
Appmu Sidoarjo silaturahmi ke Bendahara PWM Jatim, satukan mimpi besar Pemuda Muhammadiyah terjun di dunia bisnis. Jadilah pebisnis yang memberi manfaat, dermawan, dan mempermudah urusan orang lain
Tagar.co – Rabu (13/8/2025) malam menjadi momen istimewa bagi 10 pengurus Asosiasi Pengusaha Pemuda Muhammadiyah (Appmu) Sidoarjo. Bertempat di Kedai Nasi Ayam Hainan Pak Cik, Kawasan Natura Food Park – Buduran Sidoarjo, suasana hangat menyelimuti pertemuan silaturahmi mereka dengan Zainul Muslimin, Bendahara Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim.
Sekitar pukul 19.00 WIB, rombongan 10 pengurus Appmu memasuki kedai. Zainul Muslimin menyambut dengan hangat dan langsung mencairkan suasana. Aura keakraban pun terpancar seperti hubungan seorang ayah dengan anak-anaknya yang memiliki hobi sama, berbicara bisnis. Sambil menikmati menu spesial Kedai Nasi Ayam Hainan yang menggugah selera, diskusi malam itu bergulir penuh rasa kekeluargaan.
Pertemuan ini digagas oleh Ahmad Habib Almutawakkil, Sekretaris Umum Appmu Sidoarjo. Habib sengaja menghubungi Zainul Muslimin karena beliau dikenal sebagai tokoh pebisnis berpengalaman dengan segudang ilmu. Mengawali obrolan, Habib memaparkan sejarah berdirinya Appmu, visi-misi, hingga database bisnis para member.
Zainul mendengarkan dengan penuh perhatian. Sorot matanya tajam, penuh harapan melihat generasi muda Muhammadiyah berani terjun ke dunia bisnis. Sebuah pemandangan yang telah lama ia nantikan. Sesekali Zainul tersenyum bangga, bahkan mengabadikan momen dengan ponselnya saat presentasi berlangsung.
Member 80 Pebisnis Muda
Rata-rata usia pengurus Appmu Sidoarjo memang sebaya dengan anak-anak Zainul, sehingga kehangatan malam itu semakin terasa. Dari obrolan ringan hingga pembahasan serius. Topik mengerucut pada misi Appmu. Mencetak pebisnis sukses, berkemajuan, dan memberi manfaat bagi banyak orang.
Habib mengungkapkan, dalam tiga bulan proses screening anggota, tercatat 80 orang mendaftar sebagai member Appmu. Dari data tersebut, 38 persen adalah calon pebisnis pemula, 47 persen pelaku usaha mikro, 9 persen pelaku usaha kecil, dan 6 persen pelaku usaha menengah.
“Alhamdulillah, gayung bersambut. Mimpi agar anak-anak muda mau terjun ke gelanggang bisnis, Allah Swt pertemukan saya dengan kalian,” ujar Zainul membuka obrolan.
Zainul mengingatkan, saat ini banyak pemuda yang fokus di dunia politik. Sementara minat menjadi pebisnis masih minim. “Untuk itu saya sangat mengapresiasi gerakan ini. Jangan pernah malu dan ragu untuk mendeklarasikan bahwa di Muhammadiyah Sidoarjo ada komunitas pebisnis muda, yaitu Appmu,” tegasnya.
Dengan nada penuh wibawa, dia berpesan, “Jadilah pebisnis yang memberi manfaat, yang dermawan, dan mempermudah urusan orang lain. Karena dengan itu Allah akan menolong bisnis kita,” ujarnya.
Agenda Lanjutan
Menutup pertemuan, Bayu Firdaus, Ketua Appmu Sidoarjo, menyampaikan harapan agar pertemuan ini menjadi titik awal lahirnya gerakan kolaboratif. Baik dalam eksekusi bisnis maupun penyelenggaraan kelas-kelas pelatihan bisnis.
Rencana field trip ke pengusaha sukses Muhammadiyah, program inkubasi bisnis, coaching, hingga business matching pun masuk dalam agenda ke depan.
Silaturahmi berakhir pukul 21.30 WIB. Terlihat Zainul Muslimin sangat bersemangat untuk segera mengeksekusi kegiatan kolaborasi yang telah dibicarakan. Bahkan Zainul memberikan berbagai peluang kerja sama yang bisa langsung diwujudkan bersama.
Harapannya, Appmu Sidoarjo dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif. Tidak hanya bagi para anggota, tetapi juga bagi persyarikatan Muhammadiyah secara luas.
Malam itu, silaturahmi bukan sekadar bertukar sapa, tapi menyalakan api semangat. Appmu Sidoarjo dan Zainul Muslimin sepakat, mimpi besar akan terwujud jika langkah-langkah kecil dilakukan bersama. (#)
Jurnalis Elen Firdaus. Penyunting Sugiran.












