Rileks

Panorama Indah Sun Moon Lake, Pelajaran Hidup bagi Peserta Summer Camp

39
×

Panorama Indah Sun Moon Lake, Pelajaran Hidup bagi Peserta Summer Camp

Sebarkan artikel ini
Peserta Summer Camp foto bersama di kawasan Sun Moon Lake Nantou Selasa (19/8/2025) (Tagar.co/Inneke Matsunami Angelina)

Tak hanya indah dipandang, Sun Moon Lake juga sarat makna budaya dan energi. Bagi siswa Smamda Sidoarjo, kunjungan ke danau terbesar di Taiwan ini menjadi pengalaman belajar yang terpatri dalam hati.

Tagar.co – Selasa pagi (19/8/2025), rombongan peserta Summer Camp 2025 SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo kembali melanjutkan perjalanan menimba ilmu dan pengalaman budaya di Taiwan.

Tepat pukul 09.00, mereka berangkat dari Dayeh University menuju salah satu destinasi alam paling terkenal di Taiwan: Sun Moon Lake, yang berada di jantung Kabupaten Nantou.

Baca juga: Belajar Memasak di Taiwan, Siswa Smamda Sidoarjo Rasakan Bedanya

Perjalanan sekitar satu setengah jam terasa singkat. Antusiasme terlihat jelas di wajah para peserta yang tak sabar menyaksikan langsung keindahan danau legendaris itu.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga merasakan langsung denyut kehidupan dan keindahan alam Taiwan,” tutur Khoirul Umam, guru pendamping yang ikut mendampingi rombongan.

Danau dengan Dua Wajah

Sun Moon Lake, atau dalam bahasa Mandarin disebut Rìyuètán, merupakan danau alami terbesar di Taiwan. Namanya lahir dari bentuknya yang unik: sisi timur menyerupai matahari, sementara sisi barat menyerupai bulan sabit. Pemandangan itu berpadu dengan latar pegunungan hijau yang menjulang, menciptakan panorama bak lukisan hidup.

Baca Juga:  Sepuluh Stan Kantin Smamda Sidoarjo Kantongi Sertifikat Halal BPJPH

“Tempat ini bukan sekadar indah, tetapi juga sarat makna bagi masyarakat Taiwan,” jelas Inneke Matsunami Angelina, mahasiswa Dayeh University yang turut mendampingi rombongan.

Menurut Inneke, Sun Moon Lake sejak lama menjadi destinasi wisata unggulan yang masuk dalam Top Ten Scenic Spots Taiwan. Selain menjadi ikon pariwisata, kawasan ini juga memiliki nilai sejarah dan spiritual, terutama bagi masyarakat Thao, salah satu suku asli Taiwan yang masih menjaga adat serta budayanya hingga kini.

Alam yang Memberi Manfaat

Bagi peserta Summer Camp, kunjungan ini bukan hanya tentang menikmati pemandangan. Mereka juga mendapat wawasan baru tentang peran Sun Moon Lake sebagai sumber energi. Di kawasan ini berdiri pembangkit listrik tenaga air yang memasok sebagian kebutuhan energi Taiwan.

“Anak-anak bisa belajar bagaimana masyarakat Taiwan memanfaatkan kekayaan alam secara bijak, tanpa kehilangan rasa hormat pada alam itu sendiri,” tambah Inneke.

Menjelang siang, peserta berkesempatan berfoto bersama dengan latar danau yang tenang dan memesona. Momen sederhana itu terasa istimewa, menjadi pengingat bahwa perjalanan belajar tidak selalu tertulis di buku, melainkan juga terukir di hati melalui pengalaman langsung.

Baca Juga:  Antusiasme Tinggi Warnai Halalbihalal Muhammadiyah Sidoarjo, Ribuan Warga Sambut Din Syamsuddin

Kunjungan ke Sun Moon Lake memberikan pelajaran berharga bagi peserta Summer Camp Smamda: bahwa keindahan alam adalah warisan yang harus dijaga, dihormati, sekaligus dirayakan. Dari tepian danau yang sunyi itu, mereka belajar bahwa dunia terlalu luas untuk hanya dipandang dari balik jendela kelas. (#)

Jurnalis Naimul Hajar Penyunting Mohammad Nurfatoni