Feature

Transformasi Pembelajaran SMP Islam Al Azhar 8 Bekasi Siapkan Guru Adaptif

45
×

Transformasi Pembelajaran SMP Islam Al Azhar 8 Bekasi Siapkan Guru Adaptif

Sebarkan artikel ini
SMP Islam Al Azhar 8 Bekasi menggelar pelatihan pembelajaran mendalam bersama Dr. Gufron Amirullah. Para guru diajak menggali filosofi pendidikan yang mendorong siswa berpikir kritis, kreatif, dan siap menghadapi tantangan abad ke-21.
Dr. Gufron Amirullah (tengah)

SMP Islam Al Azhar 8 Bekasi menggelar pelatihan pembelajaran mendalam bersama Dr. Gufron Amirullah. Para guru diajak menggali filosofi pendidikan yang mendorong siswa berpikir kritis, kreatif, dan siap menghadapi tantangan abad ke-21.

Tagar.co — Gairah inovasi pendidikan tampak bergelora di SMP Islam Al Azhar 8 Bekasi, Jawa Barat. Pada Sabtu, 3 Mei 2025, puluhan guru sekolah itu bersemangat mengikuti Pelatihan Pembelajaran Mendalam, sebuah agenda penting yang dirancang untuk memacu transformasi pembelajaran.

Acara ini menghadirkan narasumber utama, Dr. Gufron Amirullah, dosen Pendidikan Biologi FKIP Uhamka yang dikenal piawai memantik semangat perubahan di kalangan pendidik.

Baca juga: Lulusan SMK Muhammadiyah 4 Cileungsi Tembus Jepang dan Jerman

Dengan gayanya yang dinamis, Dr. Gufron membekali para guru bukan hanya dengan teori, tetapi juga filosofi mendasar: pembelajaran mendalam bukan sekadar metode, melainkan pendekatan yang mendorong siswa berpikir kritis, kreatif, dan mampu menerapkan pengetahuan dalam kehidupan nyata.

“Guru konsisten berinovasi, menjadi fasilitator yang adaptif, dan mampu menggali potensi terdalam setiap siswa. Dengan begitu, proses pendidikan akan menjadi lebih bermakna dan relevan dengan tantangan abad ke-21,” ujarnya memotivasi.

Baca Juga:  Haedar Nashir: Penguasaan Iptek Harus Dituntun Akhlak

Materi pelatihan mencakup dimensi profil lulusan, prinsip pembelajaran mendalam, pengalaman belajar, serta kerangka perencanaan pembelajaran mendalam. Peserta juga diperkenalkan pada sistematika penyusunan rencana pembelajaran mendalam yang diharapkan dapat mereka terapkan dalam kegiatan belajar-mengajar sehari-hari.

Abdullah Rifa’i, Kepala SMP Islam Al Azhar 8, mengungkapkan optimismenya. “Komitmen institusi ini adalah siap adaptif terhadap peningkatan mutu pendidikan, khususnya dalam implementasi pembelajaran mendalam,” ujarnya.

Ia menambahkan dengan antusias, “Asyik dan menginspirasi sekali! Rasanya harus jumpa lagi, deh,” mengindikasikan keberhasilan Dr. Gufron dalam menyampaikan materi yang kompleks dengan cara yang mudah dipahami.

Semangat serupa juga dirasakan para peserta. Salah satu guru berkomentar, “Mantap dan menarik. Enggak ada yang ngantuk juga saya lihat,” sambil memuji metode penyampaian yang interaktif.

Pelatihan ini menjadi penegas bahwa pembelajaran mendalam bukan lagi sekadar jargon pendidikan. Di tangan para guru yang bersemangat, ia menjelma menjadi semangat baru untuk memperbaiki proses belajar-mengajar, menjawab tantangan zaman, dan mempersiapkan generasi muda dengan keterampilan yang relevan. (#)

Baca Juga:  Konferensi Internasional PAUD Tegaskan Komitmen Indonesia pada Wajib Belajar 13 Tahun

Jurnalis Hendra Apriyadi Penyunting Mohammad Nurfatoni