
Sabtu pagi di Kota Probolinggo menjadi saksi lahirnya kepemimpinan baru IGABA. Dengan pesan tujuh karakter perempuan berkemajuan, mereka siap menginspirasi gerakan pendidikan anak usia dini yang berakar pada nilai keislaman dan kemodernan.
Tagar.co – Sabtu pagi di Gedung Nyai Walidah, Jalan Mayjen Panjaitan, Kota Probolinggo, menjadi saksi lahirnya kepemimpinan baru para pendidik Aisyiyah. Dengan ikrar yang bergema dan wajah penuh keyakinan, 15 pengurus Pimpinan Daerah Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) resmi dikukuhkan, menandai langkah baru perempuan berkemajuan di dunia pendidikan anak usia dini.
Pengukuhan Penuh Makna
Acara yang digelar Sabtu (1/11/2025) ini dihadiri 142 undangan, terdiri atas guru amal usaha Aisyiyah (AUA), perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Probolinggo, Majelis PAUD Dasmen, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA), serta tamu dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo.
Hadir pula perwakilan Himpaudi, IGRA, IGTKI, pengawas pendidikan agama Islam (PAIS), dan penilik PAUD.
Baca juga: Hari Tak Biasa, Belajar Menyenangkan di TK Aisyiyah I Kota Probolinggo
Acara dimulai pukul 08.15 WIB oleh MC Dwi Febria Wulandari, S.Pd., dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Wiji Novi Ali, S.Pd. Lagu Indonesia Raya, Mars Aisyiyah, dan Mars IGABA kemudian berkumandang, dipandu Fatmawati, S.E., S.Pd., menambah semangat nasionalisme dan kebersamaan di ruangan itu.
Momen Ikrar dan Pengukuhan
Puncak acara berlangsung saat Dra. Tri Gusmienarti memimpin pembacaan ikrar yang diikuti oleh seluruh Pimpinan Daerah IGABA Kota Probolinggo periode 2024–2029.
Prosesi pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua PDA Kota Probolinggo, Dra. Endang Dewi Fatimah, yang menegaskan pentingnya peran IGABA dalam memperkuat pendidikan anak usia dini di bawah naungan Aisyiyah.
Amanah Baru dan Semangat Kolaborasi
Ketua terpilih IGABA Kota Probolinggo, Aryzana Maharany, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan. “Alhamdulillah, saya diamanahi sebagai ketua di periode ini dengan menggandeng Prasasti Salviyanatan, S.Pd., sebagai wakil, dan Eli Nuryanti, S.Pd., sebagai sekretaris,” ujarnya.
Ia menambahkan, proses musyawarah daerah telah dilaksanakan pada 28 September 2025 dengan melibatkan 21 calon dan menghasilkan 15 formatur pimpinan daerah. Aryzana berharap kepengurusan baru ini dapat menjadi wadah kolaboratif bagi guru-guru TK Aisyiyah untuk terus berinovasi dan meningkatkan profesionalisme.
Tujuh Karakter Perempuan Berkemajuan
Dalam arahannya, Ketua PDA Kota Probolinggo, Dra. Endang Dewi Fatimah, menegaskan pentingnya membangun karakter perempuan berkemajuan. Ia menyebut tujuh karakter yang harus dimiliki oleh warga Aisyiyah dan anggota IGABA: beriman dan bertakwa, taat beribadah, berakhlak karimah, berpikir tajdid, bersikap wasatiyah, beramaliah salihah, serta bersikap inklusif.
“Guru PAUD harus terus mengasah diri untuk meningkatkan kualitas diri. Jadilah pemimpin yang profetik sesuai karakter Nabi Muhammad Saw.,” pesannya.

Apresiasi dari Dinas Pendidikan
Sambutan hangat juga datang dari Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Disdikbud Kota Probolinggo, Rina Chidayatiningsih, S.Pd., SD., M.Pd.
Ia mengapresiasi kolaborasi yang selama ini terjalin antara IGABA dan Disdikbud dalam berbagai kegiatan peningkatan mutu pendidikan.
“Selamat atas kepengurusan baru IGABA. Semoga menjadi mitra aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi guru di Kota Probolinggo,” ujarnya penuh harap.
Lomba Kreatif dan Penutup Berkesan
Sebagai penutup, diumumkan pemenang lomba desain batik dan lomba menulis berita feature yang digelar IGABA Kota Probolinggo dalam rangka milad ke-28.
Pemenang Lomba Desain Batik
-
Amalia Nofrianti Budiharjo, S.Pd.
-
Martika Hariyani, S.Pd.
-
Ari Setyowati, S.Pd.
Pemenang Lomba Penulisan Berita Feature
-
Wike Widiawati, S.Pd.
-
Siti Juma’ani, S.Pd.
-
Hamida Ari Wijayanti, S.Pd.
Acara diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh tamu undangan dan pengurus baru sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus bergerak memajukan pendidikan anak usia dini di bawah panji Aisyiyah.
Jurnalis Wike Widiawati Penyunting Mohammad Nurfatoni












