
Tiga alumni Berlian School memukau dalam Special Moment Angkatan XI. Mereka membawa nostalgia, inspirasi, dan pesan semangat bagi para siswa yang siap melangkah ke jenjang selanjutnya.
Tagar.co – Suasana syahdu menyelimuti Grand Ballroom Hotel Horison, Jalan Kalimantan No. 12A Gresik Kota Baru (GKB), Ahad sore, 15 Juni 2025. Ratusan pasang mata tertuju ke arah pintu belakang, menanti sebuah kejutan.
Lantunan melodi intro lagu “Sebuah Kisah Klasik” dari Sheila On 7 perlahan mengalun, memecah keheningan. Sorot lampu mengikuti langkah anggun seorang perempuan, Aninda Syafitri Karimah, alumni angkatan keenam (2020) SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik (Berlian School).
Aninda melangkah perlahan di antara deretan kursi siswa belakang. Suaranya yang merdu langsung membius 118 siswa kelas VI, para tamu kehormatan, serta guru dan karyawan yang hadir dalam acara “Special Moment Angkatan XI” SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik.
Kehadiran Aninda bukanlah tanpa alasan. Ia bersama dua alumni berprestasi lainnya, Nadian Annita Rizky (angkatan keempat, 2017) dan Fachri Setya Ramadhan (angkatan ketujuh, 2021), sengaja hadir sebagai menjadi bintang tamu istimewa.
“Kami menghadirkan alumni sebagai bintang tamu dalam special moment untuk memberikan hiburan dan memperkenalkan alumni yang berprestasi dalam bidang seni tarik suara dan musik sekaligus memotivasi alumni angkatan XI yang memiliki potensi di bidang yang sama supaya terus melatih bakat mereka agar bisa berprestasi juga,” tutur Irma Sonya Suryana, S.Kom., M.Si., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, yang akrab disapa Sonya.
Sonya menambahkan, ketiganya akan membawakan tiga lagu secara bergantian dan berduet. Ada lagu “Sebuah Kisah Klasik” dan “Sahabat Sejati” dari Sheila On 7, serta “Count on Me” dari Bruno Mars.
Dua alumni perempuan bernyanyi, sementara Fachri piawai memainkan gitar. “Kehadiran alumni di penghujung acara dengan membawakan tiga buah lagu membuat saya seperti dalam suasana konser dan untung saja saya masih bisa mengikuti lagunya,” celetuk Windi Wahyuli, S.ST., Ketua Ikwam. Ia tampak menikmati setiap irama.
Tiga lagu yang mereka bawakan memang begitu akrab di telinga lintas generasi. Hal ini membuat seisi ruangan larut dalam alunan musik. Gemuruh suara siswa dan tamu yang turut bernyanyi menciptakan paduan melodi yang meriah, menghipnotis setiap insan untuk larut dalam lirik-lirik mendalam tentang arti persahabatan.
Nostalgia, Inspirasi, dan Mimpi Baru
Kesempatan tampil di panggung “Special Moment” Angkatan XI Berlian Primary School tak hanya menjadi sebuah kehormatan. Ini juga menyisakan kesan mendalam bagi para alumni. Raut wajah haru dan bahagia tak bisa mereka sembunyikan.
“Perasaan saya senang sekali bisa berjumpa dengan guru-guru dan menghibur adik kelas yang membawa rasa nostalgia bagi saya pada masa sekolah dasar yang playful and fun,” ungkap Fachri.
Ia berharap, penampilannya juga bisa menginspirasi adik-adik kelas. Kelak, Fachri ingin, alumni Berlian School yang hadir hari itu berani mengembangkan potensi yang mereka miliki. Terutama di bidang musik seperti dirinya.
Senada dengan Fachri, Aninda Syafitri Karimah juga merasakan kebanggaan yang luar biasa bisa menjadi bagian dari acara ini. Baginya, momen ini mengingatkannya pada masa-masa latihan dan tampil bersama teman-teman di OST Vokal dan Musik.
“Aku ingin berbagi semangat dan kebahagiaan untuk adik kelas yang lulus tahun ini dan berharap mereka juga terus berkarya dan tidak takut untuk mencoba,” ucap Aninda, penuh semangat.
Terharu
Tak kalah terharu, Nadian Annita Rizky menuturkan perasaannya. “Saya terharu dan senang bisa tampil di depan guru-guru seperti dulu. Kesempatan yang tidak akan terulang dengan memberikan tampilan yang terbaik dan membanggakan,” ujarnya. Suaranya sedikit bergetar.
Dengan tulus, Nadian juga berterima kasih. “Saya tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Ustazah Sonya sebagai guru multitalenta yang selalu membimbing dan melatih saya menyanyi,” ujarnya.
Sebelum berduet membawakan lagu “Sahabat Sejati”, Nadian memberikan pesan yang begitu menyentuh hati para wisudawan. “Untuk adik-adik Berlian School, selamat telah lulus dari SD dan selamat untuk menempuh jenjang pendidikan selanjutnya,” ujarnya.
“Perjalanan masih panjang, banyak pencapaian yang harus kalian raih, potensi-potensi yang harus kalian kembangkan, usaha yang harus kalian giatkan demi tercapainya cita-cita dan impian-impian kalian,” lanjutnya.
“Ingat adik-adik, semakin bertambahnya usia, semakin naik pendidikannya, maka semakin banyak tantangan yang harus kalian hadapi. Untuk itu, impian yang besar perlu perjuangan yang besar pula. Semangat mengejar mimpi!” tandas Nadine, bersambut tepuk tangan riuh.
Pada sesi wawancara, Fachri, Nadian, dan Aninda tak pelit membagikan kiat-kiat mereka untuk mengembangkan bakat di bidang vokal dan bermusik. Berikut tips dari ketiganya.
- Jangan takut mencoba dan jalani semua terlebih dahulu untuk mencari rasa yang tepat, tidak hanya sekadar bernyanyi atau bermain musik saja.
- Pelajari seni musik dan vokal dengan gembira, karena dengan gembira pasti lebih mudah memahaminya.
- Kembangkan bakat yang kalian miliki dengan baik.
- Konsisten latihan dan jangan mudah menyerah, serta percaya pada diri sendiri. (#)
Jurnalis Nurul Qomariyah Penyunting Sayyidah Nuriyah











