
Sabtu yang biasanya libur, bagi murid TK Aisyiyah I Kota Probolinggo justru jadi momen penuh keceriaan. Lewat Parents Teaching dan Outing Class, anak-anak belajar buah dengan cara kreatif dan menyenangkan.
Tagar.co – Sabtu biasanya menjadi hari libur bagi murid TK Aisyiyah alias Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) I Kota Probolinggo. Namun, pada Sabtu (4/10/2025), suasana di sekolah nonformal jenjang PAUD ini justru semarak. Anak-anak Kelompok A tetap beraktivitas melalui dua agenda spesial: Parents Teaching dan Outing Class.
Kedua kegiatan ini diinisiasi oleh paguyuban wali murid. Tujuannya sederhana, tetapi bermakna: memberi pengalaman belajar nyata dan menyenangkan, sesuai topik pembelajaran pekan itu, yakni “Aku Suka Makan Buah.”

Belajar dari Orang Tua
Di kelas A1, suasana riuh penuh antusias. Wali murid Defi Rizki Amalia menjadi “guru sehari” yang memandu anak-anak membuat parsel dan minuman es buah. Mereka dengan cekatan menata apel, jeruk, anggur, susu, dan kue cokelat dalam wadah, lalu membungkusnya dengan plastik bening. Hasilnya, parsel buah berwarna-warni siap dibawa pulang.
Tak berhenti di situ, anak-anak juga membuat es buah. Mereka memotong melon dan semangka berbentuk dadu kecil, lalu mencampurnya dengan susu, es krim, sirup, dan es batu. Tawa riang terdengar ketika hasil racikan itu langsung mereka nikmati bersama.
Sementara itu, di kelas A2, wali murid Bunga Ayuningtyas W., yang juga ketua paguyuban, mengajak anak-anak membuat salad buah. Anak-anak terlibat langsung, mulai dari memotong buah, mencampur saus dari susu dan mayones, hingga menambahkan parutan keju sebagai topping. Hasilnya, salad sederhana terasa istimewa karena dibuat dengan kebersamaan.

Outing Class: Belajar di Luar Kelas
Pengalaman berbeda dirasakan Kelompok A3 yang berkunjung ke kebun anggur di Jalan Sunan Ampel, Jrebeng Lor, Kedopok. Kegiatan dibuka dengan sambutan dari wali kelas Umi Kulsum, S.Pd., serta Ketua Paguyuban Rio Triwahyudi Deddy N. Mereka disambut hangat oleh Ketua Kampung Anggur, Probi Fadli Rohman.
Anak-anak diajak menanam bibit anggur di polybag, memetik buah anggur yang ranum, hingga membuat jus anggur bersama istri Pak Fadli, Dwita Kumalasari. “Semoga anak-anak senang belajar dan bermain di sini,” ujar Fadli. Benar saja, wajah polos anak-anak tampak berbinar saat meneguk jus anggur buatan mereka sendiri.
Tak kalah seru, Kelompok A4 mengunjungi Fruit Store di Jalan KH. Agus Salim, Mayangan. Di sana, anak-anak belajar mengenal berbagai buah dan manfaatnya. Mereka kemudian membuat hiasan buah: memotong, menusuk sate buah, hingga menyusunnya menjadi bentuk geometri yang cantik. Kegiatan ditutup dengan foto bersama, lengkap dengan hasil kreasi yang berwarna-warni.

Pengalaman yang Berkesan
Dari membuat salad, parsel, hingga menjelajah kebun anggur, anak-anak Kelompok A mendapat pengalaman langsung yang memperkaya pemahaman mereka. Belajar tidak lagi sekadar mendengar penjelasan guru di kelas, melainkan praktik nyata yang melibatkan orang tua, lingkungan, dan kreativitas bersama.
Meski sederhana, Sabtu produktif ini meninggalkan kesan mendalam. Anak-anak bukan hanya belajar mencintai buah, tetapi juga belajar berbagi, bekerja sama, dan merasakan gembiranya belajar dengan cara berbeda. (#)
Penulis Wike Widiawati Penyunting Mohammad Nurfatoni












