Feature

Almadany Middle Performance: Panggung Drama, Puisi, dan Inspirasi Masa Depan

30
×

Almadany Middle Performance: Panggung Drama, Puisi, dan Inspirasi Masa Depan

Sebarkan artikel ini
Penampilan Puisi dan Lagu Kelas 6 Cocos Nucifera (Tagar.co/Mahfudz Efendi)

Drama penuh makna, lagu haru, hingga puisi inspiratif mewarnai Almadany Middle Performance. Ajang kreativitas ini membentuk rasa percaya diri siswa, sambil menitipkan pesan moral berharga tentang persahabatan, kejujuran, dan menghargai sesama.

Tagar.co – Selasa (25/2/2025) pagi, suasana di Sekolah Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Gresik begitu semarak. Para siswa bersemangat menampilkan bakat dan kreativitas mereka dalam acara Almadany Middle Performance (AMP). Gelaran ini dirancang khusus untuk memberi ruang kepada siswa agar mampu mengasah minat, bakat, dan kepercayaan diri mereka tampil di hadapan publik.

AMP Semester II Tahun Ajaran 2024/2025 digelar selama dua hari berturut-turut. Hari pertama, Senin (24/2/2025), menampilkan siswa kelas I, II, dan III, sementara hari kedua menjadi panggung bagi kelas IV, V, dan VI.

Baca juga: Menyatukan Hati dalam Ayat Suci: Budaya Membaca Al-Quran sebelum Rapat di SD Almadany

Ketua Panitia, Kurnia Royani Novitasari, S.Pd., menyampaikan drama menjadi pilihan favorit sebagian besar kelas untuk menunjukkan kemampuan mereka. Setiap cerita yang diangkat memiliki pesan moral kuat yang mudah dicerna penonton.

Penampilan pertama di hari kedua ini dibuka oleh Kelas IV Psidium Guajava Kelompok 1 dengan drama bertajuk Arti Persahabatan, mengingatkan semua tentang buruknya dampak pembullyan dan indahnya persahabatan.

Tak kalah menarik, Kelas IV Syzygium Aqueum menyuguhkan drama berjudul Akibat Meninggalkan Salat yang menyentuh hati penonton dengan pesan kuat untuk tetap menjaga kewajiban ibadah dalam situasi apa pun.

Berikutnya, Kelas V Magnolia Alba dengan ceria menyampaikan pesan penting lewat drama Berlibur bersama Tetangga Baru, yaitu tentang pentingnya menjaga persahabatan dengan alam sekitar.

Suasana pun semakin meriah ketika Kelas V Michelia Champaca tampil dengan drama lucu nan kreatif berjudul Hantu di Sekitarku, yang menegaskan bahwa ketakutan seringkali hanya imajinasi belaka.

Penampilan Drama Kelas 5 Magnolia Alba (Tagar.co/Mahfudz Efendi)

Penampilan berbeda dipersembahkan oleh Kelas VI. Mereka memilih kombinasi puisi dan lagu yang sukses menyentuh perasaan penonton. Kelas VI Cocos Nucifera membawakan lagu Ibu versi New Sakha yang penuh haru, dilanjutkan dengan lagu perpisahan Selamat Tinggal SD Almadany yang menyadarkan bahwa waktu mereka di sekolah ini akan segera berakhir. Puisi karya Ilbana Azzukhrufa dengan nada penuh emosi semakin menambah suasana haru di panggung.

Sementara itu, Kelas VI Tectona Grandis tampil penuh semangat lewat lagu-lagu penuh inspirasi seperti Mimpi karya Putri Ariani dan Melompat Lebih Tinggi milik Sheila on 7, dipadukan dengan puisi menyentuh karya Khansa Sabiha S.A. dan Kayyisah A.E.

Pesan moral kembali diperkuat melalui drama Kelas IV Syzygium Aqueum Kelompok 2 berjudul Bukan Pencurian Biasa, yang menegaskan bahwa mengambil milik orang lain sekecil apa pun tetaplah sebuah pencurian.

Drama tentang pentingnya kejujuran pun ditampilkan apik oleh Kelas IV Syzygium Aqueum Kelompok 3, menegaskan bahwa kejujuran menjadi dasar persahabatan yang kokoh. Sebagai penutup, Kelas IV Psidium Guajava Kelompok 2 membawa drama bertema “Saling Menghargai” yang mengingatkan bahwa menghormati sesama adalah kunci keharmonisan dalam kehidupan.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Lilik Isnawati, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan AMP ini rutin diadakan dua kali dalam setahun. “Tujuan utamanya adalah melatih siswa untuk berani berekspresi, percaya diri, serta membangun karakter positif sejak dini,” jelasnya.

Dengan semangat dan kreativitas yang ditampilkan, AMP benar-benar menjadi momen istimewa yang memperlihatkan betapa cerah dan inspiratifnya masa depan para siswa SD Almadany. (#)

Jurnalis Mahfudz Efendi Penyunting Mohammad Nurfatoni