Feature

Anak Jalanan Berwajah Penghuni Surga

27
×

Anak Jalanan Berwajah Penghuni Surga

Sebarkan artikel ini
Anak jalanan anggota komunitas Bikersmu menghadiri Kopdargab tidak ada satupun yang dibayar atau diganti uang bensinnya. Datang karena merawat ukhuwah dan dakwah.
Wakil Ketua Bikersmu Pusat, Suyipto Hamzah, sambutan di Kopdargab di Glagah Arum, Lumajang. (Tagar.co/Kuswantoro)

Anak jalanan anggota komunitas Bikersmu menghadiri Kopdargab tidak ada satupun yang dibayar atau diganti uang bensinnya. Datang karena merawat ukhuwah dan dakwah.

Tagar.co – Bikersmu pusat hadir di acara Kopi Darat Gabungan (Kopdargab) IV Jatim di Bumi Perkemahan Glagah Arum, Lumajang, Sabtu (27/7/2025).

Suyipto Hamzah,Wakil Ketua Pimpinan Pusat BikersMu, menyampaikan sambutan yang mengundang tawa sekaligus haru.

“Kami selaku wakil dari Pimpinan Pusat mengucapkan selamat datang di Bumi Arya Wiraraja dan selamat serta sukses atas terselenggaranya Kopdargab IV. Luar biasa malam ini,” katanya disambut sorak tepuk tangan para biker.

Ia mengisahkan pengalamannya menembus jalanan ekstrem menuju lokasi. Bukan lewat jalur kota, tapi memotong lewat Probolinggo hingga tembus ke Puncak B29 di Argosari Tengger.

“Baru kali ini saya melewati jalan di antara yang jelek, di antara yang paling jelek,” candanya disambut gelak tawa.

“Tapi alhamdulillah, kami bisa mengawal dan berangkat bersama-sama dengan Mas Taufiq, Ketua BikersMu Jatim. Tapi tentu yang dari pusat harus di depan,” tambahnya sambil tertawa lepas.

Baca Juga:  Bupati Hadiri Pembagian Kado Ramadan Lazismu Lumajang

Namun di balik canda, Suyipto menyelipkan semangat besar. Ia menyebut dua hari ini menjadi bukti bahwa BikersMu Jatim luar biasa dan pantas jadi percontohan untuk seluruh Indonesia.

“Setelah ini, akan kami sampaikan ke Pimpinan Pusat. Kami punya gagasan untuk mengadakan Jambore Nasional. Insyaallah tempatnya di Jawa Timur. Maka tolong, siapkan semangat dan motivasi kita. Bergandengan tangan bersama-sama,” ajaknya.

Sambil tersenyum, ia menyampaikan pantun.

Tuku serabi njaluk imbuh putu

Mlebu kamar ngempakne lampu

BikersMu Jatim bersatu

BikersMu Indonesia pasti maju!

Ia lalu mengingatkan, tak satu pun dari peserta Kopdargab ini yang dibayar untuk hadir. Tak ada uang saku, tak ada bensin gratis. Semua datang karena cinta, karena ingin merawat ukhuwah dan mencari rida Allah.

“Kalau orang mendengar bikers, biasanya membayangkan orangnya sangar. Tapi malam ini, wajah-wajah yang hadir adalah wajah calon penghuni surga. Rasulullah menyampaikan, calon penghuni surga itu wajahnya bersinar dan sumringah,” ucapnya lirih namun penuh makna.

Lalu ia memperkenalkan konsep SIMP kunci sukses BikersMu ke depan.

Baca Juga:  Masjid Uranggantung Kejutan Baru PCM Candipuro

S untuk Soliditas

“Kita hadir dari jauh hanya karena solid. Kita ingin bersatu menyambung persaudaraan.”

I untuk Integritas

“Ini sudah Kopdargab keempat di Jatim. Provinsi lain masih merintis. Maka integritas penting.”

M untuk Mentalitas

“Sebagai warga Muhammadiyah, kita harus utamakan akhlak. Kita berdakwah lewat etika berkendara.”

P untuk Profesional

“Harus ada pelatihan. Bagaimana ukuran rem, gas, hingga perbengkelan. Agar kita profesional, dan keselamatan terjaga.”

Pidato itu bukan sekadar kata-kata. Ia menyulut semangat di dada setiap biker, si anak jalanan. Membuat mereka merasa bukan hanya penunggang motor, tapi pembawa misi mulia: menebar Islam, menjalin ukhuwah, dan menjadi teladan di jalan raya.

Kopdargab IV Bikersmu di Lumajang tak hanya menyatukan mesin dan pengendara, tetapi menghidupkan kembali semangat kebersamaan dalam dakwah berkemajuan.

Dari jargon SIMP inilah, langkah menuju Jambore Nasional mulai dikuatkan. (#)

Jurnalis Kuswantoro  Penyunting Sugeng Purwanto