
Busana daur ulang rancangan siswi kelas XII mencuri perhatian juri dan penonton. Melalui kreativitas yang ramah lingkungan, SMK Pemuda Krian menegaskan bahwa dakwah bisa berjalan seiring dengan kepedulian pada bumi.
Tagar.co – Di bawah langit biru yang cerah, semangat itu membara. Suara tambur menggema, langkah kaki berpadu dalam irama kebersamaan. Wajah-wajah bahagia tampak di sepanjang jalan, menyambut kemeriahan Pawai Milad Ke-113 Muhammadiyah yang digelar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krian, Ahad (9/11/2025) di Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Robotik, Nail Art, dan Busana Tinkerbell: Cara SMK Pemuda Krian Memikat Siswa SMP
SMK Pemuda Krian turut menjadi bagian dari perayaan penuh warna ini, membawa semangat muda, kreativitas, dan kebanggaan dalam balutan budaya yang memesona.
Pawai akbar tersebut diikuti berbagai amal asaha Muhammadiyah (AUM), organisasi otonom (ortom), Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), serta simpatisan Muhammadiyah di Krian, yang semuanya tampil dengan penuh semangat dakwah dan persaudaraan.
Dari barisan depan tampak mobil polisi mengawal jalannya kegiatan, disusul oleh para tokoh PCM Krian, ibu-ibu Aisyiyah, MPKU, Tapak Suci, serta lembaga pendidikan Muhammadiyah seperti SD Muhamamdiyah 1 (Sakri), SD Muhammadiyah 2 (Mukrida), TK Aisyiyah, SMP Muhammadiyah 6 (Meka), dan tentu saja SMK Pemuda Krian (Smedaka) yang tampil mencuri perhatian.
Rute pawai dimulai dari halaman SMP Meka dan berakhir di SD Sakri, menempuh jarak sekitar 2,5 kilometer. Sepanjang perjalanan, warga menyambut meriah dengan tepuk tangan dan sorak antusias, sementara lantunan musik dan suara sound system menambah semarak suasana.

Jadi Sorotan
Kreativitas siswa SMK Pemuda Krian benar-benar menjadi sorotan. Setiap jurusan menampilkan tema busana yang unik dan sarat makna:
-
Desain Komunikasi Visual (DKV) dengan gaya sporty yang energik,
-
Akuntansi dengan busana syar’i yang anggun,
-
Bisnis Digital dengan kostum berbahan daur ulang yang inovatif, dan
-
TITL (Teknik Instalasi Tenaga Listrik) dengan tema pendidikan, sains, dan teknologi yang futuristik.
Tim SPMB SMK Pemuda Krian turut memeriahkan suasana dengan mengenakan busana adat khas di stan promosi sekolah, memperkuat identitas budaya Nusantara di tengah parade modernitas.
Baca juga: Siswa SMK Pemuda Krian Belajar Arti Perjuangan dari para Veteran
Salah satu penampilan paling menarik datang dari Kholila Tyas Amalia, siswi Lelas XII Bisnis Digital, yang mengenakan busana daur ulang elegan hasil karyanya sendiri. Kostum itu bukan sekadar pakaian, tetapi simbol kepedulian terhadap lingkungan dan bukti nyata bahwa kreativitas bisa lahir dari kesadaran ekologis.
Yang tak kalah memukau, Kepala SMK Pemuda Krian Desy kartikaningtyastuti, S.Pd. turut tampil sebagai salah satu maskot. Ia mengenakan kostum biru megah bernuansa tari kreasi dan karnaval yang dimodifikasi dengan indah, memancarkan aura kebanggaan dan semangat seni yang tinggi.
Berkat penampilan spektakuler tersebut, Smedaka berhasil meraih Juara 2 Maskot Terbaik dalam Pawai Milad Ke-113 Muhammadiyah.
Prestasi ini menjadi bukti nyata semangat kolaborasi dan kreativitas keluarga besar SMK Pemuda Krian dalam menghidupkan nilai seni, budaya, dan dakwah yang menggembirakan — sejalan dengan spirit Islam berkemajuan yang senantiasa dijunjung tinggi oleh Muhammadiyah. (#)
Jurnalis Fransy Herani Putri Penyunting Mohammad Nurfatoni












