Feature

Kebersihan Cermin Prestasi: Aksi Nyata MI Muhipat dalam World Cleanup Day 2025

50
×

Kebersihan Cermin Prestasi: Aksi Nyata MI Muhipat dalam World Cleanup Day 2025

Sebarkan artikel ini
Siswa MI Muhipat Ngimboh bergotong royong membersihkan halaman sekolah pada Jumat (3/10/2025) dalam rangkaian aksi World Clean Up Day 2025.

MI Muhipat Ngimboh meriahkan World Clean Up Day 2025 dengan aksi kebersihan yang melibatkan seluruh siswa. Tidak sekadar bersih-bersih, kegiatan ini juga menanamkan nilai hidup sehat dan cinta lingkungan sejak dini.

Tagar.co – Jumat pagi (3/10/2025) di MI Muhammadiyah 4 (MI Muhipat) Ngimboh, Ujungpangkah, Gresik, Jawa Timur, menghadirkan pemandangan yang tak biasa.

Sejak matahari baru naik, halaman madrasah yang penuh warna dengan mural bertuliskan “I ♥ Muhipat” sudah dipenuhi anak-anak berseragam olahraga kuning-hitam.

Mereka tampak berlarian kecil sambil membawa sapu, kain lap, dan peralatan kebersihan lain. Sekolah pun menjelma menjadi ruang belajar terbuka tentang arti gotong-royong dan peduli lingkungan.

Baca juga: MI Muhipat Ngimboh: Madrasah Kecil, Potensi Besar

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari imbauan Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gresik sekaligus bentuk nyata partisipasi madrasah dalam menyukseskan World Cleanup Day 2025.

Acara dimulai dengan senam bersama di halaman sekolah. Gerakan energik para siswa, ditambah langit cerah dan udara pagi yang sejuk, menghadirkan nuansa kebersamaan. Setelah tubuh hangat oleh senam, mereka pun berganti peran menjadi “penjaga lingkungan kecil”.

Setiap anak terlihat antusias menjalankan tugasnya. Ada yang membersihkan jendela kelas, ada pula yang mengumpulkan dedaunan kering ke tempat sampah hijau di tengah halaman.

Seorang guru bahkan terlihat ikut merapikan ranting, sementara anak-anak lain memperhatikan sambil sesekali bersorak kecil.

Suasana riuh penuh tawa ini tidak hanya mencerminkan aksi kebersihan, tetapi juga meneguhkan nilai gotong-royong khas budaya sekolah Muhammadiyah.

Siswi MI Muhipat Ngimboh antusias mengepel lantai dan mengelap kaca toilet sekolah sebagai bagian dari edukasi cinta kebersihan sejak dini.

Sementara itu, di dalam kelas, suasana tak kalah ramai. Beberapa siswi dengan sigap mengelap cermin, mengepel lantai, hingga membersihkan area toilet sekolah. Dengan seragam olahraga kuning-hitam, mereka tampak kompak menjalankan peran masing-masing.

Wajah-wajah kecil itu memancarkan semangat seolah sedang bermain, padahal mereka sedang menunaikan tugas mulia menjaga kebersihan ruang belajar.

Tulisan motivatif berwarna cerah di dinding seperti “Bersih dan Sehat Cermin Hidup Berkualitas” serta “Toilet Bersih Representasi Murid Berprestasi” kian menguatkan pesan moral kegiatan ini: kebersihan bukan sekadar rutinitas, melainkan cermin karakter dan prestasi.

Kepala MI Muhipat Ngimboh, Khusniyawati, S.Pd., menuturkan bahwa kegiatan ini tidak hanya tentang membersihkan sekolah, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter.

“Melalui kegiatan senam dan bersih-bersih ini, kami ingin menanamkan nilai hidup sehat, disiplin, serta kebiasaan cinta kebersihan sejak dini. Anak-anak belajar bahwa lingkungan yang bersih adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Lebih jauh, kegiatan ini menjadi simbol bahwa upaya kecil dari anak-anak sekolah dapat memberi inspirasi bagi masyarakat sekitar. MI Muhipat ingin menumbuhkan budaya cinta kebersihan yang sejalan dengan nilai-nilai Muhammadiyah, sekaligus menggemakan semangat World Clean Up Day 2025.

Kini, setelah aksi usai, halaman hingga ruang kelas tampak lebih segar dan rapi. Namun yang paling penting, wajah-wajah ceria para siswa memantulkan kepuasan: mereka telah belajar bahwa menjaga lingkungan bisa dilakukan dengan sederhana, penuh kegembiraan, dan bermakna. (#)

Jurnalis Elsa Wahyuningtias Penyunting Mohammad Nurfatoni