Feature

Guru PAUD Aisyiyah Kota Probolinggo Menyemai Pembelajaran Mendalam

31
×

Guru PAUD Aisyiyah Kota Probolinggo Menyemai Pembelajaran Mendalam

Sebarkan artikel ini
Izza El Mila memaparkan Growth Mindset pada Diseminasi Pendampingan Pembelajaran Mendalam Majelis PAUD Dasmen Kota Probolinggo, Selasa (9/9/2025) (Wardatus Soleha/Tagar.co)

Hampir seratus guru PAUD ‘Aisyiyah di Kota Probolinggo berkumpul di Gedung Nyai Walidah. Selama empat hari, mereka menyerap ilmu tentang pembelajaran mendalam—berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan—untuk segera dipraktikkan di ruang kelas bersama anak-anak.

Tagar.co – Suasana Gedung Nyai Walidah, sekretariat Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Probolinggo, Jawa Timur, empat hari terakhir tampak berbeda. Hampir seratus guru dari amal usaha Aisyiyah berkumpul, bukan untuk mengajar, melainkan belajar.

Mereka mengikuti Diseminasi Pembelajaran Mendalam yang digelar Majelis PAUD Dasmen Kota Probolinggo pada 9–12 September 2025.

Kegiatan yang dilaksanakan setiap siang pukul 13.00–15.00 WIB ini dibuka dengan penuh khidmat. Indrawati, S.Pd memandu acara. Sementara ayat-ayat suci Al-Qur’an dari surah Al-Mujadalah ayat 11, An-Nahl ayat 125, dan Al-Baqarah ayat 269 dibacakan oleh Vivin Ummu Salma, A.Ma.

Lagu Indonesia Raya dan Mars ‘Aisyiyah kemudian menggema, dipandu Dwi Febria Wulandari, S.Pd, mengukuhkan semangat kebangsaan dan keorganisasian.

Diseminasi ini merupakan tindak lanjut dari Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Pembelajaran Mendalam yang digelar Pimpinan Pusat Aisyiyah bekerja sama dengan Direktorat PAUD, Ditjen PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikdasmen, pada akhir Agustus lalu di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Timur, Surabaya.

Baca Juga:  Ratusan Remaja Ikuti Jirem Ramadan, Belajar Iman hingga Berbagi Takjil

Empat utusan Kota Probolinggo yang hadir dalam bimtek tersebut kini menjadi motor penyebar ilmu. Mereka adalah Ir. Izza El Mila, S.Pd (Majelis PAUD Dasmen), Aryzana Maharanny, M.Pd (TK ‘Aisyiyah 1), Elly Fitriana, S.Pd (TK ‘Aisyiyah 5), dan Eli Nuryanti, S.Pd (TK ‘Aisyiyah 7).

“Segera Dipraktikkan ke Anak-Anak”

Ketua Majelis PAUD Dasmen Kota Probolinggo, Dra. Tri Gusmienarti, mengapresiasi antusiasme para guru. Ia menekankan pentingnya segera mengimplementasikan hasil diseminasi dalam pembelajaran sehari-hari.

“Bunda guru harus segera mempraktikkan dalam pembelajaran. Mohon diikuti semua guru hingga hari Jumat mendatang,” ujarnya memberi dorongan.

Sementara itu, Koordinator Majelis PAUD Dasmen, Dra. Aya Sophia, menilai cepatnya diseminasi ini sebagai tanda gerakan maju ‘Aisyiyah.

“Ini indikator bahwa ‘Aisyiyah itu berkemajuan. Ilmu yang masih hangat langsung diimbaskan kepada rekan guru lainnya. Semoga bisa diimplementasikan dengan baik,” katanya.

Aya Sophia juga mengingatkan, pembelajaran mendalam sejatinya bukan sekadar metode, melainkan cara memuliakan anak. Prinsipnya adalah mindful (berkesadaran), meaningful (bermakna), dan joyful (menggembirakan).

Baca Juga:  Remaja Putri Probolinggo Antusias Ikuti Kajian Bestie Aisyiyah Mayangan
Peserta dan undangan pembukaan Diseminasi Pembelajaran Mendalam Majelis PAUD Dasmen Kota Probolinggo pada hari Selasa (9/9/2025) (Wardatus Soleha/Tagar.co)

Materi Padat, Guru Antusias

Sembilan materi utama dibagi ke dalam empat hari. Hari pertama diisi Izza El Mila dengan topik Growth Mindset dan filosofi kurikulum PAUD ‘Aisyiyah. Hari kedua, Eli Nuryanti membahas kebijakan pembelajaran, perencanaan, serta praktik berbasis pengalaman.

Hari ketiga giliran Aryzana Maharanny membawakan materi STEAM, literasi, dan matematika. Puncaknya, hari keempat, Elly Fitriana mengupas asesmen pembelajaran dan laporan perkembangan anak, ditutup dengan presentasi rencana pembelajaran mendalam dari tiap lembaga.

Salah satu peserta, Hendriani Okvinasari, S.Pd dari TK ‘Aisyiyah 3, mengaku mendapatkan banyak pencerahan.

“Sebagai guru saya harus memiliki growth mindset, pemikiran yang terus bertumbuh. Memahami pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan adalah upaya untuk terus bertumbuh dan berkontribusi meningkatkan kualitas pendidikan. Saya harus mulai berubah menjadi guru yang lebih baik,” ungkapnya penuh motivasi.

Empat hari yang padat itu tidak sekadar menambah wawasan, tetapi juga membangkitkan semangat baru di kalangan guru PAUD ‘Aisyiyah Kota Probolinggo. Dari ruang Nyai Walidah, tekad untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih mendalam kini siap dibawa ke ruang kelas, menemani langkah kecil anak-anak menuju masa depan yang kuat berkarakter. (#)

Baca Juga:  Masjid Al-Qasem IAD Diresmikan, Rektor: Mahasiswa Lebih Betah di Masjid daripada di Cafe

Penyunting Mohammad Nurfatoni