
Muhammad Alfian Fahmy, siswa Kimia Industri SMK Muhammadiyah 2 Benjeng, sukses lolos SNBT 2025 dan diterima di Unesa, membuktikan lulusan SMK juga bisa kuliah di PTN favorit.
Tagar.co — Kabar membanggakan datang dari SMK Muhammadiyah 2 (SMK Muda) Benjeng, Gresik. Muhammad Alfian Fahmy, siswa Jurusan Kimia Industri, sukses menembus Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025 dan diterima di Program Studi Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
Prestasi ini bukan hanya kebanggaan bagi keluarga dan para gurunya, tetapi juga menjadi sorotan positif bagi seluruh sivitas akademika SMK Muhammadiyah 2 Benjeng.
Baca juga: Empat Siswa Smamdela Sukses Tembus SNBT 2025: Ini Rahasia di Baliknya
Alfian berhasil mematahkan stereotipe lama bahwa siswa SMK hanya siap untuk dunia kerja. Ia membuktikan bahwa siswa vokasi juga punya kesempatan yang sama untuk bersaing di jalur akademik nasional, yang selama ini didominasi oleh siswa SMA.
Dari Laboratorium ke Kampus Impian
Sejak kelas X, Alfian dikenal sebagai sosok yang pendiam, tetapi konsisten dan serius dalam belajar. Minat besarnya pada kimia membuatnya rajin mendalami praktikum di laboratorium sekolah. Keuletannya dalam memahami konsep, keterampilan analisis, serta kedisiplinan menyusun laporan praktikum menjadi modal berharga hingga ia menapaki kelas XII.
Meski berasal dari jalur vokasi, Alfian tak pernah membatasi mimpi. Dengan memadukan ilmu praktis dari SMK dan pemahaman teori sains murni, ia berhasil meraih skor kompetitif yang membawanya lolos SNBT dan diterima di Unesa.
Kepala Sekolah: SMK Harus Adaptif
Keberhasilan Alfian disambut penuh suka cita oleh Kepala SMK Muhammadiyah 2 Benjeng. Menurutnya, capaian ini mencerminkan transformasi pendidikan SMK yang kini harus lebih progresif.
“Alfian adalah salah satu bukti bahwa lulusan SMK tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap kuliah. SMK hari ini harus adaptif dan mampu menjawab tantangan zaman. Kami selalu mendorong siswa untuk tidak hanya fokus bekerja, tetapi juga berani bermimpi kuliah di kampus negeri, bahkan luar negeri,” ujar sang kepala sekolah.
Ia menambahkan, sekolah kini semakin aktif menyiapkan layanan bimbingan karier dan akademik terintegrasi, agar siswa berprestasi memiliki akses yang setara ke pendidikan tinggi.
Alfian: Mimpi Itu Gratis, Mewujudkannya Butuh Tekad
Saat ditemui usai pengumuman hasil SNBT, Alfian menyampaikan rasa syukur dan haru.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa diterima di Unesa melalui jalur SNBT. Ini cita-cita saya sejak awal masuk SMK. Terima kasih untuk orang tua, guru, dan teman-teman yang selalu mendukung. Saya ingin sampaikan kepada teman-teman, jangan takut bermimpi, karena mimpi itu gratis — tapi mewujudkannya butuh perjuangan dan doa,” ujarnya tulus.
Alfian berharap, kuliahnya nanti bisa membuka jalan untuk berkontribusi lebih besar di dunia kimia, baik di sektor industri maupun riset dan pendidikan.
Menjadi Inspirasi: SMK Bisa Kuliah!
Keberhasilan Alfian menjadi momentum penting bagi SMK Muhammadiyah 2 Benjeng untuk menunjukkan bahwa siswa SMK punya potensi besar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Ini sekaligus menjadi inspirasi bagi siswa lain, khususnya di jurusan Kimia Industri, untuk berani melampaui target “siap kerja” dan melangkah menuju dunia akademik.
Sekolah berharap akan lahir lebih banyak “Alfian-Alfian” baru di masa depan — siswa yang bukan hanya unggul dalam bidang keahlian, tetapi juga cerdas melihat peluang, berani bermimpi besar, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Jurnalis Maria Hanim Penyunting Mohammad Nurfatoni












