
Suasana SD Almadany Jumat pagi begitu manis. Anak-anak kelas I dan II belajar membuat cup cake bersama Chef Azaline, menikmati pengalaman belajar yang kreatif, kolaboratif, dan penuh kebahagiaan.
Tagar.co — Jum’at (7/11/2025) pagi, aroma butter dan cokelat yang sedang dilelehkan menyeruak dari selasar lantai satu SD Alam Muhammadiyah (Almadany) Kebomas, Gresik, Jawa Timur.
Udara yang lembap dan mendung tak menyurutkan semangat para siswa kelas I dan II yang tengah mengikuti kegiatan Guest Teacher bertema Cooking with Happiness.
Kegiatan kali ini terasa istimewa karena menghadirkan Azaline Shazlina, ibunda dari Aira Laha Afaf Khailuna, siswi kelas II Ibnu Sina, sebagai narasumber. Dengan sapaan akrab “Buna”, Azaline membagikan resep dan praktik langsung membuat cup cake sederhana yang lezat.
Baca juga: Cilukba Almadany: Belajar Menanam Semihidroponik dengan Cara Menyenangkan
“Bahan-bahannya mudah sekali: tepung terigu, telur, butter atau margarin, gula, cokelat, dan berbagai topping seperti meses, stroberi, dan sprinkel,” jelasnya sambil menata peralatan di meja demonstrasi.
Sebanyak 151 siswa tampak antusias mengikuti setiap langkah. Mereka memperhatikan cara mencampur telur dan gula hingga mengembang, lalu menambahkan butter dan cokelat yang telah dilelehkan.
Setelah itu, adonan dicampur dengan tepung terigu dan dituangkan ke dalam cetakan cup cake yang sudah disiapkan.
Dua oven listrik di pojok selasar pun mulai menyala, memanggang adonan dengan suhu 150 derajat selama sekitar 15 menit. Aroma manis kue yang mulai matang membuat suasana semakin riuh oleh tawa dan rasa penasaran anak-anak.

Usai memanggang, tibalah saat yang paling dinanti: menghias cup cake. Satu per satu siswa berbaris rapi, mengambil giliran menghias dengan topping sesuai selera. Ada yang menaburkan meses, ada pula yang menambahkan potongan stroberi segar.
“Seru banget, baru kali ini lihat cara buat cup cake. Apalagi bisa makan bareng teman sekelas,” ujar Javier Aktam, siswa kelas II Ibnu Sina, sambil tersenyum lebar.
Kepala SD Almadany, Lilik Isnawati, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Guest Teacher merupakan bentuk nyata kolaborasi antara sekolah dan wali murid dalam menciptakan pengalaman belajar bermakna.
“Anak-anak tidak hanya belajar membuat kue, tapi juga dilatih jiwa entrepreneurship dan kerja sama. Ini bagian dari pembelajaran yang menumbuhkan kemandirian dan kreativitas,” ujarnya.
Pagi itu, halaman SD Almadany tak hanya dipenuhi aroma manis cup cake, tetapi juga tawa bahagia dan semangat belajar anak-anak. Dari dapur kecil di sekolah inilah, benih rasa percaya diri dan kerja kolaboratif mulai tumbuh—dengan resep sederhana: belajar dengan hati yang bahagia. (#)
Jurnalis Eli Syarifah Penyunting Mohammad Nurfatoni












