Feature

Dari Ciputra ke Gresik: SDMM Siap Lahirkan Inovator Edukasi di TLC 2026

43
×

Dari Ciputra ke Gresik: SDMM Siap Lahirkan Inovator Edukasi di TLC 2026

Sebarkan artikel ini
Para guru SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik berfoto bersama usai mengikuti School to School Conference 2025 di Sekolah Ciputra, Surabaya, Sabtu (11/10/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya SDMM memperkuat pembelajaran berbasis proyek, STEM, dan semangat lesson study dalam menyongsong Teacher Laboratory Conference (TLC) 2026. (Tagar.co/Ria Pusvita Sari)

Dari Ciputra ke Gresik, guru SDMM membawa semangat baru untuk melahirkan inovator edukasi. Teacher Laboratory Conference (TLC) 2026 akan jadi panggung pembelajaran berbasis proyek, STEM, dan lesson study yang kolaboratif.

Oleh Ria Pusvita Sari, M.Pd., Quality Assurance SDMM

Tagar.co – Geliat inovasi pendidikan tak pernah surut di SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik, Jawa Timur. Saya, bersama 52 guru SDMM, mengikuti kegiatan menakjubkan School to School Conference 2025 Sekolah Ciputra yang sukses dihelat pada Sabtu, 11 Oktober 2025 lalu.

Partisipasi aktif ini bukan sekadar hadir, melainkan menjadi misi strategis yang semakin memperkokoh visi SDMM dalam menyuguhkan ekosistem pembelajaran yang adaptif, mendalam, dan relevan dengan tantangan masa depan.

Baca juga: Ria Pusvita Sari Dampingi Guru MI Mutwo Susun Core Values Madrasah

Dalam atmosfer inspiratif konferensi yang digagas oleh Sekolah Ciputra, saya berkesempatan menyelami dua kelas pelatihan yang menggugah nalar dan praktik.

Sesi pertama berfokus pada desain pembelajaran berbasis proyek untuk TK dan SD. Kelas ini membuka cakrawala baru tentang bagaimana proyek dapat menjadi jembatan holistik bagi perkembangan kognitif, sosial, dan emosional peserta didik usia dini.

Baca Juga:  Ramadan Ceria SDMM: Ikhtiar Menghadirkan Ibadah yang Menggembirakan bagi Anak

Diskusi mendalam dengan para praktisi Sekolah Ciputra menegaskan pentingnya Project-Based Learning (PjBL) sebagai metode yang memungkinkan anak-anak belajar secara aktif, kreatif, dan kontekstual.

Pembelajaran STEM dengan Pendekatan Design-Based Thinking

Tak kalah menarik, sesi kedua mengupas tuntas cara merancang pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) dengan pendekatan Design-Based Thinking.

Di sinilah sinergi antara ilmu pengetahuan, teknologi, rekayasa, dan matematika tidak hanya diajarkan secara terpisah, melainkan diintegrasikan melalui proses berpikir desain yang sistematis.

Mulai dari menggugah empati, mengidentifikasi masalah, ideasi solusi, membuat prototipe, hingga pengujian dan evaluasi—semuanya dibahas dengan gamblang, menunjukkan bagaimana anak-anak dapat menjadi inovator sejak dini.

Bagi saya, penguatan dari kedua sesi ini sungguh game-changer! Saya tidak hanya memperoleh teori dan contoh praktis terbaru, tetapi yang terpenting, ini memberikan validasi dan semakin memantapkan keyakinan kami.

Bahwa segala upaya yang telah kami rintis bersama guru-guru SDMM dalam implementasi project-based learning dan integrasi STEM ternyata sudah sangat selaras dengan filosofi design-based thinking yang modern dan progresif. Kami memulainya sejak semester II tahun ajaran 2024/2025.

Baca Juga:  SDMM Mengajak Guru PAUD Se-Kabupaten Gresik Menumbuhkan Green Learning sejak Dini

Kehadiran modul panduan pembelajaran STEM yang baru saja diluncurkan Kemendikdasmen pada September 2025 semakin mempertegas posisi SDMM. Ini bukan kebetulan semata. Kami merasa berada di jalur yang sangat tepat, sejalan dengan visi Kemendikdasmen untuk menciptakan generasi pembelajar yang adaptif dan inovatif.

Modul ini menjadi kompas yang memandu SDMM untuk terus bergerak maju, memastikan setiap langkah inovasi pembelajaran berbasis STEM berada dalam koridor standar nasional dan internasional.

Dengan segudang pengalaman, validasi, dan semangat baru dari panggung School to School Conference 2025, SDMM tidak hanya bertekad menjadi sekolah berbasis STEM yang terdepan, tetapi juga siap mengukir jejak sebagai pusat pengimbasan ilmu dan praktik terbaik bagi rekan-rekan guru dari berbagai institusi.

Kilas Balik Cerita Sukses TLC SDMM 2025 dan Menyongsong TLC SDMM 2026

Semangat berbagi dan berkolaborasi sejatinya bukan hal baru bagi SDMM. Tahun sebelumnya, SDMM telah sukses besar menyelenggarakan Teacher Laboratory Conference (TLC) 2025—sebuah forum yang mempertemukan ratusan guru dari berbagai wilayah untuk saling bertukar ide, strategi, dan pengalaman terbaik dalam dunia pendidikan.

Baca Juga:  Murid SD Almadany Panen Telur Asin Hasil Proyek STEM

Acara tersebut menjadi bukti nyata komitmen SDMM dalam menjadi garda terdepan inovasi pendidikan dan pusat pengembangan profesional guru. Kesuksesan TLC 2025 menjadi fondasi kuat sekaligus inspirasi bagi penyelenggaraan TLC 2026 yang diyakini akan jauh lebih semarak dan berdampak luas.

Yuk, para kepala sekolah dan guru, nantikan serta ikuti secara detail perjalanan, inovasi, dan terobosan kami dalam dunia pendidikan pada acara akbar Teacher Laboratory Conference (TLC) 2026 yang akan diselenggarakan di SDMM Gresik. Kami mengundang seluruh insan pendidikan untuk menjadi bagian dari revolusi pembelajaran di SDMM.

TLC 2026 nanti bukan sekadar konferensi, melainkan sebuah platform bagi guru-guru untuk berkolaborasi, belajar, dan tumbuh bersama—menciptakan masa depan pendidikan yang lebih cerah. (#)

Gresik, Jumat 17 Oktober 2025

Penyunting Mohammad Nurfatoni