Rileks

Magrib di Masjid Ar-Royyan Buduran, Ratusan Anak Muda Kompetisi Mobile Legend

66
×

Magrib di Masjid Ar-Royyan Buduran, Ratusan Anak Muda Kompetisi Mobile Legend

Sebarkan artikel ini
Magrib di Masjid Ar-Royyan Buduran, bertemu dengan ratusan anak muda peserta kompetisi Mobile Legend. Posisi tepi Jalan Lingkar Timur Sidoarjo dan buka 24 jam. Yang unik kotak infaknya brankas
Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah Buduran Kabupaten Sidoarjo Jatim (Tagar.co/Sugiran)

Magrib di Masjid Ar-Royyan Buduran, bertemu dengan ratusan anak muda peserta kompetisi Mobile Legend. Posisi tepi Jalan Lingkar Timur Sidoarjo dan buka 24 jam. Yang unik kotak infaknya brankas

Tagar.co – Menikmati jalan-jalan sore di kota Sidoarjo Jatim bersama Bendahara Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim drh. Zainul Muslimin, Ahad (27/7/2025). Tujuan pertama adalah output Bumbu Masak Mahmudah (BMM) di kawasan Jalan Putat Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo.

“Ibu tadi pagi keluar ada acara pengajian. Sampai sore ini saya belum kelihatan lagi,” ujar salah satu karyawan outlet BMM ketika Zainul menanyakannya. Sebelum melanjutkan perjalanan, Zainul menyempatkan membeli bumbu mie, soto, gule, rawon, dan tepung crispy.

“Ayo mas, kita salat magrib di Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah Buduran. Itu pemilik BMM ikut menyelesaikan bangunannya, bermiliar-miliar rupiah sumbangannya,” ajaknya, dan saya pun bergegas menuju mobil. Kami putar balik menuju Jalan Raya Surabaya Malang, berjalan ke arah Alun-alun Sidoarjo. Namun jauh sebelum Alun-alun, mobil belok kanan melintasi Jalan Lingkar Timur Sidoarjo.

Baca Juga:  Masjid Tak Sekadar Megah: 4S Penyebab Takmir Gagal Memakmurkan

Sekitar pukul 17.05 WIB tiba di Masjid Ar-Royyan. Terlihat parkir sepeda motor penuh sesak. Orang juga mengenal masjid ini sebagai masjid ramah musafir. Begitu keluar dari mobil setelah parkir, tiba-tiba ada anak muda yang mendekat. Ternyata jurnalis tagar.co, Bayu Firdaus.

“Selamat datang Pak Zainul dan Pak Sugiran. Maaf lagi ramai banyak anak muda di sini. Lagi ada lomba game mobile legend,” sapa pria yang juga Sekretaris Takmir Masjid Ar-Royyan ini dengan senyum mengembang.

Peserta Lomba Wajib Salat Berjemaah

Segera bergegas ke toilet sekalian ke tempat wudu karena sudah menjelang magrib. Ada lima toilet di area laki-laki yang cukup luas dan bersih. Begitu juga dengan tempat wudunya, keramiknya masih kinclong. Terlihat anak-anak muda peserta lomba mobile legend juga bergantian wudu.

Sambil menunggu azan magrib, berbincang sebentar dengan peserta lomba. Namanya Lavina Javas Jierui dari Gedangan Kabupaten Sidoarjo. “Saya dapat informasi lomba di Masjid Ar-Royyan ini dari teman-teman di sekolah. Sebanyak 10 anak dari SMP Negeri 5 Sidoarjo,” jawab singkat anak muda kelas II SMP ini ketika ditanya dapat info lomba mobile legend darimana.

Baca Juga:  Takmir Masjid Ar-Royyan Buduran Menggelar Upgrading dan Rihlah Bersama Keluarga

“Setahu saya baru sekarang ada lomba mobile legend di masjid. Bagusnya peserta tetap diwajibkan mengikuti salah berjemaah. Jadi ketika tiba waktu salat, lomba dihentikan sementara. Mudah-mudahan ada lomba lagi di masjid ini,” ungkapnya.

Waktu magrib tiba. Kali ini imamnya juga anak muda, namanya Fuad Solih, masih berusia 20 tahun. Suara dan bacaannya bagus sekali. Fuad berasal dari Mahad Bunyan Rangkasbitung Provinsi Banten, dan sudah hafal 30 juz. Rakaat pertama setelah Al Fatihah membaca surat At-Thariq, dan rakaat kedua surat Ad-Dhuha.

Kotak infak Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah Buduran Kabupaten Sidoarjo memakai brankas (Tagar.co/Sugiran)

Kopi Teh 24 Jam

Usai salat Magrib, lomba dimulai. Saya bergegas ke teras masjid, tepatnya di sisi selatan. Di sini sudah tersedia kopi bubuk, teh celup, gula pasir, dan dispenser air panas. “Kopi dan teh disediakan 24 jam Pak,” ucap Bayu ketika ditanya tentang fasilitas minuman ini.

Sambil menikmati teh panas,  pandangan tiba-tiba merasa aneh melihat fasilitas lainnya. Seumur-umur belum pernah melihat barang ini di masjid manapun. Kotak infaknya unik. Brankas. Satu brankas di dekat pintu masuk depan, dan satu brankas di dekat pintu masuk utara.

Baca Juga:  Takmir Masjid Ar-Royyan Buduran Menggelar Upgrading dan Rihlah Bersama Keluarga

Masjid Ar-Royyan Buduran yang berada di tepi Jalan Lingkar Timur Sidoarjo ini buka 24 jam. “Banyak musafir yang menginap di masjid ini Pak. Sementara ini kami punya 6 kasur lipat agar mereka bisa istirahat dengan nyaman. Paginya mereka mendapatkan sarapan gratis. Jadinya sekarang terkenal Masjid Ramah Musafir,” jelasnya. (#)

Jurnalis Sugiran.