Opini

Muswil IDI Kalsel: dr. Sigit Prasetia Kurniawan Kembali Terpilih, Anggota Hibahkan Tanah

80
×

Muswil IDI Kalsel: dr. Sigit Prasetia Kurniawan Kembali Terpilih, Anggota Hibahkan Tanah

Sebarkan artikel ini
Dari kiri: Mantan Ketua IDI Wilayah Kalsel Dr Rudiansyah, Prof Ary Yunanto, dan penulis. Hadir dan mendapat cenderamata. (Tagar.co/Istimewa)

Selain memilih kepengurusan baru periode 2025–2028, Musyawarah Wilayah IDI Kalimantan Selatan menghasilkan rekomendasi penting dan dukungan nyata berupa hibah tanah 400 m² di Banjarbaru untuk sekretariat.

Oleh dr. Mohamad Isa Ketua IDI Wilayah Kalimantan Selatan 2004–2010

Tagar.co – Perhelatan Musyawarah Wilayah (Muswil) IX Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kalimantan Selatan telah digelar pada 14 September 2025 di Swiss-Belhotel Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Muswil kali ini mengusung tema “Membangun Soliditas IDI Kalsel Berbakti untuk Banua Berkemajuan.”

Acara tersebut dihadiri utusan dari 13 cabang IDI se-Kalsel, para ketua organisasi profesi spesialis dan seminatan, serta tamu undangan. Dari unsur pengurus pusat hadir perwakilan PB IDI.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan turut memberi dukungan melalui kehadiran Kepala Dinas Kesehatan mewakili gubernur. Hadir pula para ketua organisasi profesi kesehatan di wilayah Kalimantan Selatan.

Jalannya Musyawarah Wilayah

Sidang Muswil diawali dengan pemilihan presidium yang bertugas memimpin jalannya persidangan.

Terpilih sebagai ketua presidium adalah dr. Aulia Ramadhan Supit (Cabang Banjarmasin), didampingi dr. Yudi (Cabang Hulu Sungai Selatan) dan dr. Budi, Sp.PK (Cabang Banjarbaru). Presidium memimpin penyusunan tata tertib sidang dan agenda kegiatan.

Baca Juga:  Benarkah Kita Telah Menang?

Sidang dinyatakan kuorum karena seluruh cabang hadir. Salah satu agenda penting adalah penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2022–2025.

Agenda ini berjalan dinamis karena setiap cabang menyampaikan pandangan umum mengenai persoalan yang dihadapi organisasi kini dan ke depan.

Setelah laporan pertanggungjawaban diterima, sidang berlanjut pada proses pemilihan Ketua IDI Wilayah Kalsel periode 2025–2028. Pemilihan berlangsung alot, demokratis, dan transparan.

Akhirnya, terpilih kembali dr. Sigit Prasetia Kurniawan, Sp.PD-KHOM (Cabang Tanah Laut) sebagai ketua.

Selain itu, Dr. dr. H. M. Rudiansyah, M.Kes., Sp.PD-KGH, FINASIM (Cabang Banjarmasin) terpilih sebagai Ketua MKEK, dan dr. Milhan, Sp.OG., Subspesialis Obgin Sosial, MM (Cabang Rantau) sebagai Ketua MPPK.

Pandangan Umum dan Rekomendasi

Dari pandangan umum yang disampaikan, cabang-cabang merumuskan sejumlah rekomendasi penting, di antaranya:

  • IDI sebagai organisasi profesi yang telah lama berdiri harus mandiri, baik dalam sarana, finansial, maupun kebijakan.

  • Rasa memiliki organisasi perlu terus ditumbuhkan di kalangan anggota.

  • Peningkatan kompetensi anggota harus menjadi prioritas agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga dan meningkat.

  • Etika profesi harus senantiasa dijaga.

  • Pengurus perlu membuat kegiatan yang menarik minat anggota untuk terlibat aktif.

  • Kesejahteraan anggota harus dijaga dan ditingkatkan.

  • IDI dapat bermitra dengan pemerintah, swasta, dan pihak lain yang berorientasi pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

  • IDI harus bersatu dalam satu ikatan organisasi yang solid.

  • IDI perlu memiliki konsep ke depan mengenai tempat bekerja dan berkarya bagi dokter.

  • IDI Kalsel akan mengajukan diri sebagai tuan rumah Muktamar IDI berikutnya yang direncanakan berlangsung di Banjarbaru dan sekitarnya.

Baca Juga:  Silaturahmi 670 Kilometer: Menyusuri Kalimantan dari Banjarmasin ke IKN hingga Tenggarong

Rasa Memiliki yang Nyata

Sebagai wujud nyata rasa memiliki, salah satu anggota, dr. Agus dari Cabang Tanjung, menghibahkan tanah seluas 400 m² di Jalan Trikora Banjarbaru untuk dijadikan sekretariat dan pusat kegiatan IDI.

Dukungan juga datang secara spontan dari anggota lain berupa sumbangan dana untuk pembangunan sekretariat tersebut.

Muswil IDI Kalsel menegaskan kembali pentingnya soliditas organisasi demi memperjuangkan kepentingan anggota sekaligus kemaslahatan umat.

Anggota IDI diharapkan mampu menjaga etika profesi dan terus meningkatkan kompetensi demi pengabdian yang lebih bermakna bagi masyarakat. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni