Feature

IGABA Balongpanggang Perkuat Kolaborasi dan Kemandirian PAUD Aisyiyah

42
×

IGABA Balongpanggang Perkuat Kolaborasi dan Kemandirian PAUD Aisyiyah

Sebarkan artikel ini
Ketua Majelis PAUD-Dasmen PCA Balongpanggang Liza Rahmawati menyampaikan sambutan (Tagar.co/Istimewa)

IGABA bersama Majelis PAUD-Dasmen PCA Balongpanggang menyatukan langkah empat lembaga Aisyiyah untuk memperkuat kolaborasi dan kemandirian dalam meningkatkan mutu pendidikan usia dini.

Tagar.co – IGABA bersama Majelis PAUD-Dasmen Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Balongpanggang, Gresik, Jawa Timur, menggelar rapat kerja di Villa Nila, Kota Batu, Jawa Timur, Rabu (10/12/2025), dengan fokus memperkuat kolaborasi dan arah pengembangan pendidikan anak usia dini.

Empat lembaga Aisyiyah—TK Aisyiyah 22, TK Aisyiyah 28, KB Aisyiyah 07, dan KB Aisyiyah 15—hadir untuk menyatukan langkah dan merumuskan program kerja bersama.

Baca juga: Dari Balongpanggang ke Panggung FFU: Tari Rancangkapti Jadi Simbol Keanggunan Islami

Acara dipandu Kholidah dari TK ABA 22 Balongpanggang. Setelah itu, suasana menjadi hening ketika Yenni Dwi Anggrainy, S.Pd., dari TK ABA 28 Karang Semanding melantunkan Surah Ar-Rahman. Bacaan yang merdu itu membuat peserta sejenak larut sebelum memasuki rangkaian acara inti.

Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Kepala TK Aisyiyah 22, Minarti, S.Pd., mengajak peserta memperkuat persaudaraan sebagai fondasi kerja bersama.

Baca Juga:  IGABA Sidoarjo Gelar Halalbihalal dan Bagi Bingkisan
Peserta rapat kerja IGABA bersama Majelis PAUD-Dasmen PCA Balongpanggang di Villa Nila, Kota Batu, Jawa Timur, Rabu (10/12/2025), (Tagar.co/Istimewa)

Ketua Majelis PAUD-Dasmen PCA Balongpanggang Liza Rahmawati, S.Pd., memaparkan urgensi kemandirian Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) sesuai Instruksi Pimpinan Pusat Aisyiyah Nomor 256/PPA/D/XII/2023.

“Kemandirian ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan usia dini dan memperkuat kapasitas kelembagaan,” ujarnya.

Dalam sesi berikutnya, Liza Rahmawati yang juga Kepala SD Muhammadiyah 1 Balongpanggang itu menegaskan perlunya kesiapan mental dan program yang terstruktur.

Ia menggambarkan proses kemandirian dengan filosofi anak panah dan busur—mundur sejenak untuk menata strategi, lalu melesat tepat sasaran. Liza juga mengingatkan agar aktivitas guru diniatkan sebagai ibadah agar memberi nilai lebih pada setiap proses.

Dia menutup pemaparannya dengan komitmen bahwa PCA bersama Majelis PAUD-Dasmen siap mendukung penuh langkah-langkah IGABA. Raker diakhiri dengan doa yang dipimpin Kusmiati, S.Pd., Kepala KB Aisyiyah 07 Balongpanggang. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni