Feature

Wabup Alif Kembali ke Almamater: Ajak UMG Jadi Mitra Strategis Majukan Gresik

35
×

Wabup Alif Kembali ke Almamater: Ajak UMG Jadi Mitra Strategis Majukan Gresik

Sebarkan artikel ini
Wabup Gresik dr. H. Asluchul Alif, M.Kes., MM., M.HP. mengajak UMG menjadi mitra strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gresik. Ia juga mengajak UMG meneken MoU dengan Pemda. 
Wabup Gresik dr. H. Asluchul Alif, M.Kes., MM., M.HP. sambutan pada Pelantikan Rektor UMG Masa Jabatan 2025-2029. (Tagar.co/Sayyidah Nuriyah)

Wabup Gresik dr. H. Asluchul Alif, M.Kes., MM., M.HP. mengajak UMG menjadi mitra strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gresik. Ia juga mengajak UMG meneken MoU dengan Pemda.

Tagar.co – Aula Sang Pencerah lantai 8 Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) menjadi saksi pelantikan nakhoda baru kampus. Prof. Dr. Khoirul Anwar, M.Pd., resmi memimpin UMG untuk periode 2025-2029, Rabu (26/3/2025).

Di tengah khidmatnya acara, hadir sosok penting yang merupakan alumnus Magister Manajemen Pascasarjana UMG sendiri. Ialah Wakil Bupati Kabupaten Gresik, dr. H. Asluchul Alif, M.Kes., MM., M.HP.

Terkenal dengan sapaan akrab dr. Alif, sang wakil bupati tak hanya hadir sebagai tamu undangan. Ia mendapat kesempatan untuk menyampaikan sambutan yang penuh harapan akan sinergi antara pemerintah daerah dan almamaternya.

Mengawali sambutannya, dr. Alif menyampaikan apresiasi mendalam kepada Rektor UMG periode sebelumnya, Nadhirotul Laily, S.Psi., M.Psi., Ph.D., Psikolog. “Yang ke belakang sudah memberikan banyak hal kepada pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Gresik,” ujarnya tulus.

Ucapan selamat dan harapan pun lantas ia tujukan kepada Rektor UMG yang baru, Prof. Choirul. Dengan nada optimis, dr. Alif berharap kepemimpinan Prof. Choirul dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat dan pemerintah Kabupaten Gresik melalui kolaborasi yang erat. “Semoga hari ini sampai ke depan, selama jabatan Prof. Choirul bisa memberikan banyak hal kepada masyarakat Kabupaten Gresik dan pemerintah daerah melalui kerjasama,” katanya penuh harap.

Baca Juga:  Navigasi Cerdas Menaklukkan Labirin Cermin di Taman Langitnya Yogya 

Mitra Strategis

Gayung bersambut, dr. Alif pun sependapat dengan Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M. yang menyampaikan sambutan sebelumnya. Yakni terkait pentingnya kerja sama sebagai bagian tak terpisahkan dari Tridharma Perguruan Tinggi, yang mencakup penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Wabup Alif secara terbuka mengajak UMG untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah, terutama dalam memanfaatkan riset-riset aplikatif. Ia mencontohkan kabar baik yang dia terima sepekan lalu dari seorang dosen UMG yang berhasil menemukan alat inovatif untuk membersihkan kerang budidaya di Kecamatan Ujungpangkah.

“Yang semula Rp 5 ribu/kilo, habis dibersihkan harganya bisa mencapai Rp 25 ribu/kilo. Kalau dikupas, harganya bisa lebih dari Rp 100 ribu,” terangnya antusias di hadapan 439 hadirin.

Potensi peningkatan ekonomi masyarakat inilah yang kemudian mendorongnya untuk mengajak UMG bekerja sama. “Penelitian seperti ini monggo nanti bisa bekerja sama dengan kami, pemerintah daerah,” ajaknya.

Wabup Gresik dr. H. Asluchul Alif, M.Kes., MM., M.HP. mengajak UMG menjadi mitra strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gresik. Ia juga mengajak UMG meneken MoU dengan Pemda. 
Para tamu undangan menghadiri Pelantikan Rektor UMG Masa Jabatan 2025-2029. (Tagar.co/Sayyidah Nuriyah)

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Tak hanya soal potensi ekonomi, dr. Alif juga menyoroti tantangan besar yang Gresik hadapi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pasalnya, berdasarkan data kemiskinan yang ia himpun dari Dinas Sosial, ia mengungkapkan, sekitar 570 ribu warga Gresik masih membutuhkan intervensi bersama.

Baca Juga:  Meneladani Perjalanan Spiritual Rasulullah di Isra Mikraj Spemdalas

“Ini butuh kolaborasi dengan seluruh stakeholder di Kabupaten Gresik, khususnya juga UMG,” tegasnya.

Kebutuhan akan kajian ilmiah juga menjadi perhatian serius Wabup Alif. Ia berharap UMG dapat membantu memverifikasi efektivitas program-program pemerintah daerah, seperti upaya penurunan stunting.

“Apakah yang kami lakukan untuk menurunkan stunting di Kabupaten Gresik ini sudah benar? Itu juga butuh penelitian dari teman-teman universitas,” ungkapnya.

“Karena kami dengan birokrasi kami yang selama ini bekerja itu butuh verifikasi dari teman-teman akademik. ‘Yang benar seharusnya seperti ini menurut ilmu pengetahuan’,” imbuhnya, menekankan pentingnya validasi ilmiah dalam pengambilan kebijakan.

Lebih lanjut, dr. Alif belum menemukan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik dengan UMG. “Saya berharap ke depan ada MoU. Minimal dari yang saya sebutkan tadi, penelitian dan pengabdian masyarakat,” harapnya.

Ia pun memimpikan sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan UMG di masa mendatang. “Kami butuh untuk speedometer kami, bagaimana mereka bekerja dengan benar dan efisien,” paparnya.

Baca Juga:  Olimpiade Smantis, Salurkan Energi dan Kreativitas Remaja Ponorogo

Bicara speedometer, dr. Alif teringat laporan 100 hari pemerintahan yang baru saja pihaknya luncurkan. Ia ingin menunjukkan kecepatan dan efektivitas kerja dalam memberikan kesejahteraan kepada masyarakat Gresik selama lima tahun ke depan.

Prioritas utama yang dia tekankan adalah perbaikan infrastruktur jalan desa, pembenahan 700 ruang kelas SD dan SMP yang rusak, serta penguatan layanan kesehatan melalui puskesmas dengan fasilitas rawat inap.

Dengan semangat kolaborasi yang digaungkan Wabup Alif, ia berharap UMG dapat menjadi mitra strategis yang andal bagi Pemerintah Kabupaten Gresik dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan berdaya saing. (#)

Jurnalis Sayyidah Nuriyah Penyunting Mohammad Nurfatoni