan Kota Probolinggo,” pesannya. (#)

Jurnalis Izza El Mila. Penyunting Sugiran.